RAMADHAN DI HATI RAYYA

RAMADHAN DI HATI RAYYA
Semoga Kita Bisa Bertemu Kembali


__ADS_3

Rayya duduk sambil memandang bangunan yang baru saja disinggahinya setelah melaksanakan sholat Ashar. Grande Moschea di Roma, merupakan Masjid terbesar di Italia dan merupakan salah satu masjid termegah di daratan Eropa. Grande Moschea di Roma memiliki sejarah yang panjang dalam pembangunannya. Setelah sekitar tahun 1975 Presiden Italia saat itu Giovanni Leone memberikan lahan seluas 30.000 meter persegi untuk pembangunan masjid itu. Akhirnya baru sekitar sembilan belas tahun kemudian sekitar tahun 1994, masjid yang berada di Monte Parioli itu diresmikan. Masjid itu juga didanai oleh dua puluh tiga negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam termasuk Indonesia.



Rayya lalu mengambil kameranya. Pemandangan indah yang banyak bertebaran begitu memanjakan matanya terlalu sayang untuk dilewatkan begitu saja.



Bangunan arsitektur bagian dalam bangunan yang merupakan perpaduan gaya Romawi dan Islam membuatnya terkagum, kini dia menatap Grande Moschea di Roma. Masjid yang menjadi pusat kebudayaan Islam di Italia dan merupakan masjid kebanggan umat muslim di Italia.



" La moschea è così bella, giusto?" ( Masjid itu sangat indah, kan )


Rayya tersentak saat terdengar suara seseorang berdiri di sampingnya seraya memandang ke arah bangunan masjid itu. Rayya menatap pria tampan beralis lebat itu.



" Hai ragione, è davvero bello vedere questa magnifica moschea fuori dal Paese islamico." ( Benar sekali, sangat menyenangkan bisa melihat masjid semegah ini di luar negara Islam ) Rayya menyahuti pria itu.


" Mi piace anche adorare qui." ( Saya juga senang beribadah di sini ) ucap pria itu kembali.


" Non sei Italiana?" ( Kamu bukan orang Italia ) tanya pria itu lagi seraya menoleh ke arah Rayya.


" Sono indonesiana." ( Saya orang Indonesia ) sahut Rayya mengembangkan senyumannya.


" Oh ciao, come stai? Mi chiamo Luigi." Luigi memperkenalkan dirinya.


" Mi chiamo Rayya." Rayya


" Sei qui vacanza?" ( Apa kamu di sini sedang berlibur ) tanya Luigi.


" No, sono uno studente in un'università in Italia." ( Tidak, saya mahasiswa di salah satu universitas di Italia ) tepis Rayya.


" Oh, non c'è da stupirsi che parli italiano." ( Oh, pantas kamu bisa berbahasa Italia ) Luigi terkekeh. " In quale università studiare? ( Kuliah di universitas mana )


Rayya lalu menyebutkan nama kampus tempat dia menuntut ilmu.


"È una delle migliori università in Italia. E io sono uno degli ex alunni." ( Salah satu Universitas terbaik di italia. Dan aku salah satu alumni di sana )


" Davvero?" Rayya menoleh ke arah Luigi.


" Si, sono stato un alumni da sei anni fa da lì." ( Iya, sejak enam tahun lalu saya menjadi alumni dari sana ) jawab Luigi. " E progettando di insegnare da lì." ( Dan rencananya akan mengajar di sana ) lanjut Luigi.


Rayya terkesiap saat Luigi mengatakan akan mengajar di Universitas dia menuntut ilmu.


" Da quanto tempo studi lì?" ( Sudah berapa lama kamu kuliah di sana ) tanya Luigi lagi.

__ADS_1


" Questo è la mia secondo anno di studio lì." ( Ini tahun kedua aku kuliah di sana )


" In quale facoltà studi?" ( Ambil fakultas apa )


" Sono uno studente d'arte." ( Saya mahasiswa seni )


" Ti piace studiare lì?" ( Apa kamu suka kuliah di sana )


" Sì, sono felice di studiare lì." ( Iya, aku senang kuliah di sana )


" Rayya, hai finito?" ( Rayya, kamu sudah selesai )


Tiba-tiba Simone muncul dengan tersengal-sengal, sepertinya pria itu habis berlari. Simone langsung menatap penuh selidik ke arah Luigi.


" Che fai, Simone?" ( Kamu kenapa, Simone ) tanya Rayya terheran melihat Simone yang berlari tergesa-gesa.


" Temo che tu abbia aspettato troppo a lungo," ( Aku takut kamu terlalu lama menunggu ) Simone yang memang menawarkan diri menjemput Rayya mengatakan alasannya kenapa dia berlari.


Pandangan mata Simone tak putus dari pria yang sedang berbincang dengan Rayya.


" Andiamo a casa!" Namun tak lama Simone mengajak Rayya untuk pergi dari sana.


Rayya menganggukkan kepalanya.


" Mi scusi. Assalamualaikum ..." ( Permisi ) Rayya berpamitan kepada Luigi karena dia tadi berbincang banyak dengan Luigi dengan mengucapkan salam sebelum melangkahkan kaki meninggalkan Luigi.


