Rainy Couple

Rainy Couple
Rindu Kezia


__ADS_3

"Eh, jangan pake hero itu, lah,..." keluh Darius.


"Kenapa, sih?" tanya Matias. "Idola se-Indonesia pasti jago, lah, make hero apa aja."


"Gue udah pake hero ini. Lu pake hero itu, auto kalah, lah, T***l!"


"Haha... santai, lah. Gue cuman bercanda, kali."


"Yang abis nidurin cewek, emang gitu sih. Pikirannya ke mana-mana. Ya, nggak, Hen?" Darius meminta dukungan kepada Hendy.


"Haha,... emang siapa sih yang abis ng***? Enak nggak sih ng*** sama cewek itu?" Hendy menangkap maksud Darius. Keterlaluan sekali bicara Hendy. Walau nanti bakal diedit oleh Darius sebelum diunggah ke channel Darius, tetap saja kurang sopan terdengar.


Di depan si Putih, keyboard kesayangan Matias, Matias mengenang kembali kejadian beberapa hari lalu bersama dua orang temannya, Hendy dan Darius. B******* mereka berdua, keluh Matias sembari tertawa. Di tengah mengingat obrolan Matias via voice chat game moba tersebut, Matias masih terbayang-bayang pula kejadian di apartemen Shanelle tersebut.


Matias sudah mulai ingat sedikit. Sehabis Matias diusir Kezia, Matias memang pergi ke sebuah club bersama Shanelle. Yang Matias ingat Shanelle terperangah dengan ajakan Matias tersebut.


Shanelle tertawa. "Seriusan, nih, lu mau ke sana? Kalo dilihat dari tampilan lu nih, gue rada nggak percaya lu suka clubbing. Bibir lu juga kaku gitu."

__ADS_1


"Bete gue, Ncil." sungut Matias. 'Ncil' dari Shancil. Matias spontan saja memanggil Shanelle dengan Shancil.


"Ke bioskop aja, lah. Yang tadi, gue cuman bercanda. Nggak serius ngajakin lu clubbing. Bahaya juga kalo ke sana, apalagi lu baru aja patah hati. Godaan di sana banyak."


"Gapapa. Udah lama juga gue nggak ke sana."


"Tadi katanya belum pernah. Yang mana yang bener?"


Setelah itu, adegan langsung berpindah ke sebuah club yang berlokasi di Jakarta. Cukup mentereng, walau belum sekelas Alexis. Yang Matias ingat pula, kepala Matias agak terasa pusing saat di sana. Tapi, Matias suka dengan alunan musik di club tersebut. Belum apa-apa Matias sudah menggoyang-goyangkan kedua kakinya, yang berlanjut ke bokongnya. Hal itu dilihat oleh Shanelle. Shanelle lalu menggoda Matias. Keduanya sekonyong-konyong turun ke dance floor. Mereka berdua bergoyang yang begitu heboh sampai beberapa pengunjung mengira mereka itu sepasang kekasih. Bahkan ada satu pengunjung (yang ternyata teman Shanelle) benar-benar mengira Shanelle dan Matias itu berpacaran. Beberapa menit kemudian, Matias dan Kezia duduk di depan seorang bartender. Mereka berdua memesan dua buah minuman beralkohol. Kalau Matias tak salah ingat, Matias memesan Smirnoff yang cukup tajam aromanya. Matias minta segelas Smirnoff beserta es batu. Konon Smirnoff sangat enak dinikmati dengan beberapa buah es batu.


Dahi Matias berkerut. Mau dengan cara yang seperti apapun, Matias sama sekali tak bisa mengingat apa yang terjadi setelah itu. Kepala Matias mendadak terasa pusing sekali. Yang Matias bisa ingat jelas adalah Matias dan Shanelle sudah berada di atas tempat tidur tanpa mengenakan sehelai benang pun. Tak hanya Matias, Shanelle juga. Shanelle bilang memang telah terjadi adegan panas malam itu. Sampai sekarang Matias belum seratus persen percaya. Mungkinkah? Tapi, efek dari minuman alkohol memang seperti itu. Bisa sering terjadi obrolan dan kejadian yang tak disangka-sangka sebelumnya.


Matias menekan salah satu tuts keyboard dengan kencang sekali. Ibunya sampai datang dan Matias langsung meminta maaf. Begitu ibunya pergi, Matias memainkan sebuah lagu. Dulu lagu ini merupakan kesukaan Kezia. Matias memainkan lagu itu dengan mata berkaca-kaca. Sepertinya Matias sangat merindukan dan menyesali perbuatannya ke Kezia.


Chrisye - Kisah Kasih di Sekolah


Sungguh aneh tapi nyata

__ADS_1


Takkan terlupa


Kisah-kasih di sekolah


Dengan si dia


Tiada masa paling indah


Masa-masa di sekolah


Tiada kisah paling indah


Kisah-kasih di sekolah


Selesai memainkan lagu tersebut, Matias terdiam diri sejenak. Ia teringat segala momen bersama Kezia, khususnya yang sebelum ayah Kezia meninggal. Rasanya seperti baru kemarin Matias mengalami semua hal itu. Tiba-tiba juga Kezia menjadi dingin dan menjauh dari Matias. Yang berlanjut pada pengusiran Matias oleh Kezia. Matias tak menyangka Kezia jadi sekesal itu.


"Ke,.." lirih Matias. "Aku kangen sama kamu. Kangen mulut bawel kamu. Kangen senyuman kamu. Kangen segala kejadian antara aku sama kamu. Pengen balikan lagi. Maafin aku juga, yah, Ke."

__ADS_1


*****


Terima kasih yang sudah mengikuti RAINY COUPLE hingga sejauh ini! Jangan lupa like, vote, dan share nya. Jangan lupa juga ide-idenya untuk pengembangan ceritanya. Bagaimanapun Author juga manusia biasa, yang tak luput dari kesalahan. Hehe.


__ADS_2