
...***...
"Aku tahu dia masih di sini…" batin Smith yang terus mengedar menatap ke sekeliling. "Keluar dari sana, kita harus waspada karena serangan tiba-tiba seperti tadi bisa saja terjadi lagi." Kata Smith.
Jackson dan Joanne cepat-cepat keluar dari dalam air dan berjalan menuju tepi.
Jackson meraih pakaiannya dan memakainya, sementara Joanne dan Smith masih terdiam seraya mencari keberadaan makhluk yang baru saja membawa ikan dari dalam danau.
"Aku sudah merasa kalau ada yang tidak beres dengan tempat ini," gumam Smith.
"Aku tidak merasakannya. Mungkin karena aku terlalu senang melihat danau yang jernih." Sahut Joanne.
Jackson masih sibuk mengenakan pakaiannya. Mendadak tanpa aba-aba lebih dulu; sesuatu melintas dari arah belakang tanpa di sadarinya.
Jackson yang baru saja selesai mengenakan pakaiannya, secara tiba-tiba di angkat dengan cakarnya.
"Teman-teman!!!" Jackson berteriak panik.
Joanne dan Smith spontan menoleh, tapi makhluk itu lebih dulu bergerak dan melintas melewati mereka.
"Jackson!" Teriak Joanne melihat Jackson yang kini di bawa oleh makhluk besar bersayap dengan bulu lebat.
__ADS_1
"Tolong aku!!!" Teriak Jackson.
"Elang…" Smith membulatkan kedua matanya. Elang besar membawa rekan mereka. "Kita harus menolongnya, ayo kejar!" Smith berlari di ikuti Joanne di belakangnya.
Joanne dan Smith berlari menyusuri tepian danau yang begitu luas, mereka mengikuti elang yang kini membawa Jackson menyeberang danau.
Cara terbang yang cepat membuat Joanne dan Smith kesulitan untuk mengejarnya.
Jackson terus berteriak meminta tolong seraya terus memberontak agar si elang mau melepaskannya. Sialnya cakar si elang begitu erat mencengkram kedua pundaknya.
"Arghh!! Lepaskan aku!! Teman-teman!" Teriak Jackson yang terus memberontak.
Elang itu membawa Jackson ke arah pegunungan di seberang danau hingga menghilang di balik gunung di sana.
Joanne dan Smith menghentikan langkah mereka ketika rasa lelah menguasai mereka.
Energi mereka terkuras habis, kaki mereka sampai lemas karena terus berlari.
"Dia begitu cepat." Joanne berusaha mengatur napasnya yang tak beraturan.
__ADS_1
"Kita kehilangan jejaknya," gumam Smith.
"Sekarang bagaimana? Apa yang harus kita lakukan? Tidak mungkin kita diam saja 'kan?" Joanne menatap Smith.
"Kita akan membebaskan Jackson, dan menemukan tempat kemana elang itu membawanya."
"Tapi bagaimana caranya? Dia saja bahkan terbang begitu cepat, di tambah kita tidak tahu kemana dia pergi di balik gunung itu."
"Kita hanya perlu pergi ke gunung itu dan mencarinya di sana," ujar Smith yang kemudian melangkah perlahan di ikuti Joanne di belakangnya.
"Sebelum itu, kita harus menyeberang lebih dulu. Kalau kita terus berjalan di tepi seperti ini, yang ada lebih banyak memakan waktu." Smith bergerak mencari sesuatu agar mereka bisa menyeberang.
"Bagaimana caranya kita bisa menyeberang?" Joanne menaikkan sebelah alisnya.
"Kita akan membuat perahu atau rakit untuk menyeberang. Sekarang bantu aku, kita cari batang pohon atau semacamnya yang bisa kita gunakan untuk menyeberang."
Joanne bergerak membantu Smith mencari sesuatu yang bisa mereka gunakan untuk menyeberang.
Mereka menyusuri tepian danau, tapi tak kunjung menemukan apa yang mereka cari.
Smith dan Joanne memutuskan untuk mencari yang mereka butuhkan di dalam hutan. Di dalam sana, mereka akhirnya menemukan beberapa bahan alam yang bisa mereka pergunakan.
__ADS_1
...***...