
...***...
"Aku akan buktikan padamu!"
"Bagaimana cara kau membuktikannya?" Lelaki itu bertanya.
Joanne terdiam sejenak, ia berusaha memikirkan cara sebelum kemudian ia menemukan sebuah ide untuk membuktikan kalau dirinya adalah orang yang di minta Davian untuk membawa Kane collection untuknya.
"Aku akan menunjukkan beberapa Kane collection padamu, bagaimana? Apakah dengan begitu kau akan percaya padaku?"
"Memangnya kau bisa melakukannya?"
"Tentu saja. Kau ingin lihat?" Joanne mengusap udara dihadapannya membuat layar sistem muncul dihadapannya, ia segera mengeluarkan beberapa Kane collection yang telah berhasil mereka kumpulkan dan ia tunjukkan pada lelaki itu.
Pria asap itu terkejut melihat apa yang bisa di lakukan oleh Joanne. Ia membulatkan katanya sembari menatap apa yang dilakukan gadis itu.
"Bagaimana? Sekarang kau percaya?" tanya Joanne sambil melipat kedua tangannya di depan dada dengan mata terpejam, sebelah sudut bibirnya terangkat membentuk seringai.
__ADS_1
Lelaki itu mengerutkan kening. Ia menatap Joanne dengan raut wajah berbeda kali ini.
"Kau mungkin bisa mengeluarkan semua koleksi yang sudah kau kumpulkan, tapi… apakah semua ini asli?" Pria asap menghampiri setiap Kane collection yang di keluarkan Joanne dan memeriksanya.
"Tunggu, apa?!" Joanne membuka kedua matanya spontan mendengar penuturan lelaki itu yang terdengar ragu dengan koleksi yang ditunjukkannya.
Joanne menatap lelaki itu dengan wajah kesal. "Tentu saja ini semua asli!"
"Tapi bagaimana kalau semua barang ini adalah barang imitasi?"
"I… imitasi? Enak sekali kau berbicara!" Joanne tersulut emosi, ucapan lelaki itu benar-benar minta di filter olehnya.
"Tentu saja aku bisa."
"Kalau begitu tunjukkan! Jangan hanya bicara, aku tidak akan percaya kalau hanya bicara. Bagaimana kalau ucapanmu hanya omong kosong?"
"Aku tidak pernah berbicara omong kosong! Aku akan mengecek keasliannya."
Si pria asap bergerak mengecek semuanya dengan teliti. Joanne hanya diam dan memperhatikan sementara lelaki itu mulai memegang dan merasakan setiap sentuhan dari Kane collection yang dia tunjukkan.
__ADS_1
"Bagaimana?" tanya Joanne yang mulai bosan.
"Baiklah, aku percaya denganmu. Mereka semua asli. Maaf karena sudah meragukanmu, sebagai gantinya aku akan ikut denganmu dan menjaga Kane collection kalian. Aku juga akan membiarkanmu mengambil Kane collection milikku."
"Bagus!" Joanne sesegera memasukkan seluruh Kane collection yang ia keluarkan kembali ke tempat yang seharusnya setelah itu ia segera menghampiri Kane collection yang di jaga si roh penjaga.
"Kalau begitu sampai jumpa di luar." Lelaki itu berubah, ia masuk ke dalam sebuah benda semacam kristal yang kemudian dibawa Joanne.
Notifikasi muncul, dan secara perlahan, Joanne bisa melihat dinding mulai bergeser dan memberikan satu jalan utama.
Ia melihat satu pintu yang bisa disimpulkan adalah jalan menuju keluar.
Joanne tersenyum, ia segera berlari menuju arah pintu itu dan keluar. Tiba di sana, ia bertemu dengan Jackson dan Smith yang sudah lebih dulu sampai di sana.
"Jackson! Smith!" Joanne memanggil kedua temannya, mereka berdua menoleh serentak ke arah datangnya suara dan mendapati gadis itu di sana.
"Joanne." Jackson dan Smith menghampirinya.
...***...
__ADS_1