Rainy Couple

Rainy Couple
Kokoro no Tomo


__ADS_3

Anata kara kurushimi o ubaeta sono toki


Watashi nimo ikiteyuku yuuki nga waite kuru


Anata to deau made wa kodoku na sasurai-bito


Sono te no nukumori o kanji sasete


Ai wa itsumo rarabai


Tabi ni tsukareta toki


Tada kokoro no tomo to


Shinjiau koto sae dokoka ni wasurete


Hito wa naze su'ngita hi no shiawase oikakeru


Shisuka ni mabuta tojite kokoro no doa o hiraki

__ADS_1


Watashi o tsukandara namida huite


Ai wa itsumo rarabai


Anata ga yowai toki


Tada kokoro no tomo to


Ai wa itsumo rarabai


Tabi ni tsukareta toki


Tada kokoro no tomo to


Begitu masuk ke dalam rumah, Kezia terenyak. Terdengar alunan satu buah lagu Jepang dari arah ruang keluarganya. Siapa yang pasang sih, pikir Kezia. Dugaan Kezia, mungkin Kak Lucy. Mungkin Kak Lucy tengah kangen Mommy dan Daddy, lalu membongkar-bongkar CD lama, dan akhirnya memutar lagu yang dipopulerkan oleh Mayumi Itsuwa tersebut.


Lagu tersebut merupakan lagu Jepang favorit Mommy (selain "Sukiyaki Song"), walau Daddy juga suka. Dulu, sebelum Daddy meninggal karena kecelakaan tersebut, Daddy hobi sekali memutar lagu tersebut. "Dulu Daddy suka memutar lagu ini, terus Daddy dan Mommy berdansa, Zia."


Kezia larut dalam kesedihan. Perempuan itu sekonyong-konyong merindukan Daddy dan Mommy yang sudah tenang di surga sana. Dia juga teringat momen lucu nan indah tersebut. Itu saat Kezia kali pertama berjumpa dengan Matias lagi setelah sekian lama terpisahkan. Di Summarecon Mal Serpong, tanggal 31 Desember 2013. Kezia tidak akan pernah melupakan tanggalnya.

__ADS_1


👣👣👣👣👣


"Mommy...." rintihnya dengan mata berkaca-kaca. "....I really miss you. Missing the moments we spend the sat-nite each other. But i know, it's impossible." 


"Mommy, aku menyesal. Benar-benar menyesal kenapa dulu selalu ogah-ogahan tiap kali Daddy ngajak ke mal bareng. Sekarang aku kangen banget sama momen-momen itu lagi..." ujar Kezia, dengan kepala tertunduk. Matanya terpejam erat, seolah-olah dapat membendung air mata. Padahal sia-sia belaka. Air matanya tetap saja mengalir deras. Kini ia jadi menangis sesenggukan. Saat membuka mata, ia sadar jadi objek perhatian para pengunjung SMS. Ia jadi malu sendiri. Tergopoh-gopoh ia lari masuk ke dalam toko buku. Katanya pada para pengunjung: "Nggak ada apa-apa, kok." 


Di dalam toko buku, ia langsung menuju rak novel. Segera saja sekujur tubuhnya aktif mencari novel-novel mana yang bungkusnya terlepas. Tapi, tak ada yang bisa memuaskan dirinya sekarang ini. Yang satu tentang keluarga, Kezia lagi malas membacanya. Ada satu, teenlit begitu, aduh Kezia kan bukan remaja labil lagi. Kezia pun juga malas membaca buku-buku humor. Begitu terus, sampai akhirnya Kezia melihat ada seorang ibu tengah memilihkan buku untuk buah hatinya. Itu semakin mengingatkannya saat ia masih SD. Dulu Mommy juga selalu seperti itu. Saat ia mau membeli buku cerita yang ia suka, Mommy selalu mencegah dengan alasan ceritanya belum cocok dibaca olehnya. Ia jadi merengek dan karena Daddy-lah, bisa membeli buku yang ia mau. 


Dalam pandangan Kezia, di toko buku itu juga dikunjungi banyak pasangan. Kebanyakan sebaya dengannya. Dalam hatinya, sumpah, ia jadi iri. Sepertinya menyenangkan juga, mengunjungi toko buku bersama pacar. Saling bergandengan tangan ke sebuah rak, lalu membaca-baca beberapa buku sembari berdebat soal isinya. Di benak Kezia, itu sangat romantis. Kezia jadi ingin punya seorang pacar.


👣👣👣👣👣


Singkat cerita, di dalam toko buku tersebut, awal bagaimana hubungan Kezia dan Matias terbentuk. Sudah berapa lama Kezia menjalin hubungan dengan Matias? Kezia tak pernah menghitungnya. Yang Kezia lakukan itu hanya menjalaninya. Hanya itu.


Sekarang, Kezia justru bingung mau dibawa ke manakah hubungan ini. Semua karena insiden tersebut. Andai kecelakaan itu tak pernah terjadi, andai Daddy tidak meninggal, mungkin saja Kezia bisa berharap lebih. Pernikahan mungkin. Apa mimpi pernikahan itu sesuatu yang muluk?


👈👉


Gambar di bawah ini merupakan ilustrasi Author untuk Kezia yang tengah melamun di mal. Bagus gak? 😆

__ADS_1



__ADS_2