
Aksi ngambek Princess masih berjalan, dimana Van dibuat kalang kabut sampai harus menyuruh Roy Asisten nya segera kembali ke indonesia. Untuk mencari anak macan dan anak elang.
Sedangkan Roy yang ada berada jauh harus pusing dengan Van yang meminta nya segera pulang, sedangkan dia baru menyelesaikan tugas nya yang ada di negeri kincir angin.
Roy yang disuruh pulang Van karena harus mencari anak macan dan elang pun akhir nya menghubungi salah satu kenalan nya yang membudidayakan segala macam binantang buas.
Meninggalkan Roy yang pusing, Van yang ada di mansion merasa sangat Frustasi saat mood perempuan tidak baik baik saja. Membaut kepala Van ingin meledak.
Van terus membujuk Princess agar mau berbicara dengan nya. Princess memang tidak mau berbicara dengan Van sebelum kandang nya jadi.
Van sudah menghubungi anak buah nya untuk datang ke mansion untuk membuat kadang untuk peliharaan Princess yang sudah Roy pesankan.
Ada beberapa orang anak buah Van yang datang, mereka langsung membuat kandang yang nona nya ingin kan.
"Sayang mereka sudah membuat kan kamu kandang"
"Hemm"
Pembicaraan mereka harus terputus saat ada Eva kepala pelayan yang mengganggu mereka berdua. Lebih tepat nya mengganggu Van.
"Maaf tua muda, dan nona"
"Nona lulu sudah datang"
"Hemm"
Eva meninggalkan pasangan yang sedang drama membujuk dan ngambek. Princess tanpa melihat Van langsung masuk ke dalam mansion.
"Lagi lagi dia meninggalkan aku"
Van juga masuk kedalam setelah Princess masuk, Van mengejar langkah Princess yang sudah keluar dari ruang makan.
Keluarga melihat Van dan Princess yang berjalan ke arah ruang tamu, mereka melihat Van yang masih sama Frustasi.
"Sayang kamu langsung coba yah gaun ini, barang kali ada yang ingin kamu ruba sayang"
"Mari kak iku saya ke kamar tamu"
Lulu pemilik butik dan dua pegawai mengikuti Princess ke kamar tamu yang tidak jauh dari ruang tamu.
Di dalam kamar tamu Princess dibantu dua pegawai butik memakai gaun yang Lulu bawa butik nya. Lulu memperhatikan Princess yang dibantu menggenakan Gaun.
"Nona apa ada yang kurang???"
"Menurut ku tidak kak, ini sudah pas dengan ku"
"Baiklah mari saya bantu berjalan ke ruang tamu"
"Baik lah terima kasih yah kak"
"Pantas Van menyukai Gadis ini, ternyata dia gadis yang lembut" Batin Lulu
Mereka berempat kembali keluar ke ruang tamu, mereka semua memperhatikan Princesa yang berjalan mendekat.
"Mom"
"Iyah sayang"
__ADS_1
"Kenapa gaun nya kurang bahan???"
"Maksud kamu???"
"Lihat mana kain dipundak nya sampai dada"
Semua orang menghela napas mendengar kata kata Van, Menurut mereka gaun yang dipakai Princess bagus sangat cocok dengan nya.
Gaun yang Princess pakai. Gaun kemben, berwarna putih susu yang sangat cocok dengan kulit putih Princess, dan bagian bawa nya yang panjang dan mekar di bagian belakang yang berekor.
"Aku tidak suka gaun itu mom"
"Lalu Princess mau kamu pakai gaun yang seperti apa???"
"Yang tertutup"
"Lulu berikan Princess gaun yang tertutup"
"Baik nyonya besar"
Princess kemabli ke kamar tamu mencoba gaun yang kedua, gaun yang tertutup di bagian kepala dan gaun lengan panjang.
Lagi lagi Van tidak setuju, Princess bolak balik kamar tamu sudah enam gaun yang Princess coba tidak ada yang cocok dengan Van.
