Play To Win

Play To Win
Level 42 - Smith


__ADS_3

...***...


"Ada apa ini?" Wanita itu datang menghampiri kamar yang di tempati oleh Smith yang tengah di bantu oleh para pelayannya untuk bersiap dalam pernikahan mereka yang akan berlangsung beberapa jam lagi, tepat di tengah malam nanti.


"Tuan putri, beliau tidak ingin mengenakan pakaian yang tuan putri berikan." Tutur pria yang menjadi pelayan kesetiaannya.


Smith menatapnya tak bersahabat. Wanita itu lalu berjalan menghampirinya, "kalau begitu berikan pakaian kedua yang telah aku siapkan. Setelah itu paksa dia untuk memakainya, kita tidak memiliki banyak waktu." Titahnya.


"Baik." Pria itu beranjak pergi bersama dengan pelayan wanita lain di belakangnya meninggalkan Smith bersama wanita yang telah menculiknya.


Hantu air itu mendekatkan wajahnya pada Smith dan menatapnya dari jarak yang sangat dekat, tangannya bergerak menempel pada dadanya bidangnya yang kini dalam keadaan telanjang.

__ADS_1


"Sebentar lagi, kau akan menjadi milikku untuk selamanya," gumamnya. Smith mencengkram pergelangan tangannya cepat.


"Aku tidak akan pernah menjadi milikmu!" Ucapnya penuh penekanan di setiap kalimatnya. Smith menghempaskan pergelangan tangan wanita itu kasar lalu berbalik, menjauh dari tempatnya berdiri.


Wanita itu terdiam memandangi telapak tangannya. "Ini gawat! Aku kehilangan kontak dengan kristal jiwaku…" batinnya.



...*...


"Kita harus bergegas, karena efek kerja pil ini tidak akan bertahan lama. Kita hanya akan bisa menggunakannya selama tiga jam, dan setelahnya efeknya akan menghilang lalu kita akan terlihat lagi seperti sebelumnya." Jelas Joanne.

__ADS_1


"Baiklah, aku mengerti." Jackson dan Joanna cepat-cepat berpindah. Jackson pergi menuju lantai dua sementara Joanne di lantai satu dan mencari di segala ruangan yang dijumpainya.


Joanne terus berenang, fokusnya sekejap tersita oleh kehadiran beberapa rombongan orang yang melangkah keluar dari satu ruangan. Joanne diam sejenak, berpegangan pada pilar untuk menahan tubuhnya yang mengapung di air. Untuk kasus ini, Joanne tidak bisa menggunakannya pil gravitasi dalam air; karena levelnya belum memungkinkan untuk menggunakannya.


Beberapa orang itu lalu melintas di dekatnya sembari mengobrol, Joanne dapat mendengar pembicaraan mereka secara samar-samar dan ia mendengar salah satu diantara mereka yang menyebutkan mengenai pria yang di temukan oleh putri hantu air.


"Itu pasti Smith!" Pikir Joanne yang langsung bergerak menuju arah dimana rombongan tadi keluar, Joanne menghampiri ruangan itu. Ia berdiri sejenak di dinding dekat pintu begitu melihat wanita yang dilihatnya membawa Jackson itu melangkah keluar dari dalam kamar tersebut.


"Tidak salah lagi, ini adalah ruangan tempat dimana Smith di sekap." Joanne segera mendorong pintu itu dan masuk ke dalam sana, di dalam; ia dapat melihat Smith yang kini terduduk dengan pakaian aneh. Smith hanya terlihat mengenakan celana panjang dengan tanpa pakaian atas, menampakkan tubuh indahnya yang kini terpampang jelas di matanya.


"Mereka benar-benar menyebalkan," gerutu Smith yang tampak masam, pria itu duduk di tepi ranjang begitu selesai mengganti pakaian memalukannya yang pertama. Setidaknya yang kali ini dipakainya lebih baik dari sebelumnya.

__ADS_1


"Smith!" Joanne berbisik pelan, pria itu tersentak kaget mendengar bisikannya.


...***...


__ADS_2