
Ella setelah kejadian malam dia mana dia bangun dengan keadaan yang tidak baik-baik saja banyak diam tidak banyak bicara seperti biasanya, dia diam beribu bahasa.
Ella juga meminta untuk pinda kamar ke lantai satu agar kejadian di mana dia bangun dengan keadaan yang tidak baik-baik saja tidak terulang kembali, kediaman Ella membuat kakak dan Kakak ipar nya merasa bingung dengan Ella.
Padahal saat Ella resmi bercerai dengan Yoga dia masih ceria bahkan dia saja masih cerewet Ella mereka kembali, tapi entah kenapa sudah dua hari Ella diam tanpa bicara sedikit pun dengan Kakak nya.
Sedangkan Princess dan Van sudah kembali ke kampung bersama dengan putri mereka yang akhirnya ikut Princess ke kampung. Princess merasa kalau ini jalan yang terbaik untuk Alia dan juga Ella.
"Nek, Kek, aku ingin makan ikan saja dari pada ayam dan daging aku sangat bosan" keluh Alia yang sangat bosan dengan menu yang di sediakan Princess untuk nya.
"Baik lah tuan putri, ikan nya ingin di masak apa..??"
"Di bakar dengan bumbu yang pedas"
"Jangan terlalu pedas, ingat Mommy kamu selalu saja video call saat kamu waktu nya makan sayang"
"Mommy tidak akan tau Nek, aku nanti akan makan ikan tahu sama tempe saja kalau Mommy telpon dan ikan nya aku makan setelah makan malam berakhir"
Princess dan Van mendengus mendengar akal bulus Sherly yang ingin mengibuli Mommy nya. "Emmm.. Nek lihat cucu kamu sungguh banyak akal dia" Van tidak percaya kalau cucu nya ingin mengibuli Ella.
"Itu ajaran kamu Kek"
"Bagaimana bisa ajaran ku Nek, kan setiap hari dengan Nenek aku hanya memantau saja"
Princess mendengus menatap suami nya yang menurut Princess semakin tampan dan perkasa, semakin tua cinta Princess semakin besar. Tidak ada kata bosan dengan Princess untuk Van begitupun dengan Van yang semakin mencintai Princess.
"Kenapa kamu menatap ku seperti itu Mi..??"
"Kenapa aku tidak boleh menatap kamu..??? Kamu aku lihat-lihat semakin tua semakin jelek saja Pi"
"Terima kasih sayang, kamu selalu memujiku setiap saat"
Princess menatap kesal suami tercinta nya yang ada di samping Sherly, sedangkan Sherly terkekeh melihat wajah kesal Princess dengan menatap Van garang.
"Roy..!!"
"Iyah Nyonya besar..!!"
"Aku juga malas dengan di kau yang juga menyebalkan.. Kenapa kamu masih saja memanggilku Nyonya besar"
"Saya tidak bisa karena sudah terbiasa Nyonya.."
__ADS_1
"Kau saja yang menyebalkan sama seperti tua bangka itu..sejak dulu aku sudah mengatakan jangan memanggilku Nona atau Nyonya kau saja yang bandel"
Roy mendengarkan Princess mengomel tiada henti sampai Princess mendengar ketukan pintu rumah sederhana nya. "Siapa yang datang sore-sore Pi..??"
"Mami pikir Papi Cenayang yang tau siapa saja yang datang bertamu"
"Kamu bukan Cenayang Pii melainkan kuyang tau tidak di kau"
Ingin membuat Istrinya kesal malah dia yang kesal dengan ucapan Istrinya, bagaimana dia bisa menyamakan Suami tampan nya dengan kuyang. Hantu dengan kepala dan jeroan.
"Kok ngeri sekali Mi, sore-sore ngomongin kuyang"
"Kenapa anda takut??"
"Tentu saja Papi takut Mi, orang hantu hanya kepala dan jeroan saja"
"Dasar penakut"
"Mami enggak takut..??"
