Ruang Hati

Ruang Hati
Season dua - bagian 35


__ADS_3

"Karena cuma lu yang gua cinta" Deny mengalihkan pandangannya kearah Nindya


"Berak sekebon Den" ujar Nindya yang merasa Deny begitu lebay


"Gila sekebon ma banyak Nin"


"Ya iyalah Den.Namanya juga sekebon"


"Jangan jangan lu pernah berak sekebon"


"Beuhhh..pedes pedes dah ampe sekebon mah"


Mereka pun tertawa sepanjang sisa perjalanan pulang.Melupakan rasa sakit yang membuatnya menangis.Penghiburan yang Nindya butuhkan.Obrolan tak bermanfaat yang malah membuatnya tertawa lepas.


Gal Hee dan Joon mampir ke sebuah restoran sebelum pulang.Joon menutup mata Gal Hee memasuki restoran yang ia booking.


Menikmati dinner mendadak yang disiapkan oleh Joon.Gal Hee tersenyum sendiri saat membuka matanya.Tak menyangka jika Joon yang cuek bisa seromantis itu padanya.


"Terima kasih sayang" Gal Hee memeluk Joon


"Ini hadia karena kau sudah bersabar denganku" ucapnya yang terdengar begitu manis di telinga Gal Hee


"Kau tidak mau duduk?" Joon sudah menarikkan kursi untuk Gal Hee


"Ah iya" Gal Hee sampai tidak sadar


Dua pemain biola datang mengiringi mereka yang tengah menyantap hidangan.


Suasana semakin romantis saat puluhan kembang api meledak di udara.Mereka yang tengah makan di tepi danau bisa melihatnya dengan jelas tiap warna yang meledak diudara.


Youngi mengantar Sora sampai kedepan rumah yang di tempati seluruh member yang tergabung girlband nya.


"Terima kasih Youngi" ucapnya lalu mencium pipi Youngi sekilas


"Masuklah" ujarnya


"Hati-hati di jalan" Sora hendak mencium bibir Youngi namun Youngi segera menoleh


"Kenapa?" Tanya Sora


"Istirahatlah ini sudah malam" ucap Youngi


"Telfon aku jika kau sudah sampai" Youngi tidak menjawab.Setelah Sora turun ia segera memacu mobilnya meninggalkan tempat itu.


Youngi memarkirkan mobilnya di garasi.Saat masuk ia melihat Jiang dan Leo sedang bermain ps.Pasti Daniel berada di kamarnya atau ruangan kerjanya.Entah sibuk melakukan hal apa.


Youngi mengetuk pintu ruang kerja Daniel.


"Kau sedang apa?" tanya Youngi


"Aku sedang membuat lagu" jawabnya


"Tentang?" tanya Youngi

__ADS_1


"Saat kita terpuruk dan jatuh" sahutnya


"Kau mau aku membantumu"


"Kau ada ide?"


"Tidak.Tapi aku terinspirasi dari seseorang"


"Sepertinya aku tahu siapa dia"


Youngi menghabiskan berjam-jam bersama Daniel untuk menciptakan sebuah lagu.


----


Ji Eun sudah lima menit membangunkan Nindya.Kesal sekali karna Nindya tak merespon sama sekali.Bahkan Siska sampai di buat turun tangan.


Nindya hari ini ada jadwal fashion show membawakan gaun desainer muda.Ia harus datang paling lambat tiga jam sebelum dimulainya acara.Karena butuh persiapan panjang untuk mendandani satu orang pun.Ji Eun tak habisnya menceramahi Nindya sambil menyetir.


Nindya langsung menuju ruang make up.Ji Eun ikut mendandani Nindya bersama staf.Memoleskan berbagai jenis make up untuk mempercantik dirinya.


Tema rancangannya adalah gaun malam.Ada sepuluh koleksi yang akan di pertunjukkan.Nindya mendapat urutan nomer delapan.


Semua model sudah bersiap untuk tampil.Silih berganti memperagakan busana yang mereka kenakan.Banyak wartawan dari berbagai media yang datang.Dan setelah selesai biasanya akan ada yang memberikan buket bunga pada desainer.


