Rainy Couple

Rainy Couple
Tiyas, si Anjing Chihuahua


__ADS_3


Tak sengaja Kezia melewati sebuah pet shop. Biasanya Kezia tak melewati jalan ini. Kezia sengaja melewatinya karena dirinya memilih untuk menghindari Rainbow Caffee untuk sementara waktu. Dia takut akan bertemu Matias, lalu emosinya malah naik. Kadang memutar lebih jauh itu jauh lebih baik daripada menelusuri jalan pintas yang penuh celaka.


Ih, binatangnya lucu-lucu, gemas Kezia dalam hati. Tebersit ide di dalam kepalanya untuk memelihara anjing. Sudah lama sekali dirinya tak mengelus-elus bulu seekor anjing; juga mendengarkan gonggongannya. Ditambah lagi, anjing jenis Chihuahua yang dipamerkan di etalase depan ini sangat menggemaskan.


Anjing yang sepertinya masih berusia kanak-kanak ini terus menerus menggonggong ke arah Kezia seolah-olah anjing itu ingin segera diadopsi. Usaha anjing mini tersebut berhasil. Kezia tergugah dan segera masuk ke pet shop.


Tak butuh waktu lama untuk memilih, Kezia mantap untuk memilih anjing chihuahua yang terus menyalak ke arahnya. Kata si penjaga toko, anjing itu berjenis kelamin jantan. Masih kanak-kanak. Dan, transaksi pun terjadi.


Kezia lalu memberikan anjing itu nama. Nama anjing Chihuahua itu Tiyas. Sepertinya Kezia memberikan nama seperti itu ke anjing tersebut berdasarkan perasaannya. Di pikirannya, Kezia terus menerus memikirkan dan mengkhawatirkan seseorang. Siapa lagi kalau bukan Matias.


Tiyas digendong, dan Tiyas pun merajuk di pelukan Kezia. Refleks Kezia menyiulkan sebuah lagu manis dari sebuah film animasi keluaran Disney. Mungkin Kezia tengah jenuh, dan gundah pula. Kadang Kezia sering berpikir untuk menyudahi saja hubungannya dengan Matias. Daddy yang sangat menyukai Matias, sudah berpulang. Thalia masih sentimen dengan Matias. Buat apa lagi dipertahankan?


Tiyas, moga aja dengan kehadiran kamu di rumah, segala sesuatunya bisa berubah positif, moga kamu bisa meluluhkan hati Thalia. Begitulah doa Kezia dalam hati.


Kezia pun melantunkan lagu itu lagi. Sebuah lagu yang berjudul "Let It Go", yang mana orang sering menyebut penyanyi aslinya adalah Demi Lovato, padahal Idina Menzel.

__ADS_1


Idina Menzel - Let It Go


The snow glows white on the mountain tonight


Not a footprint to be seen


A kingdom of isolation


And it looks like I'm the queen


The wind is howling like this swirling storm inside


Don't let them in, don't let them see


Be the good girl you always have to be


Conceal, don't feel, don't let them know

__ADS_1


Well, now they know!


Let it go, let it go


Can't hold it back anymore


Let it go, let it go


Turn away and slam the door!


(...)


Tiyas terus menerus menyalak. Kencang sekali. Mungkin untuk orang yang takut anjing, ia akan mengira Tiyas mau menggigit. Padahal tidak begitu. Penjaga pet shop itu juga bilang, Tiyas sudah jinak dan sudah diberikan banyak vaksinasi, yang salah satunya vaksinasi anti rabies.


Alasan Tiyas terus menerus menggonggong saat Kezia menyanyikan "Let It Go" adalah mungkin anjing Chihuahua itu sudah menganggap Kezia sebagai keluarganya. Gonggongannya adalah caranya berkomunikasi dengan Kezia. Seperti mau berkata: "Bagus, aku suka dengar suaramu, nyanyikan lagi untuk aku,"


"Kamu suka, yah, aku nyanyi,Tiyas?" tanya Kezia sambil mengusap-usap kepala Tiyas. Tiyas makin kerajuk. Tiyas mengulum telunjuk Kezia. Bukan untuk digigit, namun diisap-isap.

__ADS_1


"Geli," Kezia menarik pelan telunjuknya dari mulut Tiyas. Gantinya Kezia menyentil telinga Tiyas, dan Tiyas menyalak lagi. "Jangan main gigit gitu. Geli aku, Tiyas. Jangan bandel, yah. Jangan kayak yang satunya lagi."


Mata Kezia langsung menerawang ke arah langit malam. Tiyas menyalak lagi. Kezia hanya tersenyum dan melirihkan sesuatu, "Aku cuma lagi kangen dia aja."


__ADS_2