
...***...
"Mungkin karena dia adalah salah satu penjaga agung yang di percaya Kane Randolph dan ditugaskan menjaga lebih dari 1 Kane Collection. Itu yang membuatnya jarang berinteraksi dengan penjaga yang lain." Tutur Laurence.
"Lebih dari 1 Kane Collection? Memangnya ada berapa Kane Collection yang dia jaga?" Tanya Jackson yang kini memandang Laurence dengan raut wajah terkejut.
"Jumlah Kane Collection yang dia jaga kalau tidak salah sekitar kurang lebih 9-10. Aku lupa lagi, karena jarang bertemu; aku jadi tidak terlalu ingat."
"Sembilan sampai sepuluh?" Jackson melongo. Laurence menganggukkan kepala. "Itu berarti koleksi yang aku kumpulkan bersama yang lain akan lebih cepat terkumpul." Jackson mengulum senyum.
"Aku harus bisa mengambil semua Kane Collection itu dan menyimpan semuanya. Joanne dan Smith pasti tidak akan percaya dengan barang temuan yang aku dapatkan ini." Jackson bersemangat.
"Lalu apa rencanamu? Apakah kau akan menyerangnya dan bertarung dengannya untuk mendapatkan apa yang kau inginkan?" Laurence menaikkan sebelah aslinya.
"Tidak." Jackson menggelengkan kepalanya pelan. "Aku akan menunggu hingga dia tidur, setelah itu mengendap-endap dan mencari semua Kane Collection itu. Dengan begitu aku akan aman. Lagipula, sebentar lagi malam; dan dia pasti akan tidur. Di saat itulah, aku akan mengambil semua Kane Collection-nya."
__ADS_1
...*...
Malam tiba. Seperti malam-malam sebelumnya, langit selalu di hiasi dengan bintang-bintang dan bulan purnama yang bersinar terang menyinari tempat mereka berada.
Smith terdiam seorang diri di depan api unggun yang telah di buatnya.
Ia duduk di depan tenda yang telah di buatnya. "Sekarang hanya tinggal aku sendiri."
"Apa yang harus aku lakukan? Siapa yang harus aku tolong lebih dulu?"
"Apakah aku harus mencari Jackson lebih dulu, atau Joanne?"
"Kemana aku harus mencari mereka?"
...*...
Joanne terduduk di bawah pohon dekat danau dalam keadaan tubuh yang masih setengah basah. Di sampingnya, beberapa buah-buahan yang ia dapatkan tergeletak; berserakan di tanah berumput.
__ADS_1
Joanne meraih satu buah apel yang tergeletak di sampingnya. Ia kemudian menggigitnya seraya menatap bintang-bintang di langit.
"Smith pasti sekarang sedang sangat kebingungan antara harus mencariku lebih dulu atau mencari Jackson dulu," gumamnya pelan.
"Kalau saja aku tidak bertemu dengan Griffin tadi, aku tidak akan berada di sini dan takkan membuat Smith kebingungan."
"Tunggu… sekarang aku ini berada di sebuah tempat yang mengapung di langit. Kalau mengingat dari posisinya berada… apakah jangan-jangan, Jackson juga di bawa ke sini?" Joanne membulatkan kedua matanya.
"Kalau dia memang berada di tempat ini, maka semuanya masuk akal kenapa aku dan Smith tidak dapat menemukannya."
"Berarti… sekalian karena aku berada di sini, lebih baik aku cari Jackson dan temukan dia. Setelah itu bebaskan dia dari si elang yang menculiknya."
Joanne bangun dari tempatnya, ia bersiap untuk pergi dari sana. Tapi langkahnya langsung tertahan begitu mendadak sistemnya muncul di hadapannya.
"Eh?" Joanne menatap layar sistem yang muncul, ia membaca instruksi yang tertulis di sana.
"Ini…" Joanne membulatkan kedua matanya.
__ADS_1
Tangannya segera bergerak menekan opsi yang tertera di sana, membaca informasi mengenai misi yang harus ia selesaikan dan rintangan yang harus di hadapi oleh dirinya.
...***...