
Hari demi hari dilewati Van dengan Princess yang selalu kesal dengan Van, bagaimana tidak kesal Van selalu mengikuti kemana saja Princess pergi seperti saat ini sepulang kuliah samapi senja Van membuntuti Princess. Princess yang tadi nya bermain dengan kucing Ano dan Princess dia sudah karena Van menempel bak anak kecil kepada ibu nya.
Dan sekarang juga masih menempel Princess dia duduk di samping Princess yang tenga menonton televisi di kamar nya dengan Van, Princess yang geran melihat tingkah Van akhir nya dia bersuara menanyakan apa yang terjadi dengan Van. Sudah satu minggu kelakuan Van seperti anak kecil yang setiap hari harus ngintil kemana Princess pergi.
"Ano kamu kenapa???"
"Aku enggak papa sayang!!"
"Lalu kenapa kamu seminggu ini Aneh"
"Enggak aku lagi suka dekat dengan kamu saja"
"Kamu sehat Ano??? Kamu tidak pergi ke kantor!! Kamu ngikutin aku ke kampus kamu bilang enggak papa"
"Are you crazy"
" Yes, i'm crazy about You"
Dengan sangat lelah Princess kembali melihat channel yang kini digemari Princess, drama rumah tangga yang laki laki atau perempuan nya selingkuh, Princess akhir akhir ini melihat film itu terkadang sampai membaut Princess menangis dan marah.
Sudah satu minggu kelakuan pasangan matang ini aneh menurut penghuni mansion, mereka hanya tinggal di mansion bersama dengan pengawal dan pelayan, mereka berdua lah yang merasakan kalau Nona dan Tuan muda nya aneh sudah satu minggu ini.
Setelah menghabiskan waktu nya ada di depan tabung besar dan tipis itu Van dan Princess turun kebawa, Van dan Princess masuk kedalam lift untuk turun. Van dan Princess keluar dari dalam lift yang dekat dengan ruang makan.
Mereka berdua melangka masuk keruang makan dimana sudah banyak makanan yang tersaji, mulai dari ayam bakar, ikan goreng dan tumis kangkung ada di meja makan. Makanan yang memang menggoda selera sekali apa lagi ada sambal di atas meja.
Van mengambilkan makanan untuk Princess dengan porsi jumbo dan itu membuat Van sangat senang karena semakin hari Princess semakin berisi, yang awal nya hanya berat badan 47 kini menjari 50.
Apalagi sekarang Princess yang enggak perna sarapan, sarapan dengan berbagai jenis makanan berat. kalau selam ini dia hanya akan meminum susu sekarang makan makanan berat.
Pelayan pun yang diperintahkan Van hanya menuruti saja makan dengan menu berat di pagi hari, Jika biasa nya Van sarapan dengan roti selai kacang atau sandwich sekarang makan nasi untuk sarapan karena permintaan Princess.
Sebelum menikah Princess memang akan membuatkan makan yang lain dari roti dan sandwich ada bubur ayam di pagi hari begitu terus sampai satu bulan menikah. Dan akhir akhir ini satu minggu ini Princess ingin sarapan berat menjadikan Ano mau tak mau harus makan sarapan yang ada di meja makam, karena Van sendiri tidak mau melukai perasaan Princess dengan makan yang lain.
Van yang ingin menjaga tubuh HOT nya dia berencana akan olahraga setiap pagi, Van sendiri takut badan nya akan mengembang bak balon yang ditiup, karena Van takut Princess di tikung oleh Ervan, sudah satu bulan Ervan mendatangi Princess di kampus alibi nya di menjadi dosen di kampus dimana dia kuliah.
Yah Ervan tenga berjuang mendapatkan Princess dia samapi Rela menjadi dosen yang ada di kampus Princess dan semua itu diketahui oleh Van suami Princess. Itu yang membaut Van takut jika dia tidak HOT Princess akan memilih kecoa hutan.
__ADS_1
Van menyebut Ervan Kecoa hutan dan Ervan menyebut Van Belatung buah mereka sama sama seperti anak kecil saat bertemu tanpa ada pengawal atau asisten mereka yang mendampingi.
Sebenar nya Van dan Ervan dulu sahabat sama seperti El, Dav dan juga Axelo entah apa yang terjadi membuat hubungan Ervan dan Van merenggang sampai musuhan dan Ervan membuat Tiger.