"Lama tak melihatmu di acara seperti ini Yerin" sapa Vani yang lebih sering memanggilnya dengan nama panggungnya Yerin


"Iya Van.Aku memang jarang mengambil job" jawab Nindya


"Aku merasa kurang cocok" ucap Nindya


"Oh ya selamat mv yang kamu bintangi mendapat respon baik"


"Iya.Tapi Daniel lebih tepat menerima ucapan selamat darimu" ujar Nindya


Ji Eun menyetir untuk Nindya.Heran saat melihat Nindya kembali melanjutkan tidurnya.


Sudah dua hari Nindya tak berkomunikasi dengan Youngi.Ia pun tak ada niatan untuk menghubungi Youngi terlebih dulu.Karena ia merasa tak perlu menjelaskan apa yang tidak pernah di perbuatnya.


Nindya melihat mobil merah yang sama persis dengan miliknya.Ia tahu jika itu Gal Hee yang datang berkunjung.Sengaja agar mereka bisa kembaran.


Ternyata Gal Hee sudah menunggunya sedari tadi.Saat ia sampai pun Gal Hee langung mengajaknya pergi entah kemana.Mobil Gal Hee berhenti di sebuah kafe khusus member.Firasatnya sudah tidak nyaman saat Gal Hee memarkirkan mobilnya.Benar saja ia melihat Joon dan Youngi duduk disana.


Gal Hee menarik kursi di sebelah Joon.Jadi mau tak mau ia duduk bersebelahan dengan Youngi.


"Kau pesan apa Nindya?" tanya Gal Hee


"Steak,spagetti,zupa soup,Cappucinno dan lemon tea" ucap Nindya tanpa melihat menu


"Lihat dulu menunya" ucap Joon


"Kau mau pesan apa?" Youngi mengulangi pertanyaan Gal Hee.Nindya menutup buku menu di tanganya.Ia diam tak mebjawab.


"Pesanlah Nindya" ucap Gal Hee

__ADS_1


"Air putih" jawabnya.Joon menghela napas berat.Pasalnya ia sampai memesankan satu kafe hanya demi mempertemukan Nindya dan Youngi.


"Terserah kalian sajalah"


"Ayo Gal Hee kita pulang" ajak Joon


Nindya ikut bangkit namun tangannga di tahan oleh Youngi.Ia pun menepisnya.Joon tahu Nindya begitu marah.


"Selesaikan maslah kalian" ucap Gal Hee sebelum meninggalkan mereka disana


"Duduklah Nin" ujar Youngi.Nindya beralih ke kursi yang tadi di duduki oleh Gal Hee.


Setelah basa-basi yang panjang tanpa jawaban dari Nindya ia pun langsung bertanya pada Youngi


"Katakan apa maumu" suara Nindya terdengar kesal.Youngi menarik napas panjang.


"Maafkan aku" ucapnya


"Sudah"


"Kalo begitu aku harus pulang" ucap Nindya


"Kau semarah itu padaku?" tanya Youngi.Nindya dia sambil bersedekap.


"Aku salah sudah mempercayai ucapan Sora Nin.Maaf karena menuduhmu melakukan hal semacam itu"


"Hmmm" Nindya memainkan kukunya


"Ayolah maafkan aku"


"Pikir saja Youngi.Bagaimana jika kau ada di posisiku" ucap Nindya


"Iya maaf..maaf" Youngi berlutut di depan Nindya untuk meminta pengampunan darinya


"Apa yang kau lakukan.Bangun" ucap Nindya


"Tidak sampai kau memaafkanku" Nindya bertekad membuat Youngi berlutut selama mungkin.Tapi rasa iba membuatnya kalah.Baru setengah jam ia sudah menyerah untuk menghukum Youngi lebih lama.


"Bangun aku sudah memaafkanmu" ucap Nindya


"Terima kasih kesayangan" Youngi berhambur memeluk Nindya.Mencairkan suasana tegang yang mengukung mereka.


Dari luar kafe ada yang memotret mereka.


Dan yakinlah itu akan menjadi gosip yang semakin menambah jumlah hattersnya.


Ayolah mereka hanya berteman.Kenapa semua orang berlebihan.


Sikap Youngi yang manis sampai menyuapi Nindya membuatnya melupakan masalah saat di sauna.


Semua kembali seperti semula.Nindya pun tak lagi mempermasalahkan kejadian itu.Dan Sora sudah ia hempaskan jauh-jauh.


Sudah malam dan Nindya harus pulang sebelum Siska kembali menyeramahinya semalaman.Wajar saja karena Nindya sering pulang malam karena tak memberi kabar.

__ADS_1


__ADS_2