Play To Win

Play To Win
Level 70 - Perbincangan


__ADS_3

...***...


Mereka semua terduduk di meja atas meja yang sudah di persiapkan dan di susun sedemikian rupa, meja itu terletak di luar ruangan. Tepat di tengah-tengah lapangan yang di kelilingi rumah para penduduk yang ada di sana.


Sesaat mereka diam dan menatap kepala desa yang tengah mencicipi masakan yang di buat Smith dan menunggu respon dari ketua mereka itu.


Begitu makanan itu masuk ke dalam mulutnya, kepala desa itu sampai tak bisa berkata-kata untuk menggambarkan kelezatan yang dirasakan lidahnya.


"Ini benar-benar lezat!" Ucapnya yang spontan membuat semua orang langsung mencobanya. Keadaan dalam sekejap ricuh ketika mereka merasakan sendiri kelezatannya.


Smith mendadak di serbu banyak orang yang ingin meminta resep masakannya dan menanyainya beberapa hal. Tapi begitu kepala desa meminta mereka untuk duduk, semua orang langsung kembali ke tempat duduk mereka masing-masing dan langsung fokus pada makanannya.


__ADS_1


"Harus aku akui, setelah seharian ini kalian semua membuatku kagum. Kalian sudah berhasil menangkap 10 ekor rusa kemudian kalian juga membuat makanan yang begitu enak. Aku mulai percaya kalau kalian adalah orang baik yang memang tidak memiliki niat buruk pada kami." Kepala desa itu berucap yang di angguki semua orang.


"Kami senang mendengar kalian sudah mulai percaya pada kami." Jackson mewakili teman-temannya.


"Omong-omong kenapa kalian mengembara? Apakah tujuan kalian sebenarnya? Dan darimana kalian semua berasal?"


"Kami mengembara untuk bisa mengembalikan apa yang hilang dari hidup kami, dan kami bertiga berasal dari tempat yang… entah bagaimana kami menjelaskannya, kami sendiri juga bingung," ujar Joanne yang kini menampakkan raut wajah murung.


"Begitu rupanya…" Beast itu kembali sibuk dengan makanannya.


"Itu karena liontin itu adalah jimat untuk menjaga desa kami dari si taring emas. Kalau liontin itu hilang, maka desa kami akan berada dalam bahaya."


"Taring emas?" Smith mengulang.

__ADS_1


"Iya."


"Apa itu? Apakah semacam benda pusaka atau apa?" Joanne angkat bicara.


"Dia adalah harimau raksasa yang selalu berusaha menyerang desa kami, memburu semua orang yang ada di sini sebagai santapannya. Dia merupakan salah satu penjaga Kane Collection yang tinggal tak jauh dari sini, aww—" tiba-tiba si betina berpita merah muda di kepalanya itu di cubit kepala desa yang tak lain adalah ayahnya.


"Sakit ayah…" lirihnya. Kepala desa melotot ke arahnya, ia tampak marah karena anaknya telah membocorkan rahasia yang tidak seharusnya mereka katakan.


Jackson, Joanne dan Smith terdiam dalam lamunannya masing-masing. "Itu berarti… di dekat sini ada level lain yang di jaga oleh harimau raksasa?" Pikir Joanne.


"Kita harus menemukan tempat itu dan mengambil Kane Collection-nya." Batin Jackson.


"Dia bilang tinggal di sekitar sini dan berusaha memakan semua penduduk desa? Apakah itu berarti, sesama penjaga Kane Collection juga memiliki hubungan satu sama lain?" Smith membatin.

__ADS_1


"Maaf, putriku menyela…" ucapnya.


...***...


__ADS_2