PRINCESS UNTUK TUAN MAFIA

PRINCESS UNTUK TUAN MAFIA
DI INTAI


__ADS_3

Hari hari berlalu hirup princess setelah pindah ke Mansion utama tidak ada yang mengganggu, di Mansion utama Princess selalu mendapat apa yang dia inginkan, dia tidak perna meminta yang aneh aneh selama ini, tidak kebanyakan menantu pada umum nya yang selalu meminta barang mewah kepada mertua atau suami nya jika merasa di manja, akan memanfaatkan semua yang mertua dan suami nya, walau seharusnya menuruti nya.


Berbeda dengan Princess yang memang tidak suka dengan kemewahan, meskipun dia bergelimang harta tapi Princess tidak perna sombong atau menyombongkan kekayaan suami nya dan mertua nya. Seperti saat ini Princess mendapatkan apa yang dia inginkan makan coklat saja harus ke pabrik nya langsung. Hanya princess yang bisa mendapatkan yang dia mau, bukan hanya coklat nya Van bisa juga membeli pabrik nya juga, tapi sayang Princess hanya minta makan coklat yang langsung dari pabrik nya.


Setelah mendapatkan apa yang dia inginkan Princess ingin main ke pantai, dia ingin membuat istana dari pasir, tentu saja Van langsung menuruti nya. Apapun keinginan Princess akan terpenuhi. Apalagi di usia kandungan Princess yang lebih besar dan lebih manja, semua yang dia minta harus ada tidak perduli harus mencari dimana, kalau tidak ada yang menjual para pelayan yang akan membuat nya untuk Princess.


Princess sudah memasuki bulan ke lima, perut nya semakin membesar di usia kandungan nya yang masih lima bulan, karena Princess mengandung kembar tiga. Saat pertama pemeriksaan hanya ada ada satu yang terlihat tapi saat di periksakan kembali ternyata Princess hamil kembar tiga.


Saat pemeriksaan pertama itu terlalu dini karena memang niat awal nya mereka akan program hamil kembar tapi saat menjalankan pemeriksaan Princess di nyatakan hamil tunggal, belum bisa di pastikan kalau hamil kembar, karena di usia 2 minggu masih terlihat kantung kehamilan saja, dan baru ketahuan saat usia kandungan Princess berusia 10 minggu, kehamilan kembar Princess dia dan Van sembunyikan dari keluarga dan dari siapa pun, karena dia menghindari musuh yang mendengar. Jangankan keluarga dokter yang menangani Princess saja Van ancam kalau sampai ada yang tahu tentang calon anak kembar nya dia akan melenyapkan semua keturunan dari sang dokter. tidak ada suster yang menemai selama pemeriksaan hanya ada dokter Lisa, Princess dan juga Van di dalam ruangan.


Princess sangat bahagia saat di nyatakan hamil kembar tiga dan membuat Van tidak percaya dengan apa yang dia dengar dari dokter yang selama ini di percayai olen keluarga mereka untuk Princess. Van tidak perna meminggalkan Princess terlalu jauh, dia juga tidak perna membunuh musuh nya lagi sejak Princess hamil.


Van bahkan masuk kantor saat ada meeting saja, selebih nya di serahkan kepada Jonie yang menangani beberapa bulan ini. Van tidak mau kalau sampai Princess kesusahan melakukan apa pun saat dirinya tidak ada, apalagi akhir akhir ini Princess suka membuat menu sarapan sendiri untuk dirinya sendiri, dan tentu saja itu tidak menjadi masalah bagi yang lain, karena apa saja keinginan Princess harus terpenuhi selama ini.


Van juga belum melihat pergerakan Sinta mantan kekasih nya untuk balas dendam saat ini, dia memang sudah kembali tapi belum ada tanda tanda dia akan balas dendam, entah apa yang membuat nya belum bertindak Selama lima bulan kembali.


Kini Van dan Princess sudah ada di pantai setelah tadi dari pabrik coklat seperti permintaan Princess kemarin malam yang ingin makan coklat. Princess bermain pasir dia juga membuat rumah rumahan dari pasir dan di bantu oleh Van dengan sangat sabar, walau sebenar nya Van tidak perna bermain pasir untuk di jadikan rumah rumahan.


"Sayang jangan di situ dong nanti pagar rumah nya hancur"


"Lalu di mana aku menaruh ini"


Di Sana saja dan sebelum Van menaruh pasir yang ada di wadah nya, pasir itu jatuh mengenai pagar yang tadi Princess katakan.


"Annno!!!"


"Heheh Maaf sayang, aku benerin yah???"


"Tidak usah Ano!!! Aku juga sudah sangat lelah aku ingin makan"


"Kamu ingin makan dimana?? Dan makan apa???"


"Aku ingin makan Ayam bakar, ikan bakar, dan tumis kangkung, lalu dengan banyak lagi Ano apa boleh"


"Boleh sayang sesuai keinginan kamu sayang"


Mereka berdua beranjak dari duduk nya untuk bersih bersih karena badan mereka kotor dan juga basa, Setelah tiga puluh menit Van dan Princess sama sama sudah membersihkan diri mereka masing masing. Mereka berdua berjalan ke arah mobil yang yang Van parkirkan tidak jauh dari pantai, dengan Van yang menggendong Princess ala bridal style, Van takut kalau Princess akan semakin kelelahan berjalan ke arah parkiran mobil mereka.


