
Matias masih sibuk membuat komik untuk serial Webtoon, Zack Time. Sepertinya Matias tak berkonsentrasi membuat komik. Pikirannya lagi-lagi masih mengarah ke Martin Winter. Ah brengsek, siapa sih Martin itu, dengus Matias dengan mata melotot.
Dihentikannya aktivitas ngomik tersebut. Matias meletakan tab di sampingnya. Dia mencoba relaks. Di saat yang dibutuhkan, Orenji malah sudah tertidur. Matias mendekati Orenji yang tengah tertidur, lalu mengelus-elus punggung Orenji.
"Udah tidur yah, kamu, Nji?" bisik Matias ke telinga Orenji. "Papa masih pengin kamu bangun. Lagi bete nih Papa."
Orenji mengeong sedikit, walau matanya masih terpejam. Matias pikir kucingnya sedikit terbangun. Itu bisa jadi. Apalagi Matias sudah memelihara Orenji lumayan lama.
"Menurut kamu, gimana, Nji?" Matias meminta pendapat Orenji. "Entah kenapa Papa ngerasa Mama kamu selingkuh dari Papa. Mungkin Mama kamu sama Martin itu dulu pernah ada hubungan spesial. Salah gak sih, mikir kayak gitu? Papa cuma takut kehilangan Mama kamu aja. Dia terlalu istimewa buat Papa."
Orenji mengeong, dan terus mengeong sebanyak lima kali, hingga akhirnya ponsel Matias berdering.
👧 Halo, Yas,...
👦 Yah, kenapa, Ke?
👧 Kamu belum tidur?
👦 Lagi ngerjain TA aku dulu.
Hening.
👧 Kamu gak lagi cemburu kan?
👦 (Astaga, kok Kezia bisa tahu?)
👧 Jangan sakit hati sama kata-kata Kak Thalia, yah.
👦 Aku udah biasa, Ke, disinisin gitu.Tenang aja. Udah kebal peluru aku. Haha.
👧 Haha... Terus, yang tadi itu, dia emang suka manggil aku Celine gitu. Kamu belum pernah aku kasih tahu, yah? Kadang, ada beberapa saudara aku yang manggil aku Celine. Kebanyakan sih saudara dari keluarga besar Daddy.
👦 Oh...
__ADS_1
👧 Kamu jangan salah paham yah.
👦 Kamu tenang aja. Ya udah, kamu tidur aja. Aku mau ngerjain TA aku dulu.
👧 Yas...
👦 Apa?
👧 I love you so much forever.
👦 Me, too.
👧 Udah lama banget ya aku gak ngucapin itu ke kamu ya.
👦 Kemarin, pas di makam Daddy kamu.
👧 Itu udah hampir setengah tahun, Yas.
👦 Kalo gak salah, pas kita di Rainbow Caffee, kamu ucapin.
👦 Oh iya.
Hening lagi untuk kali kedua.
👦 Kamu tidur. Besok berangkat kan ke Singapore.
👧 Kamu mau datang gak ke Soekarno-Hatta?
👦 Kayaknya gak usah. Lewat SMS ato chat aja, gantinya.
👧 Kamu orangnya dari dulu emang gitu. Itu yang aku suka banget dari kamu. Ngertiin orang lain, tapi belum tentu orang lain ngertiin kamu.
👦 Haha... emang aku gitu yah?
__ADS_1
👧 Kamu gak nyadar sama sifat sendiri?
👦 Kayaknya nggak. Haha. Ya udah, sekarang kamu tidur. Besok mau berangkat kan. Jangan begadang, Ke.
👧 Iya. Ya udah, aku tidur dulu.
👦 Good night, Ke.
👧 Yas...
👦 Apa lagi sekarang?
👧 Dua-tiga hari lalu, aku baca komik gitu. Ada tuh di Webtoon. Judulnya Zack Time. Yang bikin Mat Cungkring. Terus, kata si Beby, Mat Cungkring itu kamu yah?
👦 Haha...
👧 Jangan ketawa kamu. Benar, gak, itu?
👦 Iya, itu aku. Pas awal kamu nelepon tadi, aku lagi ngomik barusan juga kebetulannya.
👧 Yang benar yang mana? Lagi bikin TA? Atau bikin komik nih?
👦 Dua-duanya, haha...
👧 Haha... dasar kamu tuh. Kenapa aku gak kamu kasih tahu? Kan aku bisa kasih kamu ide juga.
👦 Gak kepikiran, Ke. Namanya juga waktu itu aku iseng-iseng aja. Eh, banyak yang suka, terus jadi official di Webtoon. Mau aku kasih tahu ke kamu, selain gak sempat, lupa mulu aku. Dasar aku, yang suka pelupa, haha.
👧 Haha... (Kezia memelankan suaranya) Ya udah yah, aku mau tidur dulu, si Bawel udah ngomel-ngomel lagi. Be-te-we, Zack Time-nya bagus. Aku suka banget!
Matias nyengir. Entah kenapa dia jadi bersemangat untuk melanjutkan serial Zack Time itu lagi. Dia juga jadi merasa bersalah karena emosi negatif tersebut. Tak sepantasnya dia mencurigai Kezia berlebihan.
Guratan demi guratan telah dihasilkan. Matias berhasil menyelesaikan satu episode Zack Time. Dan, tokoh pasangan untuk Zack Time berhasil tercipta juga untuk seorang Zack. Namanya Celine Krash, yang awalnya merupakan musuh Zack, namun ternyata memiliki perasaan ke Zack.
__ADS_1
Matias jadi nyengir membaca ulang karyanya tersebut. Semoga Kezia tak tersinggung saat membacanya. Bagaimanapun, tanpa Kezia ketahui, perempuan itu sudah sering memberikan banyak inspirasi ke serial Zack Time. Kezia sungguh menjadi sumber inspirasi dan moodbooster untuk seorang Matias.