Play To Win

Play To Win
Level 61 - Penjelasan


__ADS_3

...***...


Joanne menatap hidangan yang begitu lezat dihadapannya itu berbinar. Sementara kedua rekannya hanya diam dengan raut wajah heran.


"Makanlah, setelah itu beritahu kami alasannya!" Tukas beast dihadapannya itu.


Joanne mendongak menatapnya. "Bagaimana kami bisa makan dengan keadaan tangan terikat ke belakang seperti ini?"


"Oh, maafkan aku. Lepaskan mereka! Tapi jangan lupa untuk kunci pintunya agar mereka tidak bisa lagi." Beast itu memerintahkan pada anak buahnya. Yang di perintahnya itu mengangguk lalu pergi menutup pintu setelah itu melepaskan ikatan pada tangan mereka bertiga.


"Terima kasih." Kata Joanne yang tanpa ba-bi-bu langsung menyambar makanan dihadapannya dan melahapnya dengan begitu rakus. Jackson dan Smith semakin tidak habis pikir dengannya.


"Apakah dia baik-baik saja?" Tanya Jackson yang mulai cemas dengan rekannya yang satu itu.

__ADS_1


"Aku rasa… tidak. Dia jadi bersikap aneh." Sahut Smith pelan. Sementara Joanne melahap semua makannya dengan begitu lahap, beda halnya dengan Jackson dan yang lain yang hanya diam dan memperhatikannya dengan raut wajah heran.



Joanne tiba-tiba berhenti ketika ia menyadari semua pasang mata menatap ke arahnya.


"Kenapa kalian hanya diam saja? Ayo makan, ini semua benar-benar enak," ucap gadis itu seraya mengunyah makanannya. Beast itu memberikan Joanne dan teman-temannya daging rusa liar yang mereka tangkap hanya dalam beberapa menit saja, kemudian di panggang dan diberikan bumbu yang entah apa tapi terasa begitu lezat.


"Tentu saja. Ini sangat enak, kalian berdua harus mencobanya!" Joanne menyahut. Jackson meraih daging itu perlahan lalu menggigitnya dan benar-benar terasa enak. Setelah mencicipinya sedikit, pria itu langsung melahap semuanya tanpa segan sama seperti Joanne.


"Apa yang kau lakukan?" Smith berbisik pada Jackson.


"Aku lapar." Jujurnya yang kembali melahap makanannya itu. "Kau juga, cobalah. Ini enak." Jackson menawarkan.

__ADS_1


Smith terdiam sejenak memandangi daging yang ada dihadapannya, lalu bergantian menatap kedua rekannya yang kini tengah makan dan menikmati makanannya.


Tak lama pria itu ikut menyantap makanannya bersama dengan yang lainnya.


...*...


"Aghh… aku kenyang, tidak aku sangka ternyata daging rusa liar seenak itu." Kata Joanne yang kini memegangi perutnya yang begitu kenyang, ia baru saja selesai makan dan kini ia bersandar pada kursi yang ia duduki, begitu juga dengan kedua rekannya yang sama-sama sudah kekenyangan. Setelah hampir empat hari lamanya, mereka bertiga hanya makan ikan bakar dengan buah-buahan. Mereka akhirnya bisa makan makanan lain selain ikan.


"Sekarang katakan!" Beast itu kembali mengalihkan pembicaraan pada topik inti yang tengah mereka bahas beberapa menit yang lalu.


"Oh, maaf. Aku lupa kalau aku berhutang penjelasan pada kalian semua." Joanne membenahi posisi duduknya. "Dengarkan kami. Kami bertiga adalah pengembara yang datang dari jauh, melakukan perjalanan panjang untuk bisa bebas dari tempat ini. Tapi setelah melewati beberapa perjalanan, kami lalu tiba di tempat ini dan menemukan desa kalian. Mengenai liontin yang aku temukan saat itu memang benar-benar aku tidak sengaja menemukan di sungai. Karena aku pikir tidak ada yang memilikinya, jadi aku memungutnya. Lalu secara tidak di duga saat kami hendak bertamu ke desa ini… kalian malah menyergap kami dan menyerang kami secara tiba-tiba." Jelas Joanne panjang lebar.


...***...

__ADS_1


__ADS_2