
Nabilah terbangun dari tidurnya. Sepanjang perjalanan dari Tokyo - Bali - Jakarta, Nabilah lebih sering tidur. Seorang pramugari mengumumkan bahwa pesawat akan segera mendarat bandara Soekarno - Hatta.
Sejak kecil, Nabilah merasa heran kenapa masih banyak orang yang berkata bahwa letak bandara itu terletak di Jakarta. Padahal, jika diamati baik-baik, bandara itu terletak dan masuk ke dalam provinsi Banten. Itu terletak di kota Tangerang. Dulu, saat Nabilah masih kecil, ia pernah iseng bertanya ke Mamak. Nabilah ingat Mamak langsung mengacak-acak rambutnya dan berucap, "Ada-ada aja kau, Nabilah,"
Nabilah cengar-cengir sendiri di atas bangkunya. Itu hanya sedikit kekonyolan masa kanak-kanak Nabilah. Masih banyak kekonyolan Nabilah lainnya. Aduh, Nabilah bahkan hampir saja tertawa terbahak-bahak saat mengingat kejadian dirinya yang mengerjai salah seorang kru sinetron "Mahkota Hati".
Tak hanya itu yang membuat Nabilah tertawa dan nyengir lebar. Sahabat sejatinya, Naomi memberitahukan kepada dirinya satu informasi yang cukup berharga. Apakah itu artinya doa Nabilah didengar oleh Tuhan? Apakah juga memang ada semacam benang merah antara Nabilah dengan Matias? Ah, kalau itu benar, Nabilah tak apa-apa jika perutnya ditinju lagi oleh perempuan horor tersebut.
Masih terngiang-ngiang di kepala Nabilah, kejadian itu. Itu loh, kejadian saat Kezia datang bersama temannya ke kafe yang dikunjungi Nabilah dan Matias. Kezia yang awalnya Nabilah sangka perempuan kalem, sekonyong-konyong malah mendamprat dan meninju perutnya. Alhasil, Nabilah harus masuk rumah sakit. Usus buntunya langsung mengalami masalah serius.
Nabilah nyengir sembari memegangi perutnya. Ia teringat segala kata-kata Naomi dan beberapa teman SMP-nya. Entah bagaimana caranya Matias bisa putus dari Kezia. Bagaimana caranya pula Matias bisa melakukan hal segila itu dengan seorang perempuan, yang ternyata teman satu bimbingan belajar. Matias ternyata kenal pula dengan Shanelle. Laki-laki yang dimaksud oleh Shanelle itu ternyata Matias. Wah, betapa sempitnya dunia itu.
__ADS_1
Pesawat sudah mendarat dengan aman. Bersama dengan para penumpang lainnya, Nabilah bersiap-siap untuk turun dari pesawat. Sembari berjalan menuju pintu pesawat, Nabilah iseng saja menyalakan ponsel. Bukan untuk menelepon, namun untuk melihat wajah seorang laki-laki. Laki-laki itu Matias. Nabilah gemas sendiri ke teman SMP-nya tersebut.
Matias, edan lu, ah. Pas denger kabarnya dari anak-anak, gue masih nggak percaya lu udah seberani itu sama cewek. Betewe, Yas, gue mau kok jadi pacar lu. Dulu kan cuman sebagai pacar pura-pura. Semoga gue bisa jadi pacar beneren lu. Berharap lu bisa segera nembak gue. Gue yakin lu sebetulnya punya perasaan istimewa ke gue.
Di saat Nabilah tengah bergumam seperti itu, ponsel salah seorang penumpang sekonyong-konyong melantunkan lagu "Tak Ingin Pisah Lagi".
Marion Jola feat Rizky Febrian - Tak Ingin Pisah Lagi
Terbukalah lagi
Dengar kuberjanji
__ADS_1
Andai (andai) badai datang lagi
Dan apa pun yang terjadi (dan apa pun yang terjadi) ho oh
Tak ingin pisah (oh)
Tawa Nabilah hampir saja mau meledak saat alunan lagu itu menyusup ke dalam kedua telinganya. Dari hati kecilnya, Nabilah berharap ia tak akan berpisah lagi dengan Matias. Selama di Tokyo, ternyata pekerjaan yang bernama move on itu memang sulit dilakukan. Bayangan wajah Matias sulit dilupakan oleh Nabilah. Sedikit-sedikit memikirkan Matias. Pernah tak sengaja Nabilah keceplosan membuat suatu harapan. Pada saat menemani seorang teman ke Fushimi Inari, dengan menggunakan bahasa Indonesia, Nabilah seenak jidat melemparkan sebuah harapan. Nabilah berharap Matias bisa meninggalkan Kezia dan menyatakan cinta kepada dirinya.
Beberapa minggu setelah kunjungan ke Fushimi Inari tersebut, kabar itu hinggap juga ke Nabilah. Nabilah kaget sekaligus senang. Apakah itu salah satu tanda bahwa harapannya akan segera terkabul? Dengan berakhirnya hubungan Kezia dan Matias, bukankah itu berarti bahwa Matias itu berada dalam posisi bisa dipacari oleh Nabilah? Harapannya sedikit terkabul. Yah, semoga saja seperti itu
__ADS_1
Terima kasih yang sudah mengikuti RAINY COUPLE hingga sejauh ini! Jangan lupa like, vote, dan share-nya. Jangan lupa juga ide-idenya untuk pengembangan ceritanya. Bagaimanapun Author juga manusia biasa, yang tak luput dari kesalahan. Hehe.