Play To Win

Play To Win
Level 98 - Kesalahan


__ADS_3

...***...


"Apa ini?" Joanne meraih benda berwarna emas yang berbentuk seperti pupil mata yang melayang di udara. Benda itu mengeluarkan cahaya bersebelahan dengan kristal yang dilihatnya.


"Kane Collection." Joanne tersenyum memandangi benda dalam genggamannya.


"Benarkah itu Kane Collection?" Smith menghampirinya.


"Iya. Ternyata dia memang salah satu penjaga dari Kane Collection." Tutur Joanne.


"Jadi kalian juga mengincar Kane Collection-nya?" Ujar kepala desa yang dalam sekejap menyita perhatian mereka bertiga.

__ADS_1


Jackson, Joanne dan Smith menoleh serentak, di sana mereka melihat para beast itu telah kembali dan kini menatap ke arah mereka dengan raut wajah tak bersahabat.



"Apakah kalian juga akan membunuh kami kalau kami tidak ingin memberikan Kane Collection yang kami jaga?" Willy mendadak berucap.


Jackson hendak berbicara untuk membalas ucapannya, tapi Joanne lebih dulu menghentikan kalimatnya.


Semua beast yang berada di sana terdiam memandanginya. Joanne menundukkan kepalanya menatap Kane Collection dalam genggamannya.


"Aku tahu kalian marah dan apa yang aku perbuat ini tidak bisa di maafkan. Aku melakukan semua ini hanya karena aku benar-benar ingin membebaskan orang yang aku sayangi dan kembali bersama dengannya. Kane Collection yang kalian jaga adalah satu-satunya harapan kami agar bisa bebas dari sini dan kembali bersama dengan orang-orang yang kami sayangi." Tutur Joanne.

__ADS_1


Ia mendongak, air muka semua orang berubah. Terutama Poo yang kini beralih menatap liontin dalam genggamannya. Di samping beast itu, Lulu berdiri.


"Aku harus membuat mereka semua kembali percaya padaku dan teman-temanku, tapi untuk membuat mereka percaya… maka ada yang harus aku korbankan." Batin Joanne.


Gadis itu beralih, menatap kedua rekannya bergantian kemudian memberikan Kane Collection dalam genggamannya pada Smith yang kini menatapnya dengan raut wajah bingung. "Jaga ini, dan jaga diri kalian baik-baik. Apapun yang terjadi… salah satu diantara kalian harus menang dan bebaskan orang-orang yang kita sayangi dari tempat ini!" Tutur Joanne pelan.


Jackson dan Smith terdiam, entah kenapa ucapan Joanne membuat hati mereka mencelos. "Apa maksudmu? Kenapa kau berbicara seolah-olah kita tidak akan pernah bertemu lagi?" Jackson berusaha memperjelas kalimatnya. Joanne hanya tersenyum simpul tanpa membalas. Gadis itu kembali mengalihkan fokusnya pada kepala desa dan beast lain yang ada.


"Aku tahu aku salah, maka dari itu… aku pantas untuk di hukum. Tapi sebelum itu, aku ingin teman-temanku bebas. Biarkan mereka melanjutkan perjalanannya. Mereka tidak bersalah, semuanya salahku dan biarkan aku saja yang kalian bunuh…"


"Joanne! Apa yang kau maksud!" Jackson terbelalak mendengar ucapan Joanne.

__ADS_1


...***...


__ADS_2