PRINCESS UNTUK TUAN MAFIA

PRINCESS UNTUK TUAN MAFIA
KUCING BESAR.


__ADS_3

Yuvi bangun dari tidur dan pingsan nya jam 1 siang karena merasa perutnya lapar, Yuvi turun dari ranjang nya lalu berjalan ke arah kamar mandi. Setelah tiga puluh menit Yuvi keluar dari dalam kamar mandi lalu masuk ke dalam walk in closet untuk berganti baju.


Dia masih merasa ngeri mengingat kejadian tadi pagi dimana ada putih-putih di taman mansion, Yuvi merasa harus meminta Daddy nya untuk membeli mansion baru yang tidak berhantu. "Apa Mansion ini sering terjadi nya penyerangan dan hantu nya gentayangan di Mansion yah???" Batin Yuvi di selah dirinya mengganti pakaian.


Setelah selesai Yuvi keluar dari dalam walk in closet dia berjalan ke arah pintu kamar, Yuvi keluar dari kamar berjalan ke arah tangga Mansion nya, Yuvi menuruni tangga dari lantai tiga ke lantai satu. Yuvi ingin mencari Mommy dan Daddy nya untuk meminta membeli Mansion baru dan menjual Mansion ini ke orang yang tidak takut hantu dan yang pasti Yuvi ingin makan karena perut nya yang sangat lapar.


Saat Yuvi baru sampai lantai dua dia melihat Daddy nya dan Mommy nya berjalan ke arah lift dengan Luwis yang memeluk pinggang Laudya. "Mommy, Daddy"


Luwis dan Laudya menoleh ke belakang mereka berdua melihat Putrinya sedang berjalan ke arah mereka berdua dengan pandangan nya aneh. "Mom, Dad"


"Hemm, Kenepa Sayang" Luwis dan Laudya menjawab panggilan Yuvi.


"Kalian harus menjual Mansion ini"


"Hah!!! Kenapa kamu bangun bangun minta jual Mansion???" Laudya bingung dengan Putrinya


"Apa El bangkrut sampai Kamu menyuruh kami menjual Mansion??? Daddy tidak akan bangkrut untuk menyumbang El" Luwis malah mengejek Yuvi


"Aku menyesal sekali mempunyai Daddy laknat"


"Astaga Mom!! Dia pikir dari mana dia berasal kalau bukan karena Daddy nya yang tampan ini"


"Iyuueee Daddy keriput dan jelek"


"Sudah lah kalian berdua selalu saja berdebat jika bertemu kalau tidak ada salah satu saling mencari bertemu selalu berdebat" Laudya melerai anak dan Ayah


"Daddy diam!! Kenapa kami harus menjual Mansion peninggalan keluarga Grandpa???"


"Tadi di taman depan Mansion ada hantu Mom"


"Hah!!!!!!"


Luwis dan Laudya tercengang mendengar apa yang di katakan Yuvi, berpuluh puluh tahun mereka di Mansion ini bersama dengan pelayan dan penjaga tapi tidak ada dari mereka yang melihat hantu dan sekarang putri mereka bilang ada hantu.


"Hantu apa???"


"Hantu Dad!!"

__ADS_1


"Jangan ngawur kamu nak!! Sudah ayo makan, kamu belum sarapan dan kamu kelelahan di Markas menjadikan kamu ngelantur"


"Mommy dan Daddy tidak percaya"


"Jelas saja tidak nak" Laudya mengajak anak dan Suami nya untuk masuk ke dalam Lift untuk ke lantai satu untuk makan siang.


Jika di Mansion Luwis di hebohkan dengan Yuvi yang melihat hantu, di Mansion Van tenga heboh dengan Princess yang ingin masuk ke dalam kandang kucing besar nya.


Princess sampai menangis dan marah marah saat pawang dan penjaga kucing besar tidak memperbolehkan Princess masuk, Mereka sangat bingung karena Van tidak ada di Mansion karena ada meeting mendadak.


Semua penghuni Mansion bingung apa yang harus mereka lakukan, karena sedari tadi Tuan muda nya tidak dapat di hubungi dan juga Asisten pribadi nya tidak bisa di hubungi.


Dan akhirnya mereka menghubungi Mansion utama tapi tidak ada yang mengangkat telpon entah kemana semua orang di saat genting seperti saat ini. Princess terus saja marah marah dan menangis di depan kandang kucing besar nya.


