Play To Win

Play To Win
Level 172 - Makhluk besar


__ADS_3

...***...


"Ini…" Smith memperhatikan ukiran bercahaya itu.


"Bukankah ini adalah Kane Collection yang ada di lambang yang aku lihat?"


"Kenapa ukirannya bercahaya?"


Smith terdiam, ia terus memperhatikan lambang Kane Collection yang ada di hadapannya. Tak lama ia kemudian beralih fokus pada patung lain yang ada di sana.


Smith berlari menuju satu patung di dekat patung yang di tempatinya, ia segera mencari lambang Kane Collection yang serupa.


Dan di satu patung lain, ia juga menemukan satu lambang Kane Collection lain yang bersinar seperti yang sebelumnya.


Smith terus bergerak mengecek satu persatu patung yang ada. Setelah mengecek semuanya, ia kembali berhenti di satu patung yang terakhir di ceknya.


"Diantara semua patung yang ada di sini, hanya tiga di antara ke tujuh patung yang memiliki ukiran Kane Collection yang bercahaya." Tuturnya pelan.


"Kira-kira kenapa di antara semua yang ada, hanya tiga diantaranya yang bersinar?"

__ADS_1


"Apakah ini melambangkan sesuatu?"


Smith terdiam, ia berpikir sejenak. Setelah termenung cukup lama, otaknya lantas menangkap ingatan mengenai instruksi yang sempat muncul sebelum dirinya berpisah dengan Jackson dan Joanne.


"Oh, apakah mungkin ketiga Kane Collection yang bercahaya ini mengartikan bahwa diantara ketujuh Kane Collection yang ada di sini, hanya tiga diantaranya yang tersisa?"



...*...


Jackson mengeluarkan pistolnya, menembak makhluk itu berulang kali dengan pistol lasernya. Setiap serangannya berhasil mengenai si monster yang mengejarnya. Tapi hal itu tak membuatnya tewas dalam seketika, hanya langkahnya saja yang terhenti.


Jackson terus berlari, ia menyeret kakinya yang terluka.


"Aku harus pergi ke arah yang tadi," katanya pelan.


Jackson kembali ke jalan semula sebelum ia memilih, tiba di sana; ia segera berlari menuju arah yang tidak di pilih olehnya.


Monster tadi telah kembali berlari mengejarnya. Makhluk itu bergerak dengan cepat mengejar Jackson yang terus menjauh darinya.

__ADS_1


Jackson menghentikan langkahnya, ia tahu betul kalau akan ada jebakan lain yang menantinya di persimpangan lorong yang kini di pilihnya.


"Bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan? Tidak mungkin aku langsung bergerak ke sana padahal sudah jelas-jelas ada jebakan lain yang menantiku." Jackson terdiam, ia mulai merasa bingung harus bagaimana.


"Berhenti kau!" Teriak monster tadi yang dalam sekejap membuat perhatian Jackson kembali tersita oleh suaranya.


Jackson tertegun menyadari makhluk itu sudah berada dekat dengannya. Ia mulai panik, "Apa yang harus aku lakukan? Aku harus bagaimana?" Jackson bingung.


"Tunggu! Aku bisa manfaatkan keadaan ini untuk mengalahkannya," ujar Jackson.


Ia mulai berusaha tenang, Jackson bergerak ke tengah-tengah jalan dan berdiri di sana.


Monster itu terus bergerak ke arah Jackson, semakin dekat, semakin dekat hingga jaraknya hanya beberapa meter saja dengan Jackson.


Makhluk itu mengangkat gada nya, bersiap untuk menyerang Jackson yang berdiri di sana.


Gada yang di perangnya terangkat tinggi di udara, ia siap untuk menyerang Jackson. Tapi begitu ayunan gada nya hampir mengenai Jackson, pria itu segera bergerak cepat.


Jackson menggulingkan tubuhnya ke arah di monster. Bergerak di bawahnya, ia kemudian menendang bagian belakang di monster hingga membuat tubuhnya oleng dan jatuh ke arah persimpangan jalan; hingga tersungkur di tanah.

__ADS_1


...***...


__ADS_2