
...***...
"Kristal apa yang kau maksud?"
"Kristal jiwa milik hantu air. Dia menaruh kristal itu dalam jantung temanmu, dan karena temanmu ini adalah pria berenergi air; maka kristal itu menyatu dengan tubuhnya. Dan hal itu yang mampu mengalahkan hantu air, dengan kristal itu sendiri dia akan kalah." Jelas pria itu.
"Benarkah?"
"Iya. Hanya itu satu-satunya cara yang cepat agar membuat hantu air itu binasa."
Jackson beralih menatap Smith yang kini terduduk sambil menahan rasa sakitnya. "Smith, hanya kau yang mampu membantunya." Kata Jackson.
"Apa maksudmu?"
"Dengar! Kau memiliki kristal jiwa milik hantu air itu, dan hanya dengan kristal itu dia akan kalah. Kau yang bisa menghadapinya dan membinasakannya. Maka dari itu, kau yang harus bertindak."
__ADS_1
"Tapi, akh— b-bagaimana caranya?" Smith semakin kesakitan.
"Cahaya bulan, sebentar lagi adalah cahaya bulan purnama terakhir yang akan muncul malam ini. Dan di saat itu, dia akan bisa mengalahkannya." Kata roh penjaga.
"Bulan." Jackson bergumam seraya menatap ke arah luar jendela dan tepat bersamaan dengan itu, sinar cahaya bulan semakin jelas masuk menembus ruangan itu dan menyinari tubuh Smith.
Dadanya semakin terasa sakit, bersamaan dengan itu ia mulai tidak bisa mengontrol dirinya. Kedua iris matanya mulai berubah biru dengan sinar yang terang seperti bulan di malam hari.
Jackson yang melihat itu bergerak mundur, ia jadi takut melihat Smith yang tampak seperti saat ini.
"Apakah dia baik-baik saja?" Tanya Jackson pada roh penjaga.
Smith mendadak bangun dari tempat duduknya, ia bergerak menghampiri pusaran air yang mengurung Joanne di dalamnya, dan dalam satu kali hempasan tangannya; hantu air itu terpental jauh menuju dinding.
BRUKK!
Joanne jatuh di dasar dengan keadaan yang kurang baik. Ia mendongak dan melihat Smith yang kini bergerak menghampiri wanita itu dan dengan cepat mencekiknya.
__ADS_1
"A-akh—" hantu air itu kesulitan bernapas, ia di buat mengapung oleh Smith yang kini dalam pengaruh kristal jiwanya.
"Kau baik-baik saja?" Jackson menghampiri Joanne. Gadis itu menoleh sekilas lalu kembali menatap Smith yang kini mencekik hantu air itu semakin kuat hingga tak bisa bergerak sama sekali.
"A-apa yang terjadi dengannya?"
"Kristal jiwanya mulai menyatu dengan Smith."
"Kristal jiwa?" Joanne mengulang ucapan Jackson, pria itu mengangguk mengiyakan ucapannya.
Hantu air itu semakin kesulitan untuk bergerak, ia berusaha membebaskan diri dan terus memberontak tapi semua usahanya sia-sia. Karena kristal jiwa miliknya berada di tubuh Smith.
Smith membuka mulutnya lebar, bersamaan dengan itu; wanita itu juga membuka mulutnya. Dalam satu kali sedotan, seluruh energi wanita itu lenyap dan masuk ke dalam tubuh Smith. Tersimpan dalam kristal jiwa yang berada di jantungnya hingga sosoknya lenyap untuk selamanya.
Bulan purnama mulai tertutupi awan malam hingga lenyap diantara awan-awan itu. Smith tersadar dengan tubuhnya yang lemas hingga ia jatuh terduduk di dasar.
Jackson dan Joanne cepat-cepat bergerak menghampirinya untuk memastikan keadaannya.
__ADS_1
"Seluruh energinya mulai pulih kembali," kata Joanne yang dapat melihat pergerakan energi ditubuhnya.
...***...