Rainy Couple

Rainy Couple
Nabilah Angela Siregar


__ADS_3

Matias kembali berada di Rainbow Caffee. Lagi dan lagi. Kafe ini merupakan kafe yang paling difavoritkan oleh laki-laki-sebetulnya-berkacamata-namun-suka-melepaskan-kacamata-biar-dikira-Clark-Kent. Seperti diceritakan di episode sebelumnya, suasananya enak. Banyak pigura bertuliskan kata-kata mutiara yang sangat membuat dirinya bersemangat. Salah satunya, yang baru dipasang pengelolanya. Matias tertawa, namun miris sebetulnya. Menyindir diri sendirikah?


"Jangan cari jauh-jauh cinta sejati itu. Karena di mana dirimu berada, di situlah cinta sejati akan kamu temukan." Begitulah isi kata mutiaranya. Matias tertohok. Tertampar juga. Dia tertawa tanpa suara.


Sontak Matias mulai bertanya-tanya apakah Kezia memang perempuan yang tepat untuknya. Kalau Kezia memang jodoh--atau cinta sejatinya, kenapa mereka berdua harus terus menerus main kucing-kucingan terus? Kenapa sesulit ini? Jangan-jangan Matias salah memacari Kezia?


Matias pun teringat kejadian dua hari lalu (dan, Kezia belum balik juga dari Singapore). Dia mendapati Kezia mengkhianati kepercayaannya. Seriuskah Kezia berkata seperti itu ke Tobias? Masih single? Lantas, hubungan ini hanya permainan untuk seorang Kezia? Apakah Matias hanya sebuah bahan permainan, yang begitu puas, Kezia main tinggalkan begitu saja?


Matias tertawa tanpa suara lagi. Espresso itu kembali ia tenggak. Apa pula dirinya ini? Bisa-bisanya dia terpengaruh kata-kata dalam pigura ini? Kata-kata ini memang indah, namun belum tentu juga untuk dirinya. Bisa jadi si pembuatnya mengguratnya demi para jomblo yang memang suka mendatangi kafe ini. Mungkin sekadar saran ke para jomblo itu untuk tidak terlalu berlebihan mengejar cinta. Toh, hidup bukan sekadar tentang romansa saja. Uang, salah satunya.


Matias kembali melanjutkan aktivitasnya lagi. Ngomik, maksudnya. Dari tadi belum kelar juga kelanjutan Zack Time. Sudah semingguan padahal. Selalu seperti ini. Sedikit-sedikit hapus, lalu gambar lagi. Hapus, gambar lagi. Kapan selesainya ini? Baiknya dibuat seperti kelanjutannya? Rasa-rasanya terlalu cepat jika Celine Krash langsung jadian dengan Zack Time. Aneh juga nanti di mata pembaca. Masa secepat begitu berubah haluan dari musuh menjadi kekasih? Konyol banget, Matias tertawa dalam hati.


Matias menghirup Espresso-nya. Di tengah menikmati aroma kopi dan suasana kafe, kedua matanya menangkap secercah wajah manis seorang perempuan. Bukan Kezia, tapi. Perempuan cantik tak hanya Kezia saja. Hidup Matias belum serta merta berputar di perempuan yang bernama Kezia Celine Kaunang.


Sedikit demi sedikit perempuan itu mendekati Matias. Belum dipersilakan, dia sudah main duduk di depan Matias. Tak apalah, cantik ini.


"Matias, yah?" sapa perempuan yang bertampang Timur Tengah menunjuk Matias.


"Iya, siapa yah?" tanya balik Matias yang menyingkirkan dulu tab-nya.


"Gue Nabilah Angela Siregar. Masih ingat gak? Yang dulu di SMP Mandala?" jawab perempuan tersebut, dan diakhir dengan dehaman dan kedipan sebelah mata.

__ADS_1


Emtah mengapa Matias berdebar-debar melihat kerlipan mata Nabilah tersebut. Dia tahu pasti siapa Nabilah ini. Tak lain dan tak bukan, perempuan bernama Nabilah ini merupakan cinta lama Matias. Sebelumnya Matias pernah berpacaran, dan pacar pertamanya itu Nabilah. Awal dia dan Nabilah dekat juga karena perjodohan paksa teman-temannya. Matias sendiri bingung apakah hubungan seperti itu bisa disebut pacaran. Kadang, dia suka berpikir mungkin itulah yang dinamakan hubungan tanpa status (baca: HTS).


Mendadak saja Rainbow Caffee menyetel lagu dari Yovie and Nuno. Lagi dan lagi, Matias sedikit terganggu.


Yovie and Nuno - Merindu Lagi


Sejak saat pertama melihat senyumannya


Jantung berdebar-debar inikah pertanda


Namun ternyata salah harapanku pun musnah


Sejak aku melihat kau selalu dengannya


Tuhan tolong aku ingin dirinya


Rindu padanya, memikirkannya


Namun mengapa saat jatuh cinta


Mungkin ku harus pergi untuk melupakannya

__ADS_1


Dalam hati berkata takkan sanggup pergi


Tuhan tolong aku ingin dirinya


Rindu padanya, memikirkannya


Namun mengapa saat jatuh cinta


Tlah ku coba menghapus bayang-bayang indah


Tetapi selalu aku merindu lagi


Oh mengapa, ku tak bisa


Ku tak bisa, ku tak bisa


Tuhan tolong aku ingin dirinya


Rindu padanya, memikirkannya


Namun mengapa saat jatuh cinta

__ADS_1



Ini maksudnya apa? Peringatankah agar Matias selalu setia ke Kezia? Atau, mau mengingatkan Matias bahwa mungkin saja Nabilah sudah memiliki pacar?


__ADS_2