PRINCESS UNTUK TUAN MAFIA

PRINCESS UNTUK TUAN MAFIA
ELLA DI CULIK


__ADS_3

Dorrr dorr dorr


Syett bhum bhum


"Kakak..!!!" Teriak Ella yang kini sudah membunuh semua musuh yang mengelilingi nya, dia menatap sekitar masih dalam kuasa anggota Leon king.


Sedangkan Arvin dan Arion kini menghadapi ketua dan wakil Singa, mereka adu pukul, tentang, bahkan senjata tajam mereka berempat ayunkan. "Gue bakal bunuh elo dan gue bakalan menggeser nama Leon king dari dunia bawah"


"Bodoh Amat" Arvin malah sangat santai dengan ancaman Bobby


"Dan gue bakalan bikin adik elo yang cantik itu jadi istri gue!! Hahahaha" Bobby terus mengompori Arion tapi sayang semua tidak terpengaruh, karena memang Arion selalu tenang dalam menghadapi segala hal.


"Iyah kalau di mau" Arvin yang mendengar malah ikut menyahut di sela pertarungan nya melawan Erik wakil Boby, Arvin masih saja mengayunkan senjata nya yang di tangan nya dengan santai.


Peperangan yang di timbulkan anggota singa yang memang sudah lama iri dengan Leon king, Singa ingin menumbangkan Leon king sejak dari Van yang memimpin, pada masa nya dulu ketua dari Singa juga menginginkan Princess menjadi istrinya tapi siapa sangka kalau Princess lah yang menumbangkan ketua dari Singa.


"Gue, bakal habisin keluarga elo termasuk elo" Pekik Bobby yang sudah memendam rasa ingin balas dendam atas kematian Lexo ayah dari Bobby.


"Bodoh Amat, kita lihat siapa yang akan tumbang nanti" Arion yang sudah lelah bermain main dengan Bobby, Arion mengayunkan pedang yang dia pegang membabi buta sampai Bobby terlihat kewalahan menahan serangan dari Arion.


Jlep brakk..


Ahhh..


"Berengsek..!!!"


"Gue peringatkan elo buat mundur kalau enggak gue hanguskan markas elo yang enggak seberapa ini!! Dan yah jangan perna ganggu adik gue lagi" Arion masih berbaik hati dengan Bobby.


"Gue enggak akan perna mundur selagi gue belum bunuh elo sialan" pekik Bobby yang kini sudah berusaha bangun


Mereka kembali bertarung melupakan rasa kesal nya terhadap lawan mereka, Arion dan Arvin yang kesal karena Bobby sudah menggangu Ella adik tercinta nya, sedangkan Bobby membalas rasa sakit karena dia kehilangan Ayah yang selama ini selalu menjaga nya sejak kecil, sejak Mama nya meninggal.


Sampai akhirnya Ella yang kesal dengan kakak nya yang belum menyudahi pertempuran ini Ella memberi kode agar anggota nya mundur.


Syett dum dum


Ahhhhhh


Teriakan teriakan demi teriakan terdengar karena terkena bom yang Ella lemparkan, Ella bukan kasihan malah semakin gencar dan ingin menyudahi pertempuran.

__ADS_1


ledakan demi ledakan terjadi karena Ella melempari musuh dengan bom, dia terus melempar bom ke segala Arah. Ella yang kehabisan bom pun menarik cambuk yang melingkar cantik di pinggang ramping nya.


"Habisi mereka semua tanpa sisa" pekik Ella yang sudah sakit hati karena dia hampir saja di lecehkan oleh Bobby karena Ella di suntik obat bius.


***Sebelum pertempuran terjadi...


Arion, Arvin yang ada di markas karena tidak ada jadwal dia untuk masuk kuliah hanya ada Ella yang masuk kampus, sedangkan Yoga ada di Eropa untuk menyelesaikan urusan nya di sana.


Ella yang belum menyelesaikan kelas nya dia berkeliling kampus sampai dia ada di kantin dengan beberapa teman sekelasnya. Ella banyak bercerita dengan mereka membuat nya tidak sadar sedang di intai oleh beberapa musuh yang mengincar nya.


Jam demi jam berlalu waktu nya Ella pulang, dia berjalan sendiri ke parkiran kampus dengan ceria, dia yang memang biasa pulang dan pergi sendiri jadi tidak merasakan khawatir saat sendiri tanpa kedua kakak nya.


Saat Ella tengah membuka pintu mobil tiba tiba ada yang menabraknya, sampai Ella hampir terjungkal kebelakang. "Ahh Maaf aku enggak sengaja" pria yang menabrak nya meminta Maaf kepada Ella.


"Ah iyah tidak apa apa" Ella membuka pintu mobil nya, dengan gerakan cepat Ella menghindar saat mengetahui kalau dia di serang oleh musuh dari belakang.


terjadi perkelahian antara Ella dengan orang yang Ella enggak kenal sama sekali, Ella melawan 10 orang yang mengepung nya dari segala arah. Tapi tidak membuat nyali Ella menciut malah membuat Ella semakin semangat karena nyalinya di coba.


