
Van yang pasrah dengan gaun yang akan dikenakan Princess untuk resepsi pernikahan mereka. Setelah kebaya yang Van pilihkan untuk princess, Princess mau gaun yang dia gunakan pilihan nya.
Setelah banyak perdebatan dan ada drama Princess yang pura pura pingsan kini Van dan Princess ada kamar mereka saling tatap.
"Sayang, apa kamu yakin ingin memakai gaun itu???"
"Kenapa???"
"Sayang itu terlalu terbuka"
"Baik lah aku akan meminta mommy untuk mendatangkan Lulu kembali dengan membawa satu butik gaun, agar aku bisa mencoba nya semua Ano"
Van mengusap kasar wajah nya mendengar apa yang Princess katakan, Van tau kalau sekarang Princess mood nya tidak baik baik saja.
"Bukan begitu sayang maksud aku"
"Lalu apa Ano???"
Van diam tidak lagi menyahut dia memilih merebahkan dirinya dengan memeluk Princess yang ada disamping nya.
Van tidak ingin memancing ke marahan Princess. Van memilih diam tidak lagi protes tentang gaun yang akan dikenakan Princess nanti.
"Kanapa kamu diam Ano???"
"Aku ingin bermanja dengan kamu saja"
"Aku mau tidur, jangan banyak bergerak"
"Baik nyonya"
Princess terkekeh mendengar apa yang Van ucapkan. Princess membalas pelukan Van, tidak lama kedua nya sudah tertidur pulas.
Sedangkan dilantai bawa di gedung yang sama yuvi sedang berdebat dengan para pengawal yang disuruh Van untuk membuat kandang.
"Bang aku itu mau satu lagi kandang aku mau buat kadang buaya, biar kalau kakak sialan itu macam macam aku buang dia ke kandang buaya"
"Tapi nona, kami tidak berani menambah satu kandang lagi"
"Bang"
"Maaf nona"
Teriakan Yuvi membuat para orang tua yang ada di dalam mansion terkejut, teriakan Yuvi tidak main main karena memang suara Yuvi juga Cempreng
Para orang tua mendatangi Yuvi yang sedang berkacak pinggang di taman belakang mansion, dengan salah satu anak buah Van yang sedang membuat kandang untuk Princess.
"Sayang kenapa???"
"Aku ingin di buatkan kandang buaya disini Aunty"
__ADS_1
"Sayang kamu jangan mengada ngada nak"
"Biar dia tau rasa mom, kalau di macam macam aku lempar sih Van ke kandang buaya"
"Masalah nya apa nak disini???"
"Peliharaan kakak yang ada di markas menginjak kaca mobil ku sampai pecah"
"Hah, kok bisa lepas sayang???"
"Dia mau melahirkan Mom, bukan nya anteng malah bikin rusuh di markas"
"Kenapa mobil kamu ada di sana nak???"
***Flashback ..
Waktu itu Van yang menyuruh nya untuk ke markas, karena ada penyusup yang membebaskan salah satu tawanan nya yang ada di markas.
Sedangkan Van tidak bisa meninggalkan Princess yang sedang terlelap dalam tidurnya, menjadikan Van menyuruh Yuvi untuk pergi ke markas ditengah malam.
Yuvi yang memang waktu itu belum tidur mendapat perintah dari sang kakak dia pergi ke markas dan pulang dinihari.
Setelah Yuvi menangkap penyusup yang masuk kedalam markas, Yuvi tidak langsung pulang melainkan bermain main di markas dengan beberapa pengawal yang berjaga malam.
Yuvi yang sedang asik bermain catur di ruang tamu markas harus dikejutkan dengan benda yang pecah dari luar markas, begitupun dengan para pengawal yang juga terkejut.
Mereka mengambil senjata mereka masing masing yang tadi mereka gunakan untuk melumpuhkan lawan. Yuvi juga membawa senjata Pribadi nya yang tidak bisa sembarang orang menyentuh nya.
