
...***...
"It's show time!" Jackson bergumam pelan seraya mengeluarkan seringainya.
"Halo semuanya, kami datang untuk membantu memasak di sini." Sapa Willy pada yang ada di sana.
"Memangnya mereka bisa memasak?"
"Aku ingin tahu."
"Bagaimana kalau masakan mereka tidak enak, dan mereka malah mengacaukan malam ini?"
Beast yang ada di sana berbisik, tapi suaranya dapat di dengar dengan jelas oleh ketiganya, termasuk Willy sendiri yang jadi merasa tidak enak atas sikap teman-temannya yang ada di dapur.
"Berani sekali mereka meragukan kemampuan kami! Hey! Asal kalian tahu saja, kalian semua ini sedang berhadapan dengan seorang master! Tunggu saja sampai kalian mencicipi masakannya sendiri, aku jamin kalian semua akan berubah menjadi beast gendut dengan perut buncit!" Pekik Joanne dalam hatinya, ia kesal dan hampir maneriaki mereka semua yang ada di sana. Namun cepat-cepat Smith yang duduk sampingnya itu langsung menahannya.
"Untuk kalian yang meragukan temanku, tunggu saja sampai kalian mencoba masakannya sendiri!" Pikir Jackson.
__ADS_1
"Kami bisa memasak, dan kami pastikan tidak akan mengacau di sini." Smith angkat bicara, tapi semua orang yang ada di sana langsung mengalihkan pandangan ke arah lain dan menyibukkan diri dengan hal lain.
"Sial! Dasar tidak sopan!" Teriak Joanne lagi dalam hatinya.
"Bagaimanapun hewan tetaplah hewan," gumam Joanne pelan, namun suaranya dapat di dengar oleh Smith disampingnya.
"Sudahlah, ayo kita mulai." Tutur Smith. Mereka bertiga dengan dibantu Willy mulai menghampiri salah satu meja yang ada di sana dan mulai sibuk memasak.
Dalam urusan dapur seperti ini, Jackson dan Joanne menyerahkan semuanya pada Smith. Sementara mereka berdua kini menjadi asisten yang membantu mereka. Dan Willy… beast yang satu itu bertugas untuk mempermudah mereka mengumpulkan bahan-bahan yang mereka butuhkan, termasuk membawa daging rusa yang sudah dieksekusi untuk mereka masak.
Mereka semua memperhatikan si tampan yang sibuk berkutat dengan bumbu dan bahan-bahan masakannya itu.
"Aromanya benar-benar sedap."
"Air liurku hampir menetes."
__ADS_1
"Aku ingin mencobanya."
"Perutku mendadak keroncongan."
Bisikan dari mereka kemben Joanne dengar saat Smith dengan keahliannya berhasil membuat beast seisi dapur beralih fokus pada mereka semua.
"Aku punya ide bagus." Kata Joanne pelan, ia menghampiri Smith dan membisikkan sesuatu ditelinganya, kemudian beralih berbisik pada Jackson yang di angguki setuju olehnya.
Jackson dan Joanne lalu meraih sendok yang terbuat dari kayu yang ada di sana dan mulai mencicipi masakannya. Mereka membuat gestur yang membuat semua beast yang ada menelan saliva-nya membayangkan masakan Smith yang tampak begitu menggoda dengan aroma yang begitu harum itu.
"Yummy…" Joanne sampai memejamkan kedua matanya menikmati setiap bagian makanan itu yang telah mendarat dalam mulutnya.
Semua beast yang ada tampak tergiur untuk mencobanya, terlihat dari tatapan mereka yang tak berkedip sama sekali bahkan beberapa kali mereka menelan ludahnya.
Tak beberapa lama setelah melalui proses yang cukup melelahkan, akhirnya mereka pun selesai membuat hidangan makan malam dan sudah menyajikan semuanya dalam piring saji yang ada di sana.
"Waktunya menyusun meja." Kata Willy yang bergegas pergi keluar dari dapur.
__ADS_1
...***...