
...***...
Jackson terseret, pria itu berusaha untuk menenangkan belati itu dan menggenggamnya erat hingga benda itu semakin keras memberontak dari cengkraman tangannya.
"Diamlah kau!" Teriak Jackson yang mulai merasa kesal. Belati itu bergerak hingga lepas dari cengkeraman tangannya dan melayang tinggi di udara, Jackson dan Joanne yang melihatnya hanya bisa diam dan mendongakkan kepalanya menatap benda itu yang mulai melayang menyusuri seisi goa.
"Sial! Belati itu benar-benar tidak bisa di kendalikan," gerutu Jackson kesal.
"Lakukan sesuatu!"
"Bagaimana caranya?" Jackson menatap Joanne hanya hanya bisa memerintah tanpa melakukan apa-apa.
"Kejar dia dan tangkap! Hanya dengan belati itu kita bisa melepaskan diri."
"Ah… andai saja Smith sadar dan menggunakan pedangnya untuk membantu kita, dia malah pingsan dan tak membantu sama sekali. Di tambah, dimana pedangnya?" Jackson mengedarkan pandangannya mencari pedang milik Smith, namun benda itu tidak ada dimana-mana.
"Sudah tidak ada waktu, cepatlah!" Teriak Joanne.
"Baiklah, akan aku kejar!" Jackson berlari mengejar belati itu hingga akhirnya ia berhasil membawanya dan menenangkan benda itu dengan cara mengelusnya dan memperlakukannya dengan sepenuh hati.
__ADS_1
Jackson lalu memanjat naik untuk bisa membantu Joanne dan Smith lalu membebaskan mereka berdua dari sarang laba-laba itu.
Joanne dan Jackson berusaha menyadarkan Smith, tapi pria itu tak merespon sama sekali.
"Bagaimana sekarang?" Joanne menoleh pada Jackson di sampingnya.
"Kita biarkan dulu dia beristirahat, sekarang kita cari dimana Kane Collection itu berada lalu mengambilnya." Kata Jackson yang beranjak bangun dari tempat duduknya.
"Aku rasa aku tahu dimana benda itu berada," sahut Joanne sembari ikut bangun.
"Kau tahu?" Jackson menaikkan sebelah alisnya.
"Wah…" Jackson terperangah menatap sisi lain goa itu yang tampak begitu indah berhiaskan banyak sekali diamond yang menghiasi setiap sudut ruangannya.
"Sepertinya ini adalah Kane Collection yang kita cari." Kata Joanne seraya menunjuk telur itu.
"Ya, sepertinya ini adalah Kane Collection yang kita cari." Sahut Jackson yang kemudian meraih benda itu dan melihatnya dari dekat, benda itu benar-benar berat.
__ADS_1
"Ini sangat berat." Ujarnya.
"Kalau begitu cepat masukkan dan kumpulkan dengan Kane Collection pertama kita." Ucap Joanne, Jackson menganggukkan kepalanya lalu memasukkan benda itu ke Collection room di sistemnya.
"Dua selesai, selanjutnya kita harus lanjut mencari sisanya." Jackson beralih menatap Joanne.
"Sebelum pergi lebih baik kita kumpulkan semua ini." Joanne mengumpulkan semua diamond yang di temukan olehnya.
"Untuk apa semua ini?"
"Ini diamond yang bisa kita pakai untuk menggunakan item yang terdapat di sistem kita masing-masing, dengan benda ini kita bisa menggunakan semua item itu."
"Benarkah?"
Joanne menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. Jackson lalu bergegas memasukkan diamond itu ke dalam sistemnya juga dan mengumpulkannya bersama dengan Joanne di sampingnya.
"Kumpulkan yang banyak." Tuturnya yang di balas anggukan kepala oleh Jackson.
Di sisi lain, sementara keduanya sibuk dengan urusan masing-masing, Smith mulai bergerak. Tubuhnya bergerak dengan tidak wajar, dan kedua matanya terbuka dengan hanya warna putihnya saja yang terlihat.
__ADS_1
Smith bangun, tubuhnya berjalan dengan tidak wajar. Kakinya terlihat seperti pincang dengan kepala yang miring. Pria itu bergerak seperti zombie menghadapi mereka berdua.
...***...