Ruang Hati

Ruang Hati
Season tiga - bagian 30


__ADS_3

HALOO..


Autor datang..


Makasih buat yang setia nunggu..


Jangan lupa like komen dan subscribe..


Selamat membaca semoga suka ♡♡♡


-----


Pasti banyak yang sudah tahu jika seorang idol baru harus menyapa senior terlebih dulu untuk menunjukkan sopan santun.Begitulah yang dilakukan oleh Jessie setelah resmi bergabung dengan YOS entertainment.Selama seharian penuh ia harus menyapa seniornya satu per satu.


"Halo perkenalkan nama saya Jeesun" sapa Jessie saat masuk kedalam ruangan khusus boyband LIGHT


Kedatangan Jessie yang mendadak membuat semua mata langsung memandang Mark.Jongmin dan Minsuk saling menyikut satu sama lain saat melihat wajah tegang dari Mark.Terkejut lebih tepatnya.


"Jangan sungkan,ayo duduk" Yungchul menarik Jessie agar duduk bersama mereka di sofa untuk mengurangi kecanggungan


"Terima kasih sungbae-nim " ucap Jessie pada seniornya


"Panggil saja aku Jongmin.Itu Yungchul,ini Minsuk.Dan kau pasti tau kan kalau dia Mark" Jongmin sebagai leader memperkenalkan membernya satu per satu


"Hah..?" tentu saja Jessie tau seberapa terkenalnya grup LIGHT tapi mana tahu dia siapa membernya secara detail


"Kau tidak ingat dengan hyung Mark?" tanya Minsuk mendekatkan wajahnya ke Jessie yang reflek memundurkan kepalanya


"Jaga perilakumu Minsuk" ucap Mark tegas.Akhirnya Mark buka suara juga.


"Ini punya mu kan" ucap Mark yang mengambil kopi dari kulkas dan menyerahkannya pada Jessie


"Oh..jadi kau lelaki aneh di rooftop tadi" Jessie baru ingat dengan wajah Mark.Dan ungkapan Jessie yang diluar dugaan membuat semua yang ada disana tergelak.Dalam sejarah belum pernah ada yang mengatai Mark lelaki aneh apalagi itu dari seorang perempuan.Justru Mark adalah member yang paling banyak mencuri perhatian karena publik mengenal karakternya yang terlihat cool.Tapi lain jika ia berada dibelakang kamera.


"Astaga aku tidak salah dengar kan?" Jongmin sampai memegangi perutnya yang keras


"Ternyata kau memang beda" Yungchul menepuk puncak kepala Jessie tanpa malu

__ADS_1


"Hentikan tawa kalian!" wajah Mark langsung serius.Ketiga temannya itu tak ada yang menghiraukan ucapannya dan tetap fokus pada Jessie.


"Sepertinya kita sudah menjadi teman dekat sekarang" Minsuk hendak memeluk Jessie namun ditolak Jessie


"Maaf sepertinya saya harus pergi untuk menyapa senior yang lain" Jessie bangkit lalu membungkukkan badan sebelum pergi


"Bilang pada kami jika ada yang membully mu Jeesuni" ucap Yungchul yang melambaikan tangannya saat Jessie hendak keluar.Jessie hanya mengangguk saja supaya ia bisa secepatnya pergi.


Begitu seterusnya sampai jam menunjukkan pukul sembilan malam.Jessie masih merebahkan diri di ruangan yang disediakan khusus untuknya.


"Minta koyo kak" tangan Jessie menengadah pada Sunny yang juga merebahkan diri disebelahnya


"Aib ini.Jangan sampe dunia tahu kalo idol kpop kayak kamu suka pake koyo" Sunny terus saja meracau setiap Jessie meminta koyo cap cabe yang harus dibeli dari Indonesia


"Aib apanya!cinta produk Indonesia ini namanya" sanggah Jessie


"Ardit nelponin aja nih daritadi" ia menyodorkan ponsel Jessie.Puluhan pesan dan panggilan tidak terjawab sejak siang.Benar kan dugaannya Ardit pasti akan mengoceh tentang pernyataannya di acara talkshow tadi pagi.


"Haloo sayang" ucap Jessie selembut mungkin.Jika sudah begini ia yang harus merendah dan membuang gengsi dan rasa malunya


"Hemm..." jelas sekali jika ia sedang marah


"Hemm.." masih dengan jawaban yang sama.Sepertinya Ardit lebih kesal daripada sebelumnya.Abaikan kakinya yang pegal dan kaku karena harus berkeliling menyapa seniornya satu per satu.


"Mau kemana?" tanya Sunny saat Jessie bangkit dari sofa


"Biasa" dengan jawaban seperti itu Sunny sudah paham jika Ardit sedang melancarkan aksi mogok bicara pada Jessie


"Dasar bucin" olok Sunny saat Jessie menyambar kunci mobil dari tangan Sunny yang masih merebahkan punggung di sofa


Sebelum menuju apartemen Ardit,Jessie menuju swalayan untuk membeli beberapa bahan makanan.Setelah semua bahan lengkap barulah Jessie kembali mengendarai mobil menuju apartemen Ardit yang ada di daerah Gangnam.


