Play To Win

Play To Win
Level 43 - Pencarian


__ADS_3

...***...


Jackson terus melangkah untuk mencari apa yang tengah dicarinya, sialnya ia sama sekali tidak menemukan apa yang dicarinya setelah berkali-kali berjalan dan mengecek setiap ruangan yang ditemuinya. Perhatian Jackson lalu beralih ketika ia menemukan satu ruangan yang tampak seperti sebuah ruang kerja, ada meja dan rak berisi buku yang berjejer memenuhi seluruh sudut rak yang ada.


Ia melangkah masuk dan mencari sesuatu yang dapat berguna baginya. "Tidak ada apa-apa yang menarik di sini," pikirnya seraya terus mengedarkan pandangannya ke sekeliling.


Jackson menghampiri meja yang ada di sana, di atas meja itu diisi oleh beberapa buku yang bertebaran mengisi seluruh bagian permukaan meja.


Jackson meraih satu buku yang terbuka dan membacanya. "Itu berarti malam ini, mereka akan menggelar pernikahan?" Jackson membulatkan kedua bola matanya.



...*...


"Smith!" Panggil Joanne yang dalam seketika membuat Smith diam, ia mengedarkan pandangannya pada sekitar ruangan mencari sosok yang baru saja memanggilnya. Tapi Smith sama sekali tidak dapat menemukan keberadaan orang yang baru saja memanggilnya.

__ADS_1


"Aku merasa kalau baru saja seseorang memanggilku, dari suaranya seperti Joanne." Gumamnya pelan, Smith menundukkan kepalanya secara tiba-tiba dengan raut wajah murung. "Kira-kira bagaimana keadaan Joanne dan Jackson? Ini sudah hari kedua aku menghilang, apakah mereka sudah melanjutkan perjalanan? Apakah ini berarti aku gugur?" Smith menolong.


"Omong kosong! Aku dan Jackson tidak mungkin pergi tanpamu!" Sahut Joanne yang lagi-lagi membuat Smith terkejut, ia mengedarkan pandangannya ke sekeliling mencari asal suara yang di dengarnya.


"S-siapa kau!" Teriaknya yang mulai panik.


"Ini aku, Joanne." Sahut Joanne.


"J-joanne? Benarkah itu kau?"


"Kenapa kau tidak terlihat?"


"Aku memiliki pil yang mampu membuatku tidak terlihat. Sudahlah, jangan bahas hal seperti ini; lebih baik sekarang kita pergi dari sini. Makan ini agar kau juga sepertiku." Kata Joanne sembari melemparkan botol berisi pil yang sama. Smith menelan pil-nya, mereka berdua lalu keluar dari dalam ruangan tersebut untuk bertemu dengan Jackson.


...*...

__ADS_1


Mereka bertiga bertemu di aula utama, setelah bertemu satu sama lain; mereka bekerja sama untuk mencari Kane Collection untuk menyelesaikan misi mereka. Ketiganya berpencar, tapi tepat beberapa jam sebelum upacara pernikahan itu di mulai; seisi istana dibuat heboh oleh dua orang pria yang hilang dari tempatnya.


"Cepat telusuri seluruh sudut istana!" Perintah si hantu air pada semua penjaga yang ada. Semua orang bergegas mencari keberadaan mereka.


Sementara itu, Jackson, Smith, dan Joanne kini berada di satu tempat yang sama. Mereka berada di dalam ruangan yang semula ditemukan oleh Jackson, ketiganya mencari Kane Collection itu di sana. Karena mereka yakin kalau Kane Collection yang mereka cari ada di sana.


"Tidak ada di sini," gumam Joanne setelah mengeceknya di setiap sudut ruangan. Ia sama sekali tidak menemukan hal lain selain rak dan buku-buku yang berjejer memenuhi seisi ruangan.


"Pasti ada ruang rahasia di sini," kata Smith yang kini bergerak mencari sesuatu di dinding.


"Bagaimana kau bisa begitu yakin?" Tanya Joanne. Smith terdiam lalu menoleh ke arahnya sebentar.


"Aku juga tidak tahu, hanya saja instingku mengatakan kalau Kane Collection yang kita cari ada di ruangan lain di tempat ini."


...***...

__ADS_1


__ADS_2