Rainy Couple

Rainy Couple
Masa Lalu Matias - 7


__ADS_3

Obrolan via Line di apartemen Matias,


Matias: Kak, maaf kalo sok tahu yah, ini perempuan yang di samping Kak Julia, siapa yah?


Julia: Maksudnya?


Matias: Yang ada di foto Line Kak Julia.


Julia: Oh, foto yang kupake ini sekarang. Itu maksud kamu?


Matias: Iya, itu maksud aku.


Julia: Iya, dia adik aku. Kok kamu tahu? Kenal dari mana?


Matias: Shanelle kan namanya?


Julia: Loh, kok kamu bisa tahu?


Matias: Haha... Kak Julia lupa? Aku kan dari SD sama Kak Julia dulu.


Julia: Oh iya, aku kok bisa lupa? Shanelle pernah sekelas sama kamu, yah?


Matias: Shancil gimana kabarnya?


Julia: Shancil?


Matias: Iya, itu dulu panggilan aku sama beberapa teman buat dia. Abis kalo dia lagi lari, kayak kancil. Cepat banget.

__ADS_1


Julia: Haha... dia dari dulu udah suka lari sih.



Matias cengar-cengir sendiri dalam menyimak chat Line dia dan Julia. Sekonyong-konyong dia terbayang gadis kecil berkuncir kuda dengan senyuman paling jahil. Apakah wajah Shanelle masih seperti dulu? Lesung pipit itu apakah masih ada? Dia punya tahi lalat di sebelah kanan mulut, kan?


Melly Goeslaw feat Eric - Ada Apa dengan Cinta (AADC)


Wahai pujangga cinta biar membelai indah


Teladani kalbuku


Jujurlah pada hatimu


Ada apa dengan cinta


Biar menjadi bait


Dalam puisi cinta terindah


Sekarang Matias malah membayangkan wajah perempuan bertampang Arab yang tak lain dan tak bukan, Nabilah. Wajah Nabilah yang bertampang Arab itu dengan hidung yang sangat mempesona itu membuat Matias tersentak. Di benak Matias, Nabilah memasang cengiran lebar yang merupakan favorit Matias.


Matias teringat satu kisah saat dirinya duduk di kelas 7 SMP Mandala. Kalau tak salah, itu pelajaran Kesenian. Sudah dari jauh-jauh hari sebelumnya, Pak Hadi menyuruh murid-murid untuk membawa alat musik seruling. Pak Hadi akan mengajarkan mereka semua untuk membawakan lagu "Ada Apa dengan Cinta" dengan seruling. Lalu, yang Matias ingat, Nabilah adalah salah satu temannya yang sukses membawakan lagu ciptaan Melly Goeslaw itu dengan sempurna, yang tanpa harus mengalami kesalahan sedikit pun.


Matias ingat dirinya pernah mendatangi Nabilah yang lagi bersiap untuk mempraktekkan keahliannya bermain seruling di depan Pak Hadi.


"Nab, ajarin dong, gimana bawain lagu AADC," ujar Matias dengan tangan yang memegang seruling berwarna hijau transparan.

__ADS_1


Nabilah terkekeh-kekeh. Tanpa pikir panjang lagi, Nabilah langsung unjuk kebolehan. Beberapa orang langsung melirik ke arah Nabilah.


"Coba sekarang lu main, terus nanti gue nyanyiin lagunya. Kali aja lu bisa lancar nyanyiinnya." saran Nabilah.


Matias menarik napas panjang, lalu mulai ancang-ancang untuk meniup seruling. Nabilah bersiap pula untuk menyanyikan lagu AADC tersebut.


"...satu masa telah terlewati / Benci dan rindu merasuk di kalbu / Ada apa dengan cintaku / Sulit untuk aku ungkap semua / Jangan pernah bibir tertutup / Bicarakan semua yang kau rasakan / Cinta itu kita yang rasa / Biar sengsara hati kan merana..."


Ajaibnya Matias bisa bermain seruling tanpa ada kesalahan sedikit pun. Padahal sebelumnya Matias seringkali membuat kesalahan. Salah satunya, dirinya beberapa kali salah ambil nada. Alhasil, permainan serulingnya jadi sumbang. Pak Hadi sampai mencecarnya dengan mata melotot seperti seekor singa.


Pak Hadi lalu menghampiri Matias dan menepuk pundak Matias. Matias kaget.


"Coba kamu mainnya kayak gitu, Matias. Kan Bapak senang jadinya. Atau, jangan-jangan karena ada Nabilah, makanya kamu jadi lancar main serulingnya?" Pak Hadi tertawa. "Kamu sama Nabilah itu ibarat Rangga dan Cinta."


Spontan seisi kelas langsung tertawa terbahak-bahak. Satu-dua orang malah meledekinya. Kalau tak salah ingat, Darius itu salah satu yang meledeki Matias sembari menirukan adegan Cinta dan Rangga yang sangat fenomenal tersebut. Itu, loh, yang bagian Cinta berkata, "Terus ini salah gue? Salah teman-teman gue?"


Oh iya, kalau tak salah, dulu, saat Matias pindah ke SMP Tarakanita, Pak Yudis juga sangat menyukai lagu AADC tersebut. Setiap pelajaran Kesenian, Pak Yudis hobi sekali menyuruh murid-muridnya membawakan lagu AADC. Dan,.....


"Lu lancar banget bawain lagunya. Jangan-jangan lu sambil mikirin wajah pacar lu, yang anak SMA itu? Siapa namanya? Kezia, yah?" seloroh Mario yang dari tadi memang menyimak permainan seruling Matias tersebut.


Matias hanya nyengir. Dia tak berani bilang yang sejujurnya bahwa penyebab dirinya mahir, itu karena seorang perempuan yang pergi begitu saja ke Jepang, yang meninggalkannya saat dia lagi sayang-sayangnya.


Shanelle...


Nabilah...


Lalu, Kezia...

__ADS_1


Ketiga perempuan tersebut mendadak menampilkan wajahnya dalam satu lamunan Matias di pagi hari yang cukup cerah. Masing-masing dari mereka tersebut membuat jantung Matias berdebar tiga kali lebih kencang dari yang biasanya. Perasaan aneh yang tak seharusnya Matias miliki, namun sepertinya lelaki itu sangat menikmati.


__ADS_2