
...***...
"Ehem!" Jackson berdeham keras membuat Laurence yang sedang terdiam mendadak membuka kedua matanya.
"H-huh? Oh astaga, kau mengejutkanku," tuturnya seraya membenahi posisinya jadi tengkurap.
"Tampaknya kau sangat bersenang-senang duduk di tempat itu. Kau terlihat begitu santai."
"Ya, begitulah. Lagipula di tempat Collection room sangat membosankan, aku sama sekali tidak bisa melakukan hal lain selain duduk dan bermalas-malasan." Awan yang di tumpangi si kakek tua mulai bergerak ke arah lain.
Laurence mengubah posisinya untuk kedua kalinya, kali ini dirinya terbaring dengan kepala menengadah menatap langit-langit ruangan yang kini di tempatinya.
"Omong-omong ini dimana? Kenapa rasanya familiar?" Laurence mengerutkan keningnya, ia berusaha untuk mengingat-ingat dimana dirinya berada. Tempat dan suasana benar-benar terasa tidak asing baginya.
__ADS_1
"Kita sedang berada di labirin dewa-dewi," sahut Jackson.
"Tunggu, apa? Labirin dewa-dewi kau bilang?" Laurence menampakkan raut wajah terkejut. Jackson mengangguk pelan sebagai jawaban.
"Aku sudah berhasil menemukan Joanne dan Smith, tapi kali ini… kita harus terpisah lagi…" gumam Jackson.
"Kalian terpisah pasti karena dinding labirin yang bisa bergerak ini 'kan?"
"Iya. Setiap dinding yang berada di dalam labirin ini bisa bergerak satu sama lain dan bisa mengubah posisi mereka, hal ini di buat agar setiap orang yang berusaha mengambil Kane Collection yang tersimpan di tempat ini tetap terjaga dengan aman." Jelas Laurence.
"Begitu rupanya, pantas saja aku merasa kalau posisi tempatnya selalu berubah dan berbeda dari sebelumnya. Ternyata ini penyebabnya? Setiap dinding di tempat ini bisa bergerak?" Pikir Jackson, kali ini pertanyaan yang menyelimutinya sejak tadi itu sudah mulai terjawab. Sekarang ia tahu kenapa jalan yang semula dilaluinya selalu berubah.
__ADS_1
"Lalu… apa yang kau tahu tentang labirin ini?" Tanya Jackson.
"Sejauh yang aku tahu, di labirin ini terdapat 7 Kane Collection yang di jaga oleh seorang roh penjaga yang hampir mirip sepertiku. Bedanya dia adalah roh penjaga dengan kemampuan ilusi. Aku tidak tahu apakah dia masih ada atau tidak. Kalau dia tidak kalah di tangan pria yang aku temui, mungkin saja dia masih ada." Laurence bergumam di ujung kalimatnya.
"Kemampuan ilusi, maksudmu adalah semua dinding yang bergerak dan berganti posisi ini hanyalah ilusi?" Jackson berusaha memperjelas.
"Bukan begitu, maksud dari ilusi yang aku maksud adalah dia memiliki kemampuan untuk menjadikan sesuatu yang berada dalam pikiran seseorang itu menjadi tampak nyata. Menciptakan ilusi dan membuat orang itu percaya bahwa apa yang mereka lihat adalah kenyataan. Kalau mengenai dinding yang bergerak, mereka semua memang bergerak. Kane Randolph memang sengaja membuat dinding di labirin ini bergerak agar orang yang berusaha mencuri kesulitan untuk menemukan jalan keluar." Kata Laurence.
"Begitu rupanya… lalu apakah ada hal lain yang kau tahu?"
"Kane Collection yang di jaga si roh ilusi itu terjaga dalam satu ruangan yang sama namun tampak berbeda, dan untuk bisa mengambil semua Kane Collection yang ada… kau akan menghadapi kesulitan-kesulitan yang berbeda sesuai dengan Kane Collection yang ini kau ambil."
"Memiliki kesulitan yang berbeda…" gumam Jackson mengulang ucapan Laurence, ia terdiam sejenak memikirkan ucapannya.
__ADS_1
"Sudahlah jangan dipikirkan, sekarang ayo cari Kane Collection!"
...***...