
...***...
"Kenapa kau memanggilku?" Tanya Laurence begitu dirinya keluar dari dalam persembunyiannya.
"Aku membutuhkan bantuanmu," kata Jackson pada si kakek tua.
"Apa yang kau butuhkan dariku?"
"Apakah kau tahu tentang si elang yang telah membawaku kemari?" Tanya Jackson.
"Elang?" Laurence menatap ke sekeliling, dan ia merasa sangat familiar dengan tempat mereka berada saat ini. "Pantas saja aku merasa sangat familiar, ternyata kita berada di pulau terapung di tempat si elang?"
"Pulau terapung? Aku rasa pernah mendengarnya, tapi dimana?" Jackson terdiam sejenak berusaha mengingat dimana ia pernah mendengar nama pulau terapung itu.
"Oh, benar! Itu tertulis di sistemku!" Kata Jackson kemudian. Ia beralih menatap si kakek tua. "Omong-omong dimana pulau terapung kita berada ini?"
"Pulau terapung ini berada di atas hutan yang selama ini kita lewati. Tempatnya berada di udara; melayang di langit." Jelasnya.
"Apa? Pantas saja aku tidak bisa melihat danau yang tadi aku temui dengan Joanne dan Smith." Gumamnya pelan.
__ADS_1
"Bagaimana kau bisa kemari? Apakah si elang itu yang membawamu?"
"Bagaimana kau tahu?"
"Dia itu elang yang cukup jahil dan suka membawa makhluk darat ke tempatnya. Maka dari itu tak heran dia membawamu kemari."
"Itu berarti ini bukan yang pertama kalinya?"
"Yup."
"Tapi bagaimana dengan ikan yang aku lihat, dia membawanya ke atas sini. Tapi aku tak bisa menemukannya sama sekali."
"Dia pasti sudah memakannya. Elang yang membawamu kemari itu makan dengan cara yang lebih cepat dibandingkan lainnya. Bahkan terkadang dia makan sambil terbang."
"Kau takkan bisa menemukannya. Karena Kane Collection yang di jaga si elang memiliki kekuatan istimewa yang membuat sesuatu menjadi tidak terlihat. Elang itu menggunakan Kane Collection untuk menjaga wilayahnya, menyembunyikan sarangnya." Jelas Laurence.
"Pantas saja aku tidak bisa menemukan keberatan sarang itu…" gumam Jackson.
"Tapi aku bisa mengantarkanmu ke tempat dimana si elang biasanya meletakan sarangnya."
"Kau tahu?"
__ADS_1
"Tentu saja. Ayo ikut aku." Laurence membawa Jackson menuju tempat yang mereka tuju.
...*...
Joanne terus melangkah menyusuri hutan, mencari buah-buahan untuk mereka berdua makan malam. Joanne dan Smith memutuskan untuk berbagi tugas. Sementara Smith membuat tenda, dirinya bertugas mencari makanan.
"Gara-gara si elang, aku dan Smith jadi harus berpisah dengan Jackson lagi…" gerutu Joanne yang terus melangkah dengan beberapa buah-buahan yang telah ia bawa, ia memeluk semuanya; membawa semua benda itu dalam dekapannya.
Mendadak perhatiannya tersita oleh sesuatu yang berkilauan di tanah. Joanne terdiam, ia memperhatikan sejenak benda itu.
"Apa itu?" Joanne mendekat, ia berjongkok untuk melihatnya lebih dekat.
Tangannya terulur meraih benda berkilauan yang tampak begitu bersinar itu.
"Apa ini? Kenapa seperti emas?" Joanne mengusap pelan bongkahan yang dilihatnya, membersihkannya dari tanah yang menutupi permukaannya hingga benar-benar bersih.
"Ini emas?" Gumam Joanne.
Joanne mengangkat benda di tangannya ke udara untuk memastikan, benda itu bersinar terang begitu terkena cahaya matahari.
"Ini benar-benar emas? Kenapa bisa ada emas yang ada di sini?"
__ADS_1
Joanne tersenyum, terus memperhatikan emas dalam genggamannya.
...***...