"Bagaimana apa di Mansion utama ada yang menjawab"


"tidak ada"


"Kalau terus begini yang ada kucing besar nya mengamuk dan kita menjadi santapan nya"


"Iyah Apalagi Suara Nona Muda sangat lah kencang!!! Lihat elang nya saja sudah berterbangan kesana kamari"


Pengawal menggendong Princes masuk ke dalam Mansion, mereka tidak berani masuk ke dalam kamar Pribadi Van akhir nya mereka membawa Princess untuk ke kamar tamu yang ada di lantai satu. Setelah itu mereka keluar dari sana dan menghubungi dokter pribadi keluarga Alexander dan menghubungi Van dan Roy.


Tapi percuma saja Van atau Roy tidak dapat di hubungi, mereka juga menghubungi Mansion utama tapi tidak ada yang menjawab telpon, pelayan dan penjaga di Mansion sangat bingung.


Di saat kepanikan melanda Dokter keluarga datang. "Kenapa lagi dengan tuan kalian???"


"Bukan Tuam muda dok, tapi istrinya Nona muda kami"


"Van sudah menikah dan dia tidak mengundang ku kurang ajar sekali anak nakal itu"


"Emm sebaik nya dokter cepat memeriksa Nona muda kami, kami takut terjadi sesuatu dengan Nona muda karena beliau sedang hamil muda"


"Emmm di mana kamar nya???"


"Disebelah sana dok!!"

__ADS_1


Dokter Agam sahabat Jonie yang selalu menangani Van saat terluka setelah perang atau tiba-tiba di serang oleh musuh tanpa sepengetahuan nya. "Dimana anak nakal itu"


"Tuan Van tidak ada di Mansion, beliau ada pertemuan mendadak"


"Jadi dia tidak tau kalau istrinya pingsan???"


"Tidak tau Dok, karena tuan muda maupun tuan Roy tidak bisa dihubungi"


Dokter Agam langsung memeriksa Princess yang masih belum sadar, setelah sampai kamar tamu di mana Princess di bawa dari taman belakang Mansion. "Dia baik baik saja hanya kelelahan"


"Kenapa dia mata nya sebam??? Apa dia habis menangis??"


"Iyah Dok, tadi Nona muda memaksa ingin masuk ke dalam kandang kucing milik nya"


"Kucing apa yang kamu maksud Va???"


Eva menjelaskan apa yang di inginkan Princess sampai Princess marah dan menangis dan jatuh tak sadarkan diri di taman belakang Mansion. Dokter Agam hanya mengangguk anggukan kepala nya mendengar apa yang di katakan Eva.


Saat Eva dan Dokter Agam baru sampai pintu utama Mansion, Eva dan Dokter Agam melihat Mobil Van yang masuk ke halaman luas Mansion, Van memarkirkan Mobil nya di depan teras Mansion, setelah itu Van keluar berlari ke arah Eva dan dokter Agam.


"Kenapa??? Bagaimana keadaan nya Uncle???"


"Dia tidak apa apa hanya kelelahan saja"


"Baiklah terima kasih Uncle"


Van ingin berlalu dari hadapan Agam tapi Agam menjewer telinga Van. "Kamu menikah tanpa memberi tahu Uncle???"


"Maafkan Aku Uncle saat itu Uncle ada di Negeri Ginseng"


"Kamu kenapa tidak menikah saat aku masih di sini!! Sudah Uncle mau ke rumah sakit dulu karena Grandma mu sudah ingin meledakan rumah sakit karena aku belum datang"


"Baik lah Uncle dan terima kasih"


Van masuk ke dalam dan Dokter Agam meninggalkan Mansion Van menuju Rumah sakit karena sudah di tunggu Maharani dan Aura. Van menanyakan di mana Princess ke pelayan yang dia temui. Setelah tau Van berlari ke arah kamar tamu setelah itu masuk ke dalam kamar dan di melihat istrinya tenga tertidur dengan mata yang sebam.


Van mendekat lalu mencium kening Princess dengan sayang, Van tau kalau Princess pingsan setelah Roy menerima panggilan di tenga tenga Meeting yang tak kunjung berhenti. Akhir nya dia meminta ijin untuk mengangkat telpon terlebih dahulu.

__ADS_1


Setelah menerima telpon Roy mendekat ke arah Van setelah mendengar apa yang dikatakan Roy, Van meminggalkan meeting dan meninta Maaf.


__ADS_2