Play To Win

Play To Win
Level 131 - Instruksi berbeda


__ADS_3

...***...


"Dia datang!" Laurence berucap. Saat ini dirinya tengah bersembunyi dibalik pepohonan yang ada di sana bersama dengan Jackson. Mengintai si elang tak sejak berjam-jam lamanya tak kunjung kembali.


Elang yang mereka cari akhirnya kembali. Makhluk itu mendarat di tempat dimana Jackson terjatuh.


"Dia akan masuk sebentar lagi. Begitu dua masuk, kita langsung ikut dia." Kata Laurence.


"Oke! Aku mengerti." Bisik Jackson.


Mereka berdua mulai bergerak secara perlahan. Si elang mulai melangkah menuju arah tebing yang dilihatnya. Jackson dan Laurence cepat-cepat berlari mengikutinya dari arah belakang dan masuk ke dalam sebuah portal rahasia yang menghubungkan tempatnya tadi dengan sarang si elang.


Jackson tertegun, ia melihat sebuah goa yang tampak begitu bersinar.


"Aku mulai bosan, kenapa terus aja harus masuk ke dalam goa?" Gumam Jackson yang kini melangkah bersama dengan Laurence di sampingnya.


"Itu karena, para penjaga di sini sepakat untuk menggunakan tempat tinggal mereka berupa goa untuk menjadi tempat melindungi Kane Collection dari orang-orang jahat." Jelas Laurence.


Jackson terus melangkah mengikuti si elang, hingga mereka tiba di dalam goa dan melihat sarang yang dicarinya.


"Itu dia…" gumam Jackson seraya menunjuk ke arah sarang yang dilihatnya.


...____________________...


...• Lihat misi [✓]...

__ADS_1


...Selamat!...


Kau sudah berhasil menemukan tempat persembunyian si elang yang sejak tadi kau cari. Untuk bisa mengambil Kane Collection yang di jaga si elang, maka kau harus berhadapan dengannya terlebih dahulu.


Misi yang harus kau selesaikan di level ini:



Lawan elang


Ambil Kane Collection yang ada.



...____________________...


Jackson mendadak menatap layar sistem yang muncul di hadapannya. Instruksi berisi misi yang harus ia selesaikan di level kali ini.


"Apa ini? Kenapa instruksinya seperti ini? Kenapa berbeda dari sebelumnya?" Jackson tak mengerti.



...*...


"Aku harus bisa lolos, bagaimana pun caranya." Pikir Joanne yang masih berusaha untuk tenang menghadapi semua Griffin yang mengepungnya.

__ADS_1


Mata Joanne mengedar ke sekeliling. Pistolnya jatuh cukup jauh dari tempatnya berada.


Joanne mengamati sekitar, ia harus menyusun strategi sebelum melarikan diri dari mereka semua.


"Aku punya ide!" Batinnya.


"Tamatlah kau!" Griffin itu berucap. Mereka semakin mendekat ke arah Joanne yang tersungkur di tanah. Gadis itu terdiam untuk sesaat berusaha mengumpulkan energi sekaligus mengambil ancang-ancang sebelum kemudian bergerak.


Setelah terdiam beberapa saat, Joanne cepat-cepat bangun dari posisinya. Menyerang semua Griffin yang ada di sekitarnya dengan sekuat tenaga seraya berlari menuju arah dimana pistolnya terjatuh.


"Kejar dia!" Teriak Griffin yang ada.


Joanne menendang Griffin paling dekat dengannya. Ia berputar dengan kedua tangan yang meninju ke segala arah.


Joanne berguling, hingga jatuh di dekat pistolnya. Ia bergegas bangun ketika pistolnya telah berada dalam genggaman.


Joanne menembak semua Griffin yang ada dengan pistolnya hingga beberapa diantaranya tumbang.


"Sial! Jumlah mereka terlalu banyak," gerutunya ketika ia merasa semakin terpojok.


Semua Griffin itu terus bergerak ke arahnya. Merasa tak ada pilihan lain, Joanne cepat-cepat bangun, berbalik dan lari dari sana untuk melarikan diri.


"Kejar dan tangkap dia!" Teriak Griffin tadi pada semua anak buahnya yang kini mulai berterbangan berusaha mengejar Joanne yang sudah melarikan diri.


...***...

__ADS_1


__ADS_2