PRINCESS UNTUK TUAN MAFIA

PRINCESS UNTUK TUAN MAFIA
MENIKAH.


__ADS_3

"Queen kamu kenapa..??"


"Aku baik-baik saja kak..!!"


"Jangan berbohong, kakak tau kamu berbohong" Arion menatap adik nya dengan kesal karena sudah membohongi nya dan menyimpan semua nya sendiri.


"Queen kenapa..??"


"Kak, Ella enggak apa-apa..!! Ella sangat baik okay" pekik Ella menarik perhatian Arvin yang baru keluar dari dalam lift.


Arvin yang mendengar pekikan adik nya dia berjalan cepat ke arah ruang keluarga yang di sana ada adik nya dengan kakak nya. "Ada apa ini..??"


"Kamu tanya sama dia, kakak sudah lelah bertanya dengan nya..!! Suru simpan masalah nya dan kalau nanti ada apa-apa baru semua tau apa yang dia simpan"


"Adek kamu kenapa sih..??? Kakak bukan mau ikut sampur tapi benar satu keluarga harus saling bantu kalau ada masalah Queen"


"Aku enggak apa-apa kak stop perlakukan aku seperti anak kecil"


"Karena kamu masih kecil yang egois, labil, dan keras kepala" Bukan Arion atau Arvin melainkan Aula yang datang dari arah luar Mansion.


"Kakak jangan ikut campur yah, aku enggak perna ikut campur urusan kakak dengan kakak Rion" ucapan Ella membuat Arvin dan Arion murka karena Ella sudah tidak lagi menghargai kakak nya yang selama ini menyayangi nya dengan tulus.


Sedangkan Aula hanya tersenyum menatap adik nya dia sekarang tau kalau adik nya memang punya masalah tapi entah apa, bukan nya merasa sakit hati malah dia semakin ingin tau apa yang membuat adik ipar nya yang selalu cerewet murung dan berkata seperti demikian.


"Kamu boleh berkata demikian dengan kakak, kamu pikir kakak akan sakit hati lalu marah dengan kamu..?? Bodoh aku bukan perempuan labil seperti kamu bahkan twins saja tidak selabil kamu" Aula sengaja membuat Ella semakin marah dan memberi kode dua pria yang ada di depan nya untuk diam.


"Lalu kenapa kalau aku labil kak, kenapa??"


"Tidak ada masalah buat kami, bahkan kamu terjun dari rooftop kami saja tidak masalah yang menjadi masalah kamu tinggal di Mansion, di sini bukan hanya ada kamu seorang..!! tapi ada aku, kak Felisa, ada kakak kandung kamu"


"Apa hubungan nya dengan kalian, aku tidak mengganggu kalian, aku tidak datang ke kalian tapi kalian yang datang kepada ku dan bertanya ini itu"


"Karena kamu adik kami, kamu satu-satu nya adik kami di sini..!! iyah kalau kamu jauh dari jangkauan kami seperti Alia dan Aulia, kami sebagai kakak merasa tidak berguna untuk menjaga kamu sampai membiarkan kamu bersedih..!! Mami menitipkan kamu kepada kami untuk kami jaga bukan untuk melihat kesedihan kamu yang tak berasalan"


"Apa kakak bilang..!! Sedih tanpa beralasan..?? Bagaimana kalau semua yang terjadi pada ku terjadi kepada kakak, bagaimana kalau semua yang aku alami terjadi dengan kakak bagaimana kak..!!" pekik Ella dengan marah, Ella sudah terpancing oleh kata-kata Aula yang memang sengaja ingin membuat Ella terpancing dan marah lalu menceritakan apa yang telah terjadi.

__ADS_1


"Apa yang sudah kamu alami..?? Bahkan aku juga perna ingin kehilangan twin tapi tidak sebodoh kamu, bahkan kamu saja merawat anak tidak bisa bagaimana kamu menyelesaikan masalah kamu"


"Aku akui kalau aku perna bodoh dalam mengurus anak, tapi apa kakak akan bisa terima kalau kakak hamil di luar nikah..???"