" Waalaikumsalam ..." Luigi menyahuti. " Rayya ...!" Luigi memanggil nama Rayya setelah beberapa langkah wanita itu berjalan membuat Rayya menolehkan pandangannya kepada Luigi kembali.


Rayya hanya tersenyum menanggapi ucapan Luigi. lalu kembali melangkah karena Simone sudah menarik lengan Rayya agar menjauh dari Luigi.


" Chi è lui?" ( Siapa dia ) tanya Simone kemudian.


" Il suo no*me è Luigi." ( Namanya Luigi ) sahut Rayya.


" Chi è Luigi?" ( Siapa Luigi itu ) Selidik Simone, sepertinya dia tidak suka Rayya didekati pria lain.


" Quella persona." ( Orang itu ) Rayya menjawab seraya terkekeh.


Simone memutar bola matanya mendengar jawaban Rayya yang berputar-putar.


" Rayya, devi stare attento quando incontri degli estranei." ( Rayya, kau harus hati-hati jika bertemu dengan orang asing ) Simone mencoba menasehati Rayya agar berhati-hati karena Rayya sudah pasti akan selalu menarik perhatian pria-pria.


" Non pensare male delle altre persone, Simone." ( Jangan berprasangka buruk terhadap orang, Simone ) Rayya meminta Simone untuk selalu berburuk sangka. "


" Non devi preoccuparti, posso prendermi cura di me stesso." ( Kamu jangan khawatir, aku bisa jaga diri ) Rayya menepuk pundak Simone mencoba menyakinkan Simone.


Simone hanya menghela nafas seraya menoleh ke arah belakang. Dia masih mendapati Luigi masih berdiri di sana seraya menatap ke arah mereka. Tentu saja dia merasa khawatir dengan keberadaan Luigi yang diduganya tertarik pada Rayya. Apalagi dengan penampilan pria tampan itu yang nampak dewasa dan juga seiman dengan Rayya.

__ADS_1


***


Satu bulan kemudian


Rayya keluar dari kelasny. Hari ini Simone tidak datang ke kampus karena dia sakit. Sedangkan Monica dan Donna mengikuti mata kuliah lain.


" Ciao, Rayya ...."


Rayya terperanjat saat mendapati seorang pria menyapanya. Pria itu menggunakan pakaian semi formal.



Rayya mengeryitkan kening mencoba mengingat sosok pria di hadapannya itu.


" Ti ricordi ancora di me?" ( Kamu masih ingat saya ) ujar pria itu kembali. " Ci siamo incontrati alla Grande Moschea di Roma qualche tempo fa." ( Kita bertemu di Masjid Agung Roma beberapa waktu lalu )


" Oh si mi ricordo." ( Oh iya saya ingat ) Rayya akhirnya mengingat pria di hadapannya itu.


" Come stai?" ( Apa kabar ) sapa Luigi kemudian saat Rayya mulai mengingatnya.


" Sto bene, grazie." ( Baik-baik saja, makasih ) Rayya membalas ucapan Luigi. " Come ci sei arrivato?" ( Bagaimana kamu bisa ada di sini ) tanya Rayya.


" Ho già detto che mi sono laureato in questo campus. E a partire dai prossimi mesi insegnerò come docente di matematica in questo campus." ( Saya sudah bilang kalau saya lulusan kampus ini. Dan dua bulan mendatang saya akan menjadi dosen matematika di kampus ini ) tutur Luigi kemudian.


Rayya membulatkan matanya mendengar ucapan Luigi.


" Insegnerai qui?" ( Akan mengajar di sini )


" Giusto, non te l'avevo detto quella volta?" ( Benar, bukankah sudah saya katakan saat itu ) jawab Luigi yang mendapati Rayya terkejut.


" Oh scusa, mi ero dimenticato." ( Oh maaf saya lupa ) sahut Rayya dengan terkekeh.


" Vuoi andare in mensa?" ( Kamu ingin ke kantin ) tanya Luigi kemudian.


" Si."


" Andiamo insieme alla mensa." ( Ayo kita ke kantin bersama ) Luigi mengajak Rayya untuk bersama ke salah satu kantin di kampus itu.


***


*


*


*


Bersambung ...

__ADS_1


Mungkin readers familiar sama visual Luigi ya. Visualnya Zico di novelnya Kak Erka LMPH. Di antara visual novelnya Kak Erka, aku itu paling suka sama visualnya Zico, tapi aku ga tau itu siapa karena aku ga ngeh sama nama yang Kak Erka kasih di awal part. Pas aku lagi cari² cogan buat visual cowok Nemunlah dia, pas aku scroll kok mirip² visualnya Zico. Setelah aku buka lagi LMPH, ternyata memang benar dia. 😂😂 Pantes ya orang Italia jadi aku ngerasa sreg aja ama visual itu. Pietro Boselli, Dia itu dosen matematika. Kalo dikasih guru/dosen matematika begini mah betah kali ya ikutin pelajaran matematika.😁😁


Happy Reading❤️


__ADS_2