"Ano apa aku semakin berat???"


"Tidak kenapa sayang??" jelas saja Van tidak jujur karana tidak mau membuat Princess sedih.


"Aku hanya takut kamu kecapekan sayang"

__ADS_1


"Tidak kamu tenang saja"


"Untung kamu memiliki suami yang kuat dalam segala hal Sayang" Batin Van


Van memasukan Princess ke dalam mobil nya setelah selesai dan memasang seat belt Van menutup pintu mobil lalu berlari ke arah samping mobil, Van masuk ke dalam mobil.


Setelah menghidupkan mesin mobil Van melajukan mobil mereka meninggalkan pantai, mereka membelah jalan sore yang sangat padat untuk mencari makanan yang Princess inginkan.


Van memberhentikan mobil nya di salah satu Resto yang menyediakan apa yang di inginkan Princess, mereka berdua masuk turun dari dalam mobil dengan Van yang membuka pintu mobil nya, lalu menggendong Princess masuk ke dalam Resto, dan tentu saja mereka berdua menjadi perhatian semua pengunjung dan pelayan yang ada di Resto.


Perlakuan manis Van membuat siapa saja iri kepada Princess, karena tidak semua laki laki berperilaku manis kepada Pasangan nya apa lagi di depan umum.


"Ano apa kamu tidak malu??"


"Tidak kenapa harus malu sayang"


"Karena kita menjadi pusat perhatian"


"Biarkan saja mereka tahu kalau Seorang Rivano Alexander tunduk kepada Istrinya"


Van mendudukkan Princess di salah satu kursi yang ada di sana, setelah memastikan Princess duduk dengan benar Van duduk di sebarang Princess, tidak lama mereka duduk pelayan datang membawa buku menu yang ada di Resto.


"Silahkan tuan dan nona mau pesan apa???"


"Ayam bakar saja dan air mineral"


"Baik di tunggu pesanan nya datang datang tuan dan Nona"


"Iyah Mbak"


Setelah kepergian pelayan tadi Van dan Princess bercerita banyak hal tentang kehidupan mereka dan banyak sekali yang mereka bicarkan.Princess tidak tau saja kalau Van sedang waspada karena sedari tadi di pantai Van merasa ada yang mengintai mereka, Van juga sudah menghubungi Roy yang ada di Markas sedang melatih anak buah nya yang ada di sana.


Setelah mereka menunggu lama makanan yang mereka pesan akhir nya datang, Van menatap pelayan yang mengantar makanan di depan nya dengan pandangan yang sulit di artikan.


"Kamu cicipi makanan ini"


"Ah, tidak tuan itu melanggar" Pelayan itu berkeringat saat mengantar makanan Van, apalagi mendengar perkataan Van membuat pelayan itu semakin berkeringat.


"Makan atau panggil manager kamu ke sini"


"Kenapa memang nya tuan???" pelayan masih berusaha untuk menetralkan wajah nya entah apa yang terjadi Pelayan itu seolah menyembunyikan sesuatu.


"Panggil manager kamu atau aku ledakan kepala mu"

__ADS_1


"Ta-tapi tuan"


Tidak lama seorang laki laki muda datang menghampiri mereka berdua setelah mendapat laporan kalau tuan Van datang dengan istrinya dan ingin menemui nya, salah satu pelayan melapor ke manager Resto.


"Maaf Tuan dan Nona muda ada apa??? Apa ada kesalahan yang kami buat"


"Suru pegawai kamu mencicipi makanan yang dia sajikan"


"Tapi kenapa tuan???"


"Nanti kamu akan tau"


"Makan"


"Tapi tuan"


"Makan atau kamu tau akibat nya"


Pelayan itu tangan nya gemetar saat ingin mengambil salah satu makanan yang dia sajikan, Setelah mengumpulkan tekat nya dia tetap tidak berani untuk mengambil makanan itu.


"Kenapa kamu masih diam???"


Pelayan itu terjatuh ke atas lantai dengan bersujud di kaki Van, pelayan itu meminta ampun kepada Van dan Princess, tentu saja itu membuat Princess kebingungan.


"Siapa yang menyuruh kamu???"


"Saya tidak kenal tuan"


"Perempuan atau laki laki???"


"Perempuan tuan"


"Bagaimana ciri cirinya"


Pelayan itu menjelaskan ciri ciri yang perempuan yang menyuruh nya memasukan Racun ke dalam semua makanan yang Van dan Princess pesan. Van mencium bau aneh di makanan yang baru tersaji di meja nya, apalagi makanan nya masih panas dengan muda Van mengetahui kalau makan nya beracun.


"Ampuni saya tuan, jangan sakiti saya"


"Nanti kamu akan di jemput anak buah ku ikut lah mereka, kamu dan keluarga mu akan di bawa kamu ke tempat yang aman"


"Apa tuan tidak bohong, saya mohon jangan bunuh saya"


Setelah mengatakan itu Van mengajak Princess untuk meninggalkan Resto untuk pulang dan akan menjelaskan semua nya di dalam mobil, Van juga masih harus waspada kepada orang yang mengintai nya sedari tadi.

__ADS_1


Van meninggalkan Resto menggunakan mobil yang berbeda, mobil yang anak buah nya antar mobil yang sudah ada senjata di dalam nya dan baju pelindung untuk nya dan Princess.


__ADS_2