
Matias iseng saja membaca ulang segala pesan yang tersimpan di dalam ponselnya. Segalanya. Entah itu dalam folder SMS, folder Whatsap, folder Line, maupun e-mail sekalipun. Semua tersimpan rapi. Namun, terkadang beberapa pesan dihapusnya karena ia merasa sudah selayaknya dihapus. Beberapa pesan lainnya, ia baca sambil terbawa suasana. Terkadang dirinya tertawa, ada kalanya dirinya termenung. Bahkan, ada satu pesan nan istimewa yang membuat dirinya terbang ke masa lalu. Sudah pasti, itu pesan dari Kezia Celine Kaunang, perempuan berdarah Menado yang menjadi pacarnya tersebut.
31 Desember 2019, 23:45
Selamat menjelang pergantian tahun, Sayang. Semoga di tahun 2020 nanti kita berdua sama-sama menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Oh iya, hampir aja lupa, happy anniversary, Sayang, yang keberapanya aku lupa. Yang penting aku ingat tanggal jadian kita. Hehe. Makasih yah udah sabar ngadepin sifatku yang childish. Maaf juga udah sering bikin kamu kesal dan kecewa sama aku. Maaf juga kalo aku udah suka nyusahin kamu. Kita emang kayak Tom and Jerry. Kamu Tom nya, aku Jerry nya. Maafin juga karena aku udah kayak Jerry yang suka ngisengin Tom. Jangan bosen-bosen sama aku yah, Sayang. Semoga hubungan kita selalu langgeng. Dan aku terus menantikan kapan kamu bawa aku ke altar gereja. Meskipun raga kita terpisah jauh, hati kita selalu dekat. Aku sayang sama kamu, Baby Huey aku yang ngegemesin! Te amo, Matias!
__ADS_1
Matias tertawa ngakak membaca pesan dari Kezia tersebut. Bisa dibilang jarang, Kezia mengucapkan kata 'Sayang'. Biasanya Kezia memanggil nama saja. Justru Matias yang lumayan sering memanggil Kezia 'Sayang'. Juga, itu SMS terpanjang yang dikirimkan Kezia ke Matias. Biasanya perempuan yang suka sekali makan sandwich keju itu tergolong pelit kata dalam mengirimkan pesan. Matias bisa mengirimkan empat-lima SMS. Balasan dari Kezia hanya satu SMS dengan karakter yang kurang dari lima puluh kata. Singkat dan padat--seperti bahasa telegram saja.
Sekonyong-konyong Matias menitikan air mata. Ia menyeka air matanya dengan ujung lengan kausnya yang bertuliskan 'I'm Genius'. Sampai kapan kakak Kezia itu terus menerus sentimen kepada dirinya? Dirinya kan sudah berkali-kali minta maaf. Susah sekali mendapatkan pengampunan dari Thalia. Padahal Tuhan saja maha mengampuni, namun kenapa salah satu umat ciptaan-Nya sulit sekali mengampuni?
__ADS_1
Terbersit pikiran jahat di dalam kepala Matias. Apa ia break saja dulu? Break loh, bukan putus betulan. Yang selama masa break, baik Matias maupun Kezia, mereka berdua mengambil jarak. Seperti tengah social distancing saja. Hubungan mereka apa? Sebut saja mereka dalam fase 'in complicated relationship'. 'Pacar-bukan-pacar', istilahnya.
Dengan jahatnya pula lagi, bayangan wajah Nabilah Angela Siregar--yang merupakan cinta lamanya--muncul di kepalanya. Aduh, masa Matias setega itu ke Kezia?
Matias menggeleng-gelengkan kepala. Tidak boleh, tak boleh seperti itu. Kasihan Kezia yang sudah terlalu baik ke Matias selama ini. Perempuan sebaik Kezia harus diduakan, Matias sungguh tega. Apalagi jika harus menduakan Kezia demi seorang perempuan yang sudah meninggalkan Matias yang lagi sayang-sayangnya.
__ADS_1