Tapi siapa yang mengira kalau salah satu dari mereka membawa suntikan yang ada obat bius nya, saat Ella tengah fokus dengan para musuh salah satu dari mereka berusaha untuk bisa menancapkan suntikan yang dia bawa ke tubuh Ella.


Ella yang berhasil mendapatkan pukulan sampai terjungkal, saat itu lah di gunakan musuh untuk menyuntikan obat bius yang di bawa ke bahu Ella. Ella yang merasa ada yang menancap di bahu nya, menatap bahu yang sebelah kanan ternyata benar kalau ada yang menancap di bahu nya.


Perlahan Ella kehilangan kesadaran, sebelum benar benar kehilangan kesadaran Ella menekan Liontin berbentuk singa yang dia pakai.


Arvin tertawa melihat kakak nya menahan kesal, saat mereka tengah asik bermain, ponsel Arion bergetar terus menerus tanpa henti!! Arion menatap ponsel nya ternyata pertanda dari Liontin yang Ella pakai. Liontin yang dipasang, di rancang begitu berbagai rupa, titik Ella yang tadi nya ada di kampus berpindah ke arah hutan barat dimana wilayah yang lumayan jauh dari kampus Ella.


Jika Ella sudah menekan Liontin yang di pakai pertanda kalau dirinya dalam bahaya, bukan hanya Ella, Arion memakai cincin yang terdapat Gps nya selain itu jika Arion memutar dua kali berarti dia dalam bahaya, begitupun dengan Arvin yang juga memiliki cincin yang dia pakai.


"Berengsek Ella di culik" Arion menyuruh Anggota nya untuk menyiapkan pasukan dan ikut dengan nya pasukan yang sudah handal saja.


"Baik ketua"


Setelah menyiapkan pasukan nya Arion, Arvin mengendari satu mobil dengan di ikuti anggota Leon king dari belakang mobil Arion.


Di dalam mobil Arvin menatap layar tablet yang ada di tangan nya menatap pergerakan mobil yang membawa Ella masih dalam perjalanan ke hutan barat. "Masih dalam perjalanan"


"Hemm


Satu jam perjalanan Arion memberhentikan mobil nya, dia menatap markas yang terlihat sepi seperti tidak ada orang. " Apa ini jebakan??"

__ADS_1


"Tidak, aku melihat ini bukan markas nya melainkan pos depan"


"Apa, lalu di mana markas nya??"


"Tunggu mobil yang sebentar lagi lewat kiya ikuti mereka"


"Kamu mulai bodoh dek"


Arvin menangis mendengar apa yang di katakan kakak nya, bukan kita melainkan salah satu anak buah kita yang akan menyusup di mobil yang mereka tumpangi.


Rencana yang di susun matang oleh dua kakak Ella akhirnya kini Arvin dan Arion mengetahui di mana Ella di bawa. Arvin dan Arion menatap bangunan mewah yang ada di depan nya yanga di jaga ketat.


Arion melempar bom kearah lain saat penjaga mulai pergi melihat ledakan dari Arah Lain, Arion dan Arvin masuk kedalam bangunan mewah yang ada di depan mereka.


Arion dan Arvin masuk ke dalam dengan sangat santai seperti mereka bermain main dengan di sana, Saat di satu kamar mereka mendengar suara teriakan, makian, dan hampir kebun binantang di absen. Arion dan Arvin mendekat kearah pintu kamar dan mereka mendobrak pintu yang sudah adah depan mereka dengan sekali tendangan.


Brakkkk...


"Kakak...!!"


"Dek.."


"Sialan".


Mereka bertarung dengan rasa kesal dan marah melihat adik tercinta mereka dalam keadaan di ikat dan hampir di telanjangi oleh anak buah Bobby"


"Dek.."


Ella tersadar saat mendengar suara kakak nya yang memanggil nya, yah Ella kini sudah kembali di dalam Markas Singa. "Keluar.."


"Aku ingin membantu kakak"


"Pulang cukup bermain main hari ini dek" Arion mengusap rambut Ella saat ini sudah berhasil melumpuhkan Bobby.


"Kakak Awas..!!" Ella mengayunkan cambuknya ke pedang yang di lempar Bobby kearah Arion, Ella yang kesal melampiaskan kekesalan nya.


Ella mengayunkan cambuk yang di bawah kearah leher Bobby, Asisten yang melihat itu mencoba memutuskan cambuk nya tapi siapa sangka kalau cambuk yang di potong dengan pedang tidak putus.


"Elo mau menghancurkan masa depan gue, gue kirim elo ke bertemu dengan malaikat" pekik Ella dengan menarik cambuk yang nya. Kepala Bobby menggelinding kearah Asisten nya, Ella yang sudah seperti kerasukan juga mengayunkan cambuknya kearah Asisten Bobby.

__ADS_1


"Elo temenin bos elo yah Hiihihi"


Setelah rasa kesal nya terbalaskan Ella meloncat kearah gendongan Arvin yang berada dekat dengan nya, dengan senjata yang Ella lempar kearah Arion. Ella tertidur di gendongan Arvin.


__ADS_2