
...***...
Suara ketukan pintu membuat fokus ketiganya spontan beralih pada arah datangnya suara. Joanne beranjak bangun dari tempat duduknya dan menghampiri pintu, mendapati seorang beast yang berdiri di sana.
"Ada apa?" Tanya Joanne seraya melihat ke arah beast yang kini berdiri di hadapannya. Tunggu, Joanne terdiam sejenak. Ia merasa familiar dengan beast yang satu ini, matanya mendengar menatapnya dari atas sampai bawah. Dimana ia pernah bertemu? Joanne mengerutkan keningnya berusaha mengingat.
"Oh! Benar! Kau adalah si beast menyebalkan yang menakut-nakuti ku ketika aku sadar dari pingsan 'kan?" Tuduhnya. Benar, dia adalah beast yang sama.
"Haha, ternyata… kau masih ingat padaku." Beast itu terkekeh pelan, Joanne memicingkan matanya. Bagaimana mungkin ia bisa lupa? Secara beast yang kini berdiri di hadapannya ini benar-benar menyebalkan, bahkan karena dia menakut-nakutinya; Joanne sampai pingsan untuk yang kedua kalinya.
"Apa yang kau mau!" Ketusnya.
"Maaf atas apa yang terjadi tadi, aku pikir kalian adalah orang jahat. Jadi aku berpikir untuk mengerjai dan menakut-nakuti kalian." Tuturnya dengan wajah merasa tidak enak.
"Jadi kau kemari untuk meminta maaf?"
"Ya… tapi di samping itu, aku ingin memberitahu pada kalian kalau kepala desa meminta kalian untuk datang dan menemui beliau. Beliau ingin membicarakan sesuatu dengan kalian bertiga."
__ADS_1
"Baiklah, kami akan ke sana."
"Kalau begitu, aku akan menunggu dan mengantarkan kalian hingga tiba di rumah kepala desa."
"Okay, terserah." Joanne menutup pintu kamarnya kasar membuat beast itu tersentak kaget karena cara menutupnya.
"Mengejutkan aku saja," gumamnya pelan.
...*...
Joanne menghampiri Jackson, bersamaan dengan itu Smith keluar dari dalam kamar mandi.
"Oh, bagus kau sudah keluar. Ada yang ingin aku sampaikan." Kata Joanne begitu Smith keluar dari dalam kamar mandinya.
"Ada apa?" Smith menghampirinya dan berdiri di hadapannya.
__ADS_1
"Akan aku bangunkan dia dulu." Joanne sibuk membangunkan Jackson, setelah pria itu bangun dan sadar dari tidurnya; kini mereka berkumpul bersama.
"Kepala desa di sini meminta kita untuk datang dan menemuinya."
"Memangnya untuk apa?" Jackson menatap gadis itu dengan raut wajah bingung.
"Aku tidak tahu apa yang akan dia sampaikan, tapi sepertinya ini bisa kita manfaatkan. Kita bisa ambil kepercayaan mereka dan buat mereka semua berhenti mencurigai kita. Dengan begitu, kita bisa menyelesaikan satu persatu quest yang ada." Tuturnya memaparkan rencananya.
"Aku setuju, dengan begini kita akan lebih mudah untuk mendapatkan Kane Collection yang kita cari." Smith menimpali.
"Kalau begitu tunggu apa lagi? Ayo bersiap dan pergi menemuinya." Jackson bangun di ikuti Joanne dan Smith.
Ketiganya melangkah keluar dari dalam kamar dan menemui beast yang tadi datang untuk memberitahu mereka kalau kepala desa ingin bertemu.
"Ayo pergi!" Ucap Joanne begitu mereka tiba di luar dan mendapati beast itu yang tengah berdiri dan menunggu mereka di depan pintu.
"Baiklah, ikuti aku." Beast itu menjawab. Ia melangkah memimpin di depan, sementara di belakangnya; Jackson, Joanne dan Smith berjalan mengikuti kemana arah beast jantan itu menuntun mereka.
__ADS_1
Sepanjang perjalanan, orang-orang di desa terus memperhatikan mereka bertiga.
...***...