Play To Win

Play To Win
Level 108 - Ramuan


__ADS_3

...***...


Joanne dan Smith tiba di atas dengan selamat. Keduanya mendarat di lantai kayu yang ada.


"Akhirnya kita berhasil lepas dari dia," gumam Smith pelan.


"Tupai itu aneh sekali, dia bisa bertahan begitu lama padahal kita sudah menyerangnya berulang kali. Entah kenapa setiap makhluk yang kita temui itu memiliki kulit yang begitu keras." Kata Joanne pelan.


"Ya, kau benar." Smith mengeluarkan kristal laba-laba dari dalam tubuhnya. Keadaan ruangan yang cukup terang membuat mereka berdua tidak perlu menggunakan kristal rusa tanduk cahaya untuk melihat.


Di sudut ruangan ada sebuah lubang besar yang mengarah pada dahan besar yang letaknya begitu tinggi dan jauh dari permukaan.


Joanne dan Smith menghampiri lubang itu dan berdiri di sana, keduanya melongok keluar lubang dan melihat pemandangan yang tak biasa di atas sana.


"Pemandangannya benar-benar indah, tapi menyeramkan kalau membayangkan bagaimana jadinya jika aku jatuh dari keadaan setinggi ini." Joanne bergidik.

__ADS_1


"Sudahlah, sekarang ayo fokus pada tujuan kita. Tidak ada waktu untuk menikmati pemandangan. Kita juga harus mencari cara untuk bisa menemukan Jackson yang sekarang entah dimana." Smith mengalihkan pembicaraan.


"Oh… ya, kau benar. Kita harus mencari Jackson. Kira-kira bagaimana keadaannya?"


"Aku juga tidak tahu, tapi yang pasti aku yakin dia baik-baik saja dan masih hidup. Kita hanya harus menemukan jalan untuk menemukannya." Smith melangkah pergi dari sana.


"Bagaimana kau bisa begitu yakin?" Joanne membuat Smith berhenti, pria itu menoleh ke arahnya.


"Karena apa yang kau yakini, itu yang akan terjadi."



Jackson mengulurkan tangannya, meraih botol berisi ramuan bercahaya yang dilihatnya. Botol itu bersinar, mengapung di atas telapak tangannya.


Ia memperhatikan sejenak botol itu sebelum kemudian menyalakan layar sistemnya dan mengecek ulang misinya.

__ADS_1


"Ini dia! ‘Diantara lubang kecil, di dalam sebuah labirin. Bersembunyi dalam kegelapan, dan tersimpan diantara sesuatu yang berharga. Untuk bisa menemukan yang kau cari, maka kau harus menemukan pintunya.’" Jackson membaca ulang clue yang tertulis di sana.


Fokusnya beralih pada botol yang melayang dalam genggamannya. "Apakah jangan-jangan… ini adalah ramuan yang kita cari? Apakah ini ramuan yang mampu membuat si black giant snake kalah?" Jackson meraih dan menggenggam botol itu secara langsung.


"Kalau memang ini adalah ramuan yang kita cari, maka itu artinya aku, Joanne dan Smith hanya perlu menemukan keberadaan di ular raksasa hitam itu dan mengalahkannya." Jackson tersenyum simpul.


"Tapi sekarang, bagaimana caranya agar aku bisa bertemu dengan Joanne dan Smith sementara aku berada dibawah sini?" Jackson terdiam.


Ia menoleh ke arah dimana ia datang, jalanan gelap yang dihiasi oleh berbagai barang berkilauan menghiasi sepanjang pintu masuk.


"Mungkin ada jalan lain, aku harus mencarinya dan setelah itu segera menemui Joanne dan Smith." Jackson beranjak pergi dari sana; melangkah menuju arah lain, berharap menemukan jalan yang akan membawanya keluar dari dalam sana.


Jackson melangkah dalam kegelapan yang menyelimuti ruangan itu, di sepanjang jalan; hal yang ditemuinya adalah barang-barang berkilauan berupa emas, perak dan permata yang sama banyaknya seperti yang ia temui di pintu masuk.


Semakin jauh ia melangkah, semakin Jackson merasa kalau ia tidak menemukan jalan keluar sama sekali. Yang ia temui justru jalan lain yang lebih gelap.

__ADS_1


...***...


__ADS_2