"Aku sudah menikah dan tidak akan hamil diluar pernikahan seperti yang kamu maksud, di sini tidak ada sangkut paut nya menikah dengan tidak menikah..!! Di sini membahas kamu yang bodoh dengan masalah kamu yang tidak jelas" pekik Aula dengan menatap tajam Ella


"Aku di perkosa di kamar ku sendiri kakak..!!!" pekik Ella dengan marah.


Seketika semua yang selama ini mereka cari tau tapi tidak dapat di temukan masalah apa yang tengah dihadapi oleh Ella ternyata Ella di perkosa di kamar nya sendiri.


"Siapa yang melakukanya..??" pekik Rion dengan murka.


"Aku tidak tau saat aku bangun kau sudah tidak memakai baju tidur ku, baju tidur ku di gunting"


Arvin, Arion dan Aula diam mendengar ucapan Ella yang tidak tau bagaimana bisa dia tidak tau kalau dia di perkosa oleh seseorang, bagaimana bisa Ella yang pintar menjadi bodoh.


Arion mengambil tablet yang ada di meja depannya dia membuka rekaman Cctv yang mungkin saja menangkap seseorang yang mencurigakan di dalam nya. Tapi sayang semua Cctv tidak menemukan orang yang mencurigakan di mana malam Ella di perkosa.


Tentu saja mereka tidak menemukan nya karena Yoga tau seluk beluk di mana saja Cctv Mansion utama berada, di mana dia harus melewati jalan yang terbebas dari Cctv yang akan membuat nya jatuh ke dalam lobang.


Membicarakan Yoga pria itu kini ada di depan Mansion utama untuk meminta Ella kembali kepada nya karena dia teringat kejadian di mana memperkosa Ella, dia merasa bersalah selan itu dia juga masih mencintai Ella.


"Selama pagi"


Semua yang ada di ruang keluarga menoleh kearah sumber suara dengan wajah yang sulit diartikan, mereka tidak menyangka kalau Yoga akan datang di saat yang tidak tepat.


"Kenapa datang..??" Aula bertanya tanpa menatap Yoga.


"Aku ingin mengajak Ella kembali menjadi satu dengan ku, aku menyesal telah setuju untuk berpisah"


Arion dan Arvin saling tatap mereka bingung harus bagaimana, mereka takut kalau Ella hamil hasil pemerkosaan yang entah siapa pelakunya. Dan Yoga tidak mau menerimanya dan Ella kembali terluka dengan pernikahan nya.


"Kalian berdua berbicara lah kami tidak mau ikut campur dengan itu"


Arion, Arvin dan Aula masuk ke dalam Mansion untuk melakukan aktivitas mereka masing-masing sedangkan Felisa tangah perjalanan bisnis keluar Negeri sudah dua minggu belum pulang.

__ADS_1


"Selamat pagi sayang"


"Jangan panggil seperti itu jaga batasan"


"Kenapa kita saling mencintai kenapa kamu berubah sayang"


"Aku bukan lagi istri kamu"


"Tapi aku ingin kita kembali"


"Aku tidak bisa"


"Kenapa..??"


"Aku sudah tidak suci"


"Aku tau sayang aku yang mengambil nya kamu lupa..?? Kalau tidak aku ambil mana ada Sherly"


"Aku di perkosa dan mungkin akan hamil anak orang tidak jelas"


"Aku akan menerima nya, aku mau kamu kembali dengan ku..!! Aku enggak mau kalau kamu menjadi milik orang lain selain aku"


"Aku tidak mau kamu hina nantinya kalau aku melahirkan anak bukan darah daging kamu"


"Bagaimana bisa bukan anak aku, aku yang memperkosa kamu sayang" Batin Yoga menatap Ella dengan kasihan dan ingin rasanya bahunya menjadi sandaran untuk nya.


"Aku mohon menikah dan kembali dengan ku sayang"


"Maaf aku enggak bisa"


"Aku akan memaksa kamu untuk mau"


"kalau perlu aku akan membuat kamu hamil kembali anak ku"


"Kak cukup".

__ADS_1


Ella dan Yoga saling tatap saling adu mata dengan kekuatan yang mungkin di antara mereka tidak ada yang mau kalah dan mengalah, apa lagi Ella yang keras kepala


Entah apa yang mereka bicarakan lewat tatapan mata mereka yang saling beradu dengan sengit, bagaikan saling ingin menerkam satu dengan yang lain..


__ADS_2