Setibanya di parkiran apartemen Ardit,Jessie segera menurunkan dua kantong belanjaan yang ia taruh di jok belakang.Tak berselang lama setelah Jessie masuk ada mobil sport yang parkir disebelah sana dan menyusul masuk.


Jessie sudah hapal diluar kepala kode akses pintu masuk apartemen Ardit.Jadi kapanpun ia ingin masuk tak perlu menunggu Ardit untuk membukakan pintu.


"Baru pulang?" pertanyaan yang tidak perlu ditanyakan pada Ardit melihat Jessie yang lebih dulu sampai

__ADS_1


"Hemm.." astaga ternyata ia masih marah.Jessie pun memilih untuk melanjutkan kegiatannya di dapur.Sedangkan Ardit mandi terlebih dulu sambil menunggu masakan Jessie selesai.Jangan khawatir kemampuan masak Jessie sudah jauh berkembang daripada dulu.Itu semua berkat kesabaran Ardit yang memberikan les privat masak pada pacarnya.


Jessie memasak makanan khas Indonesia.Soto Kudus dengan perkedel dan tahu tempe sebagai pelengkap.Sederhana memang,tapi bukan tanpa alasan Jessie memasak soto Kudus.Itu semua karena Ardit pernah memintanya untuk dimasakkan soto Kudus karena tergiur video youtuber yang makan soto Kudus dengan lahapnya.Ya namanya demi konten ya,pasti enak gak enak ya dienak-enakin.


Selesai memasak Jessie langsung menatanya dimeja makan.Semua masakan sudah tertata rapi namun tak ada pergerakan dari Ardit.Jessie menghela napas panjang.


"Sayangggg.." abaikan gengsinya.Jessie menggelayut manja pada lengan Ardit yang masih bersikap cuek padanya


"Masih sayang ternyata" cibir Ardit yang lebih pedas dari pada sambal buatan Jessie.Tidak apalah setidaknya ia sudah mau berbicara.


"Emang gua yang salah Dit.Jadi gak masalah kalau lu mau salahin gua" Jessie sampai belibet untuk menanggapi Ardit.Ia pun melepas pelukannya pada lengan Ardit.Susah untuk membujuk manusia satu ini kalau udah ngambek


"Emang lu salah Jes.Kita ini udah pacaran tiga tahun.Tapi di depan media lu sama sekali gak pernah ngakuin hubungan kita" tuding Ardit yang memang seperti itu kenyataannya


"Iya Dit gua salah..gua minta maaf" Jessie tak berani menatap mata Ardit jika ia sudah menceramahinya tentang hal semacam ini.Karena Jessie sadar kesalahan itu memang sepenuhnya ada pada dirinya yang merahasiakan hubungan mereka


"Makan dulu yuk keburu sotonya dingin sayangKUH.Marah juga butuh tenaga kan" kata kuh yang penuh penekanan.Jessie pun menarik lengan Ardit untuk segera bangkit


"Pake koyo cabe lagi lu ya?!" tanya Ardit


"Hehe..satu doang nih di punggung" jawab Jessie sambil cengengesan


Lima tahun memang bukan waktu yang bisa dibilang sebentar.Dalam kurun waktu itu Jessie sudah banyak berubah begitupun dengan Ardit.Kebiasaan Jessie yang sering main game online dan tidur kapan saja sudah tak bisa ia lakukan.Karena semenjak memutuskan debut menjadi idol di Korea waktunya banyak tersita untuk berbagai rentetan latihan ini dan itu.Otomatis hal itu menguras banyak waktunya.Waktu untuk bertemu Ardit juga semakin berkurang drastis.Jadi wajar saja jika Ardit merasa takut akan kehilangan Jessie bukan.


"Soto kudus ini bukti cinta gua sama lu Dit" ucap Jessie saat mengambilkan soto ke mangkok yang ia berikan pada Ardit


"Soto doang ke Ansan juga banyak" sahut Ardit.Di daerah Ansan memang banyak restoran khas Indonesia.Jadi buat orang Indonesia yang kangen masakan Indonesia tapi gamau ribet bisa cari beberapa restoran khas Indonesia disana.


"Kan gua masaknya pake cinta" jawab Jessie yang sok imut.Jika mereka sedang baik-baik saja mana mungkin Jessie bersikap seperti itu.


"Lu gombalnya tiap gua ngambek doang"


"Udah buruan makan keburu nasinya nangis" ucap Jessie


"Mana ada!" sanggah Ardit


"Ada.Buktinya mama sering ngomong gitu waktu gua kecil" memang banyak kan para ibu yang mengatakan itu supaya anaknya mau menghabiskan makanannya.Tapi jika dipikir-pikir kenapa harus nasi yang nangis?kenapa gak oseng kacang gitu?author jadi mikir apa si oseng kacang ini jadi bestie nya nasi yang menenangkan nasi yang gak kita makan itu.

__ADS_1


Coba bayangin gimana nasibnya nasi di warung padang.Yang disana ada rendang sama sayur santen.Kan mereka jahat semua (kolesterol maksut aku tuh).Author yakin gak ada yang coba buat ngehibur nasi


__ADS_2