Mafia yang dia ketuai oleh Ervan dan selalu mencoba menyerang Van dan perkumpulan nya entah dendam apa yang membuat Ervan membenci Van.
Meninggalkan Cerita Van dan Ervan kini kembali ke meja makan Princess makan dengan sangat lahap, Van yang ada disamping nya tersenyum dan mengusap kepala Princess dengan sangat lembut.
"Pelan pelan sayang"
"Ano setelah ini aku ingin menambah"
"Iya masih banyak kamu boleh menghabiskan nya"
"Terima kasih Ano"
"Ano besok aku mau ke mansion utama untuk sarapan di sana "
"Sesuai keinginan kamu sayang"
Banyak yang harus Van kerjakan karena kepindahan ketiga sahabatnya menjadikan Van kembali mengulang semua data yang masuk dengan pemimpin yang baru. Van tengah Fokus menatap layar ponsel nya membaut Van semakin terlihat sangat tampan.
Princess yang sendiri merasa bosan dia mengambil ponsel yang ada di meja dekat ranjang dia mengotak atik ponsel setalah itu dia mengarahkan ponsel nya ke wajah nya ternyata Princess melakukan video call kepada ke empat orang yaitu El, Dav, Axelo, dan Yuvi mereka semua mengangkat panggilan dari Princess.
"Hay semua!!!!"
"Kenapa tumben sekali kamu menelpon kita jam segini??? Kemana suami posesif kamu???"
"Dia ada di ruang kerja nya aku bosan ada dikamar sendiri"
"Kalau ketahuan kita bisa di cekek sama Van Nona muda"
"Aku akan membela kalian bertiga kalau Ano marah"
Mereka bertiga menghela napas mendengar apa yang Princess katakan sedangkan Yuvi perempuan cantik itu terlihat terkekeh melihat wajah melas kekasih dan ke dua teman nya.
Sudah satu jam mereka melakukan panggilan Video call dan Princess enggak mau mereka semua mematikan sambungan telpon nya, Princess merasa sangat senang melihat wajah Axelo yang sangat lelah melihat tingkah Princess.
__ADS_1
Ceklek..
"Sayang kamu sedang apa???"
Princess menunjukan layar ponsel nya dan menunjukan kepada Van, Van melihat semua teman teman nya yang sedang telanjang dada dengan wajah lesu sedangkan Yuvi malah tertawa dilayar ponsel.
"He berengsek kenapa kalian menunjukan badan jelek kalian pada istri kurang ajar!!!"
Ketiga teman Van tidak jauh berbeda dengan badan Van yang sangat Hot tapi Van yang tidak terima Princess melihat badan mereka yang Hot
"Ini semua keinginan istri kamu, dia meminta melihat badan kami yang sangat bagus"
"Apa apan ini sayang???"
"Aku ingin melihat perut kotak kotak mereka Ano!!"
"Aku saja punya dan lebih bagus kenapa melihat punya mereka" Van ingin marah tapi mata Princess sudah berkaca kaca membuat Van menelan kembali kata kata nya.
Van mendekat ke arah Princess dan memeluk sang istri dengan sayang, Van juga mencium pucuk kepala Princess. "Jangan bersedih kamu boleh melihat mereka begitu kalau perlu sampai mereka masuk angin"
"Benar Ano???"
"Iyah sayang"
"Aku boleh melihat perut mereka Ano??? Jadi aku boleh juga memegang nya Ano???"
Van bingung harua menjawab apa sebetulnya melihat saja sudah membaut Van panas dingin ingin menembak teman teman nya apa lagi ingin memegang ingin rasanya Van membuang mereka bertiga ke kandang kucing nya Princess yang ada di Mansion nya.
"Jangan sentuh perut jelek mereka yah"
Begitu sangat cepat air mata Princess keluar dari pelupuk mata nya dan sukses membuat Princess kalang kabut dan merasa bingung.
Hiks Hiks Hiks
"Aku ingin menyentuh perut kotak kotak Mereka Ano"
Dengan sangat berat hati Van memperbolehkan Princess menyentuh perut mereka bertiga, Van menyuruh mereka datang ke mansion malam ini juga tanpa menerima berbagai alasan.
__ADS_1