"Sama siapa??"
"Kuyang..??"
Van mendengar ocehan Princess semakin membuat nya ngeri, Princesa bertambah tua tambah menjadi. Perempuan cantik dan anggun hanya topeng menutupi keganasan nya selama.
Semua orang yang ada di dalam rumah kembali mendengar suara ketukan pintu rumah, Princess beranjak dari duduk nya melihat siapa yang datang ke rumah kecil nya.
Ceklek..
"Siapa..??"
Princess di dorong masuk ke dalam rumah dengan menggunakan pisau yang di todongkan ke leher Princess dengan ada lima orang masuk ke dalam rumah.
"Kalian mau apa..??"
"Kamu jangan banyak bicara kalau mau selamat"
Van yang merasa aneh dengan Princess yang tidak kunjung kembali menyusul istrinya ke ruang tamu, Princess yang ada di ruang tamu tengah di todong malah santai.
Van menatap Princess yang di todong oleh satu orang dengan pisau dengan ada yang merampas berlian yang melekat di tangan, leher, telinga dan juga kaki.
__ADS_1
"Ada apa ini..??" Suara Van terdengar sangat dingin
"Hajar dia.." perintah bos yang tengah menodong Princess dengan pisau.
Van dengan muda mengalahkan preman yang ingin merampok rumah Princess dan Van yang memang sepi dengan tetangga, tidak tau saja kalau rumah yang mereka rampok bukan lah rumah sembarang penghuni
"Kurang aja, aku akan lenyapkan istri kamu kalau kamu tidak tunduk"
Princess yang mendengar itu malah tertawa, pria berbadan besar yang menodongnya dengan pisau malah bingung dengan Princess yang tengah tertawa
"Kenapa..??"
"Sebelum kamu mengirim ku ke alam barza kamu yang akan aku kirim ke alam barza lebih dulu paham" dengan gerakan tidak terbaca Princess mengambil ahli pisau dari tangan penjahat yang ada di depan nya.
Syet.. Krok..
Ketua perampok ternganga melihat bos mereka telah mati di tangan pemilik rumah yang akan mereka rampok. "Kalian berempat akan menyusul bos kalian yang enggak ada guna nya". Princess mendekat dengan gerakan tidak terbaca Princess sudah membunuh empat orang yang masih ada di kaki Van.
Semua yang di lakukan oleh Van dan Princess di ketahui oleh Sherly yang melihat semua yang di lakukan oleh Princess dan Van. Bukan orang yang di bunuh melainkan kalau teknik yang di lihat oleh Sherly bersama dengan Roy.
"Bagaimana Nona muda apa anda mempelajari apa yang anda lihat..?"
"Uncle kenapa sangat sulit untuk di baca gerakan Nenek.??"
"Itu karena keahlian yang sudah ada sejak jaman Nenek dan Kakek anda masih muda"
"Apa mereka yang sebenarnya cenayang.??"
"Jadi anda cucu cenayang begitu"
"Sialan kau Uncle"
Roy dan Sherly tertawa mendengar candaan mereka yang terkesan konyol, mereka keluar saat semua mayat sudah di amankan oleh anak buah yang memang di tugaskan ikut menjaga Princess dan Van di kampung.
"Nek, kenapa Nenek punya jurus yang aneh"
"Bukan aneh tapi kamu saja yang tidak tau dan malas tau"
"Apa Nenek meremehkan aku"
"Tentu saja"
__ADS_1
Sherly mendengus mendengar jawaban Princess yang Sherly tau hanya sebuah candaan belakang yang Princess gunakan untuk menggoda Sherly agar kesal dengan nya.
Begitupun dengan Sherly yang mampu membuat Princess kesal dan mengomel bak beo yang belum makan, bisa 24 jam Princess mengomel tanpa henti kalau melihat Van dan Sherly tidak serius untuk latihan belah diri sesuai dengan yang harus di ajarkan oleh Van.