
...***...
"Tidak aku sangka, aku bisa melindungimu hingga sejauh ini. Aku harap aku masih bisa melindungimu dan pendudukku hingga waktu yang lebih lama," gumam kepala desa yang kini berdiri di sebuah ruangan gelap yang hanya diterangi oleh cahaya dari celah pintu masuk. Di tangannya, ia menggenggam sebuah kotak berisikan Kane Collection yang telah dijaga keluarganya selama turun-temurun.
...*...
"Sampai kapan kita akan terus berada di sini? Perjalanan kita semakin tertunda akibat kita terlalu sibuk beradaptasi dengan mereka," gumam Joanne yang kini duduk di teras yang ada di dapur. Duduk dengan posisi sebelah tangannya menopang dagu.
Saat ini, Jackson, Smith dan Joanne sedang mempersiapkan bahan-bahan untuk membuat rusa panggang untuk hidangan makan malam. Di dapur, mereka hanya bertiga. Sementara beast lain yang bisanya di dapur, kini sedang membantu warga lain yang sedang memperbaiki rumah mereka. Mereka semua bekerja sama untuk memperbaiki rumah masing-masing.
Jackson sibuk membelah kayu bakar sedangkan Smith sedang mempersilahkan bumbu yang akan mereka pakai.
"Kita masih di sini karena kita masih berusaha mencari cara untuk mengungkapkan tujuan kita yang sebenarnya, mereka taunya kita ini adalah pengembara yang datang hanya untuk berkunjung sebentar lalu pergi tanpa membawa apapun dari mereka." Jackson menghantamkan kembali kapak di tangannya itu ke arah kayu bakar yang dalam seketika terbelah menjadi dua bagian.
__ADS_1
"Kita hanya perlu bersabar sebentar lagi. Selama menunggu ada baiknya kita susun cara untuk mengungkapkan tujuan kita." Smith keluar dari dalam ruang dapur dengan membawa beberapa bumbu yang hendak ia pergunakan untuk meracik daging yang nanti akan di masak.
Joanne terdiam, ia tampak muram. Satu Minggu bukanlah waktu yang lama kalau di pikir secara simple, namun entah kenapa; terasa berbeda baginya. Bagi Joanne, satu Minggu terasa sangat-sangat lama.
Poo dan Lulu tiba-tiba saja datang dan membuat perhatian mereka bertiga tertuju padanya.
"Ini adalah rusa yang sudah kami tangkap," ujar Lulu menaruh tiga ekor rusa di tanah. Ada tiga ekor rusa gemuk yang sudah tak berdaya yang berhasil mereka tangkap.
Joanne bangun dari tempat duduknya. "Wah tidak aku sangka, kalian berhasil menangkap tiga ekor rusa gemuk seperti ini?" Ucap Joanne menghampiri mereka.
"Kami cukup kesulitan karena kalian tidak datang untuk membantu kami seperti hari-hari sebelumnya." Poo menambahkan.
"Tapi walaupun kalian tidak datang dan membantu kami. Setidaknya kami berhasil menangkap dan membawa 3 ekor rusa." Kata Lulu.
"Kalian memang hebat, sejak awal aku percaya kalian bisa melakukannya." Joanne tersenyum.
__ADS_1
"Kalau begitu, bisakah kalian panggil Willy? Suruh dia memotong-motong tubuh rusa ini agar bisa kami bakar." Tutur Jackson.
"Willy? Baiklah, kami akan segera mencarinya." Lulu berbalik.
"Kalau begitu kami pergi." Pamit Poo.
"Aku ikut!" Joanne melangkah cepat mengikuti mereka.
"Kau mau kemana?" Jackson menghentikan langkahnya.
"Aku ingin ikut mencari beast menyebalkan itu, daripada aku di sini dan duduk tanpa melakukan apa-apa lebih baik aku ikut mereka mencari Willy 'kan?" Jawab Joanne.
"Nah, bagus! Kenapa tidak sejak tadi kau sadar diri?" Ucapnya.
...***...
__ADS_1