Saat Princess ingin mencoba gaun yang ke tujuh, semua orang terkejut saat tiba tiba terjatuh ditengah jalan saat ingin masuk ke dalam kamar.
"Sayang"
Van berlari ke arah Princess yang sudah tidak sadarkan diri di tengah tenga jalan masuk ke kamar, Van merasa sanga bersalah karena dia tidak menyetujui Semua gaun yang Princess coba.
Van menggendong Princesa ala bridal style masuk kedalam kamar tamu, Van juga memberikan minyak angin yang diberikan Aura.
Dengan berat hati Van keluar dari kamar tamu, meninggalkan Aura dan Laudya. Yang ada dikamar, setelah Van keluar Laudya mengunci pintu kamar.
Setelah Princess tau keluar kamar dan Laudya sudah mengunci pintu, Princess membuka mata nya, menatap Ke dua wanita cantik yang didepan nya.
"Mommy, Tante
" Sayang"
"Kamu baik baik saja kan sayang?"
"Princess baik baik saja, tadi aku hanya pura pura. Maaf Mom, tan"
"Hah, kenapa sayang???"
"Aku lelah mom mana lagi gaun nya sangat berat berat"
Kedua wanita cantik itu akhir nya membantu Princess yang melekat pada tubuh nya dan mengganti baju yang tadi Princess kenakan.
Setelah dua puluh Menit Laudya membuka pintu kamar tamu, Van yang tau pintu di buka. Van langsung masuk ke dalam kamar, melihat ke adaan Princess yang dibuat memucat oleh Aura.
Princes yang tau Van masuk kemabli memejam kan mata nya, dia ingin tau bagaiman Van akan menyesali kelakuan nya.
Van mendekat lau mencium kening Princesa sangat lama, setelah itu Van memegang tangan Princess mencium tangan Princess.
"Sayang maaf kan aku"
__ADS_1
"Kamu sudah puas melihat Princess pingsan"
"Aku mengaku salah mom"
"Setelah ini kamu mau menyuruh Princess mencoba gaun lagi???"
"Tidak mom, terserah mau gaun yang mana saja"
Van akhir nya pasrah dengan gaun yang akan digunakan dengan Princess dihari pernikahan mereka.
Van menatap wanita cantik yang ada didepan nya merasa sangat bersalah, karena dia Princess menjadi seperti ini.
Princes membuka mata nya, mantap Van yang ada didepan nya sedang menunduk memegang tangan nya.
"Ano"
"Sayang, Maaf kan kau"
"Kamu tidur saja, untuk gaun aku tidak ambil pusing lagi"
"Apa benar Ano????"
"Iyah, terserah kamu saja"
"Baik lah"
Aura dan Laudya tersenyum mendengar apa yang Van katakan, Mereka menatap Princess yang melirik para wanita cantik yang ada dibelakang Van.
"Ingat sayang jangan membuat Princess sakit, kalau kamu tidak mau mengundur pernikahan kalian"
"Ini juga salah mommy"
"Kenapa dengan Mommy???"
"Memilih Gaun tidak ada yang benar"
"Kamu saja yang terlalu posesif"
Van menghela napas saat mendengar apa yang mommy nya katakan, Van yang tidak mau milik nya dinikmati banyak orang.
"Aku lelah mom, aku mau tidur di sini dengan Princess"
"Baik lha mommy keluar tua muda" Aura dan Laudya terkekeh melihat raut kesal Van.
"Sayang kamu gaun nya mau yang mana???"
"Yang awal aku coba mom"
"Baik lah tuan putri"
Aura dan Laudya pergi dari kamar tamu menemui Lulu yang sudah menunggu nya terlalu lama.
"Lu, siapkan gaun yang pertama menantu ku coba yah"
"Baik nyonya"
Setelah percakapan sebentar dengan Lulu membahas gaun yang akan mereka gunakan para orang tua, yang akan dibuat sama.
__ADS_1
Lulu pamit pulang, dia harus kembali ke butik nya karena ada pelanggan Vip lain yang juga menunggu nya.