Play To Win

Play To Win
Level 65 - Persiapan


__ADS_3

...***...


"Sudahlah hentikan! Sekarang waktunya kalian pergi dan mulai berburu. Jangan pulang terlalu malam, karena kami akan menggunakan rusa itu sebagai santapan malam ini." Tutur si kepala desa.


"Baiklah." Jackson beranjak bangun bersamaan dengan Joanne dan Smith, detik berikutnya mereka melangkah keluar dari rumah si kepala desa.


Pintu tertutup, menyisakan tiga beast di dalamnya. "Aku akan pergi ke luar dan bermain bersama yang lain." Kata si betina yang kemudian melangkah keluar dari dalam sana.


"Menurutmu apakah mereka bisa di percaya?" Tanya beast besar yang duduk di kursi itu, beast berwajah garang itu menoleh padanya.


"Aku rasa mereka bisa di percaya, tapi untuk lebih yakin; aku dan timku akan mencari tahu lebih dalam mengenai kasus pencurian ini."


"Lagipula aku tidak habis pikir, kenapa bisa liontin itu berada di sungai? Bukankah itu tidak masuk akal? Apakah jangan-jangan ini ada hubungannya dengan dia? Si taring emas itu? Jika memang semua ini ada hubungannya dengan dia, maka kita harus lebih bersikap waspada dan jangan sampai lengah."


"Aku rasa ini tidak ada hubungannya dengan si taring emas itu…"


"Kenapa kau begitu yakin?" Beast itu mendongak menatap si garang dengan raut wajah bingung.

__ADS_1



...*...


"Jadi namamu Willy?" Tanya Joanne seraya melirik pada beast di sampingnya.


"Iya, namaku Willy." Sahutnya.


"Aku pikir kalian tidak memiliki nama," gumam Joanne pelan.


"Kau mengatakan sesuatu?"


"Baiklah, katakan apa yang harus kami lakukan Willy?" Jackson mengalihkan pembicaraan.


"Biasanya kalian mulai berburu dimana?" Tanya Smith.


"Aku akan mengantarkan kalian, kita berburu bersama. Tapi sebelum itu, kita harus melakukan persiapan." Willy berjalan di depan. Beast itu membawa mereka menuju arah dimana beberapa saat yang lalu, mereka sempat diikat di tiang yang ada di sana.

__ADS_1


Tempat itu terletak di bagian belakang desa, bagian belakangnya tak jauh berbeda dengan bagian depan yang dimana bagian tengah-tengah terdapat lapangan luas, namun terdapat beberapa alat aneh yang tampak seperti tempat mereka memanggang daging atau semacamnya.


"Kenapa kau membawa kita kemari?" Joanne melirik padanya dengan tatapan penuh curiga.


"Aku membawa kalian kemari untuk mengambil perlengkapan sebelum berburu, kita akan mengambil beberapa alat yang biasa di gunakan untuk berburu." Beast itu melangkah masuk ke dalam satu ruangan, di dalam ruangan tempat mereka berada tampak seperti gudang persenjataan yang semua sudut ruangannya diisi dengan banyak persenjataan seperti tombak, pedang, busur panah, kapak, dan lain sebagainya yang bisa di gunakan untuk berburu.


"Apakah semua orang di sini sering berburu?" Smith bertanya.


"Iya, kami berburu bersama dan bekerja sama agar bisa menangkap rusa atau hewan lain yang bisa kami makan. Setelah itu kami akan menikmati semuanya bersama di tengah lapangan, menikmati semua itu di malam hari. Biasanya kalau siang atau pagi hari, kami menikmati makanan di rumah masing-masing."


"Begitu rupanya…"


Willy menghampiri salah satu peti, membukanya lalu mengeluarkan apa yang ada di dalamnya.


"Untuk berburu, kami sendiri biasanya menggunakan panah atau tombak, karena rusa lebih sulit untuk kami tangkap kalau menggunakan pedang atau kapak dan semacamnya." Willy mengeluarkan dua busur panah berserta anak panah dan tombak, lalu memberikan semua itu pada mereka bertiga.


"Kalian ingin pakai yang mana?" Tanya Willy.

__ADS_1


...***...


__ADS_2