Play To Win

Play To Win
Level 34 - Hilang


__ADS_3

...***...


Jackson yang tengah terlelap mulai merasakan sesuatu yang berbeda ketika Smith tak ada di sampingnya. Ia membuka kedua matanya, terduduk sejenak dengan kedua tangan mengucek kedua matanya. Ia masih berusaha mengumpulkan seluruh kesadarannya hingga benar-benar seratus persen. "Kemana dia pergi malam-malam begini?" Gumamnya menoleh pada tempat tidur Smith.


"Oh astaga, aku ingin buang air." Jackson beranjak bangun dari pembaringan, melangkah keluar dari dalam tenda dan berjalan menuju sungai untuk buang air kecil.


Ia berjalan sedikit menjauh dari tenda agar merasa lebih nyaman. Perhatiannya tiba-tiba tersita saat mendapati Smith tengah berdiri tak jauh dari tempatnya berada. Ia menghentikan langkahnya, ada yang tidak beres. Pria itu bersama dengan seorang wanita, entah sedang apa yang mereka lakukan.


"Siapa wanita itu? Kenapa ada wanita di tengah hutan seperti ini?" Gumam Jackson, ia terus memperhatikan. Jelas-jelas itu bukan Joanne, karena Jackson dapat dengan jelas melihat warna kulit wanita itu lebih putih dibandingkan Joanne.


Jackson memperhatikan, wanita itu mulai bergerak membawa Smith menuju sungai hingga menuju air terjun yang ada.


"Ada yang tidak beres dengan wanita itu." Jackson cepat-cepat berjalan menuju arah mereka berada, ia sedikit berlari dan langsung masuk ke dalam air untuk menghentikannya. Smith menepuk pundaknya berusaha menghentikan Smith, tapi pria itu malah menepis tangannya hingga tersungkur jatuh dan tenggelam di sungai.

__ADS_1


Setelah berhasil menyelamatkan diri, Jackson menghampiri tepi dengan berusaha mengatur napasnya. Ia terdiam sejenak begitu pernapasan kembali normal.


Jackson terdiam, matanya menatap ke arah dimana rekannya itu pergi dan hilang dari pandangannya.


"Kemana dia pergi?" Jackson melangkah untuk memastikan, berjalan kembali ke dalam sungai dan menghampiri air terjun. Begitu ia masuk, yang Jackson lihat dibalik sungai itu hanyalah sebuah dinding batu dari tebing di atasnya.


"Tidak mungkin, bagaimana mereka bisa hilang?" Jackson mengedarkan pandangannya, sama sekali tidak ada celah yang mampu membuat tubuh seseorang lewat diantaranya.



Hari berganti, dan sang fajar telah menyingsing mengganti warna langit menjadi biru terang. Joanne terbangun dari tidurnya begitu sinar matahari menembus masuk lewat celah yang ada pada tenda yang di tempatnya.


Ia membuka kedua matanya, mengumpulkan kesadarannya; lalu melangkah keluar untuk menghirup udara segar dari alam hijau secara langsung.

__ADS_1


Udara dingin pagi begitu menyeruak, menusuk hingga tulangnya. Tapi sinar mentari yang di dapatnya, menyeimbangkan semuanya.


Joanne menoleh ke arah tenda Smith dan Jackson. Bagian pintu masuknya terbuka lebar, menampakkan isi tenda yang kosong tak berpenghuni.


"Mereka berdua sudah bangun?" Joanne bergumam pelan. Matanya mengedar ke sekeliling mencari keberadaan Jackson dan Smith.


"Tapi kemana mereka pergi pagi-pagi begini? Apakah mereka sedang mencari sarapan?" Joanne menghampiri tepian sungai dan mencari keberadaan kedua rekannya. Pandangan matanya lantas menangkap sosok Jackson yang tengah terduduk di tepi sungai dekat air terjun.


"Jackson? Sedang apa dia di sana sendirian?" Merasa aneh, Joanne kemudian memutuskan untuk pergi menghampirinya.


"Jackson!" Panggilnya, pria itu menoleh ke arah datangnya suara dan mendapati Joanne yang sedang berjalan menuju arahnya.


"Apa yang sedang kau lakukan?" Tanya Joanne yang lalu berdiri di dekatnya.

__ADS_1


"Menunggu dia kembali." Gumam Jackson. Joanne menaikkan sebelah alisnya bingung, ia tidak mengerti dengan kata 'dia' yang di maksud Jackson.


...***...


__ADS_2