Pawang yang salama ini di tugas kan Van untuk menjaga kucing besar nya juga bingung dengan tingkah nya. Karena Selain dengan perut yang sangat besar, tingkah nya membaut mobil Yuvi menjadi korban nya.
"Kanapa dia???"
"Ingin melahirkan nona, tapi entah kenapa dia bergerak sangat aktif dan sangat agresif"
"Kalau kalian berdua tidak bisa menenangkan nya aku akan ledakan kepala kucing berensek itu"
"Jangan nona, kami bisa dibunuh tua muda"
"Tenangkan dia sialan"
"Baik nona"
Yuvi menatap mobil nya yang ringsek gara gara peliharaan Van yang mengamuk ingin melahirkan. Mobil nya menjadi sasaran empuk nya peliharaan Sialan Van.
Flashback off***....
Hufffff
Semua orang membuang napas saat Yuvi menceritakan apa yang membuat nya marah. "Lalu kenapa baru marah sekarang nak???"
__ADS_1
"karena aku baru ingat mom"
Lagi lagi Yuvi membuat para orang tua menghela napas mendengar apa yang Yuvi katakan. Bagaimana tidak kejadian nya kemarin malam dan baru siang ini dia marah dengan Van.
"Sayang kan kaca mobil nya bisa dibenerin???"
"Sudah suruh anak buah kak Van membetulkan nya"
"Lalu apalagi nak???"
"Aku masih kesal saja dengan kak Van mom"
"Sudah lah kamu tidur saja sana, kami mau tenang membahas pernikahan kakak kamu"
"Iyah Mom"
Aura, Laudya, Jonie, Luwis dan Yuda kembali keruang keluarga untuk membahas tentang pernikahan Van yang akan diadakan besok pagi. Aura juga sudah menjelaskan kepada Yuda kalau putri nya hanya mengerjai Van.
Yuda yang tadi sempat khawatir dengan Princess, karena putrinya jatuh tak sadarkan diri. tapi kini rasa khawatir itu hilang karena penjelasan Aura dan Laudya.
Mereka kembali membahas Pernikahan besok yang akan berlangsung besok pagi dan siang berlanjut resepsi pernikahan Van dan Princess yang digelar di hotel milik Van.
Meninggalkan Keluarga yang membahas pernikahan, beralih ke kamar Van yang sedang menatap wanita cantik yang ada didepan nya.
"Tunggu kita menikah sayang, aku baru tenang meninggalkan kamu ada di mansion"
Tanpa Van sadari Princess bangun saat Van mengatakan akan tinggal di mansion. "Kenapa Ano??? Kamu mau kemana Ano???"
"Aku ada urusan sayang, dan kamu akan tinggal di mansion dengan mommy dan Aunty"
"Baiklah tapi jangan lupa hubungi aku Ano"
"Pasti sayang"
Van mencium kening Princess, mencium kening Princess rutinitas bagi Van. Kalau tidak mencium Princess hampa sudah Van.
Kira kira ada enggak yang seperti Van, yang selalu suka mencium kening Princess . Wah kalau ada samaan sama Princess dengan Van.
Van bangun dari tidur nya setelah mencium kening Princess, Van masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi.
Setelah beberapa menit Van sudah selesai mandi kini berganti Princess yang masuk kedalam kamar mandi.
Setelah ke dua nya selesai Van mengajak Princess turun ke lantai bawa untuk mendengar hasil pembahasan mereka sejak siang hari.
Van dan Princess sampai dilantai bawa dimana para orang tua sedang bersantai diruang keluarga dengan para laki laki yang bermain catur.
Van mendekat ke arah mereka semua, Van dan Princess duduk di sofa yang ada di sana dan memulai bertanya tentang pernikahan kemarin.
"Hay kakak setia yang membaca cerita ku PRINCESS UNTUK TUAN MAFIA apabila ada yang tidak menyambung maafkan yah kakak kakak semua"
__ADS_1
IG: Isnaini 8508
FB: Dyah