Play To Win

Play To Win
Level 111 - Black giant snake


__ADS_3

...***...


Telur di belakangnya mendadak terbuka, ular di dalamnya mulai bergerak melingkar pada tubuh Jackson yang dalam sekejap membuat pria itu tak dapat bergerak akibat lilitannya.


"Argh…" Jackson meringis, ular itu mulai melilitnya kencang. Perlahan di bawah kakinya, ular lain melingkar; merayap pada tubuhnya.


Jackson mulai panik. "Sial! Apa yang harus aku lakukan?!" Batinnya. Semua ular itu mulai melilit tubuhnya, Jackson mulai tak bisa bergerak ketika semua makhluk itu menenggelamkannya secara perlahan di antara tubuh mereka.


Jackson terjatuh, tubuhnya semakin di serbu banyak ular.


"Argh… aku tidak bisa bergerak, bagaimana aku bisa keluar dari sini dan menemui yang lain? Bisa-bisa aku mati di level ini. Mati konyol karena jatuh ke dalam sarang ular." Pikirnya. Jackson berusia untuk memberontak, membebaskan dirinya. Tapi bukannya lepas, semua ular itu justru mengencangkan lilitan mereka pada tubuh Jackson.


Jackson mulai kehabisan pasokan udara, ular-ular itu melingkar pada kepalanya. Menghalangi pandangannya dan membuatnya sama sekali tak bisa bergerak.


"Apa yang harus aku lakukan, sekarang?"

__ADS_1



...*...


"Lalu sekarang bagaimana?" Tanya Joanne pada Smith.


"Biar aku cari cara dulu agar kita bisa mengambil Kane Collection yang di jaga olehnya." Smith terdiam, ia berpikir sejenak untuk menemukan cara membuat si black giant snake di hadapannya itu bangun dari tidurnya.


Ular hitam raksasa itu tanpa mereka sadari mulai terusik. Perbincangan mereka yang begitu terdengar jelas membuatnya perlahan membuka kedua matanya.


Makhluk itu terdiam, ia memandangi Smith dan Joanne yang tengah berdiri di sana dan sibuk dengan perbincangan mereka.


Smith masih terdiam memikirkan cara agar mereka bisa membuat makhluk itu bangun. Di sisinya, Joanne kini beralih pandang pada si ular raksasa yang mendadak membuat gerakan yang membuat Joanne tersentak.


"Smith…" Joanne melangkah mundur secara perlahan, tangannya gemetar. Ular dihadapannya sudah berdiri dan menatap mereka dengan pandangan tak bersahabat; lidahnya terus saja menjulur.

__ADS_1


"Apa yang sedang kau lakukan?" Smith menatap Joanne dengan raut wajah bingung, tapi saat menyadari fokus matanya yang tertuju ke arah depan; Smith langsung mengalihkan perhatiannya ke arah yang di tatap Joanne. Di sana, di hadapan mereka; keduanya mendapati ular itu yang tengah bersiap untuk menyerang.


Smith mengeluarkan pistolnya, menggenggam benda itu erat dengan pandangan tajam menatap ke arah si ular raksasa itu.


"Bagus kau sudah bangun, dengan begitu kita tidak perlu membangunkanmu dengan susah payah…" gumam Smith.


"Penyusup, kalian sudah datang ke tempat yang salah," ujar si raksasa hitam itu. "Sekarang rasakan akibatnya." Kedua mata ular itu melebar dan mulai berubah merah bercahaya.


Smith cepat-cepat memalingkan wajahnya ke arah lain. "Ini serangannya," gumam Smith pelan.


"Joanne!" Smith menoleh ke arah gadis yang kini terdiam di tempatnya, beradu pandang dengan si raksasa hitam.


Smith cepat-cepat bergerak, berlari ke arahnya dan mendorong tubuhnya hingga tersungkur di lantai. Smith menutup kedua mata Joanne dengan sebelah tangannya.


"Jangan menatap matanya! Kau ingin menjadi batu?" Tukas Smith yang membuat Joanne spontan sadar.

__ADS_1


"K-kau benar…"


...***...


__ADS_2