Ruang Hati

Ruang Hati
Season dua - bagian 48


__ADS_3

Dan disini Nindya berdiri selama hampir setengah jam.Memandang foto lelaki yang tersenyum hangat sambil memeluknya.


"Aku banyak berfikir belakangan ini,namun entah ini keputusan yang terbaik atau bukan aku tetap harus memutuskan bukan?"


"Jadi Jin,terus temani aku" ucap Nindya sebelum ia memutuskan untuk pulang


Nindya sedang menuju pemotretan.Pekerjaan terakhirnya sebelum ia benar benar meninggalkan Korea.


"Lu mau makan dulu?" tanya Deny yang menyetir untuk Nindya


"Nanti aja abis pemotretan" sahutnya


Nindya bergegas memasuki studio saat Deny memarkirkan mobilnya.Nindya melirik arlojinya.Ia sudah telat sepuluh menit.


"Lama amat dari mana?" omel Ji Eun saat Nindya menaruh tasnya


"Dari pemakaman Jin" sahutnya


"Buruan ganti kostum,udah ditungguin dari tadi" Nindya segera bergegas mengganti pakaiannya.Suatu hari nanti Nindya pasti akan merindukan suasana disini.


"Jahat kamu Nin" Ji Eun susah payah mengelap air matanya saat mengantar Nindya ke bandara.Ditemani Gal Hee,Youngi dan juga Joon yang ikut mengantar kepergiannya.


"Awas jika kau menyakitinya lagi" ancam Youngi yang sudah resmi berpacaran dengan Gal Hee


"Aku titip dia Den" Gal Hee berpesan


"Kembalilah jika kau bosan dengannya" kini selera humor Joon semakin membaik


"Tidak akan" sahut Deny diiringi tawa mereka


"Maaf jika aku banyak salah" Nindya mulai melow


"Sudah pergi sana.Atau kau mau Joon berubah pikiran dan menahanmu disini" ucap Youngi


"Baiklah.Cerewet sekali kau" sahut Nindya


Dan setelah berpamitan Nindya dan Deny segera pergi.


---


"Gimana semua persiapannya udah lancar?" tanya mama Deny pada Nana yang entah keberapa.Bosan mendengarnya Nana hanya tersenyum untuk menanggapi.


Mama Deny beralih ke ruangan lainnya.Memastikan Nindya yang tengah di make up tampil dengan sempurna.


"Kesampaian juga punya mantu kamu sayang" ia memeluk Nindya erat


"Aduh bu tatanan rambutnya jadi rusak" gerutu perias pengantin


"Udah gak apa apa mbak.Bisa dibenerin lagi" Nindya menengahi


"Cantiknya anak mama" ucap Miyang yang baru saja masuk.Sedih dan bahagia karena Nindya akan menikah dengan Deny.


"Mama kapan dateng?"


"Baru landing langsung kesini sama Joon" sahutnya


 "Ma kenalin ini mamanya Deny"


Mereka berdua saling menyapa dan menjabat tangan.Biasalah ibu ibu baru kenal juga langsung akrab.

__ADS_1


Setengah jam kemudian Mike datang menjemput Nindya yang sudah duduk menunggunya.Nindya gemetaran meski ini pernikahan yang kedua kalinya.


"Rileks Nin" ucap Mike yang mengandeng Nindya


Berjalan di altar seperti ini lagi.Entah hayalan atau bukan Nindya seperti merasakan kehadiran Jin disana.Langkahnya terhenti.Nindya menoleh kearah pintu.Semua mata memandangnya bingung sambil berbisik bisik.


"Kenapa?" tanya Mike panik


"Jin kak" jawab Nindya


"Yakinlah jika ia akan merestuimu" ucap Mike


"Bukan itu maksudku.Aku hanya merasakan kehadirannya"


Mike pun kembali membimbing Nindya berjalan menuju Deny yang tengah menunggunya.Raut wajahnya terlihat cemas sekali saat Nindya sempat menghentikan langkahnya.


"Jaga Nindya untuk kami" Mike menyerahkan tangan Nindya,yang dengan senang hati ia genggam


Joshua yang ikut menyaksikan janji suci jadi mengingat percakapannya dengan Jin


Flashback..


"Menurutku cinta sejati dan belahan jiwa itu berbeda Jo" Jin memulai pembicaraan.Jo tak berani menjawab ucapan tuannya.Ia masih berdiri bersisihan dengan Jin memandang keluar jendela rumah sakit.Percakapan yang paling jarang dibicarakan Jin dengan Joshua.


"Apa kau tahu perbedaan diantara keduanya?" Jin menoleh pada Joshua


"Tidak tuan" sahut Joshua kemudian


"Sebanyak apapun yang aku lakukan untuk Nindya.Pada akhirnya aku hanya akan menjadi belahan jiwanya" Jin menghembuskan nafas berat


"Lalu bagaimana dengan cinta sejatinya tuan?" Joshua mulai penasaran.Jin tersenyum memandang langit malam yang begitu terang karena sinar bulan


"Suatu hari kau akan mengetahuinya.Dan saat itu terjadi,kau pasti akan teringat percakapan ini" ucap Jin menepuk pundak Joshua


"Seperti yang nyonya Nindya katakan,hatinya sangat lembut meski ia sedikit cerewet" curhatan Joshua membuat Jin tertawa.Pertama kali ia mendengar keluhan keluar dari mulut Joshua setelah bertahun tahun bersama.


Flashback off


Joshua merasa takdir sedikit tidak adil dengan tuannya Jin.Tapi satu yang bisa ia pastikan jika Jin selalu bersyukur dipertemukan dengan Nindya meski hanya sementara.Setidaknya jatuh cinta dengan Nindya membawa perubahan baik bagi dirinya.


"Selamat ya" ucapan selamat yang berkali kali diterima Nindya dan Deny saat menyapa tamu undangan


---


"Widihhhhh..sohib kita nih" ucap Appe saat Deny dan Nindya mengadakan pesta perayaan di Bali


"Akhirnya Nin lu terima juga nih bujangan ngenes" sahut Rendy


"Punya temen mulutnya kayak air kobokan semua" Deny menyahut


"Kasian sih gua liatnya,kemana aja gua pergi dia ngikutin mulu"


"Parah tu bini Den" Danang pun ikut membenarkan


"Mana Rita Van?" tanya Nindya


"Tuh ngumpul disana sama geng emak emak" Ervan menunjuk taman di samping rumah


"Mau jadi warga gua gak?" tawar Septian.Appe dan Rendy menyarakan untuk menolaknya.

__ADS_1


"Santuy aja lu pada.Gua mau nyemperin cs dulu" Nindya menggandeng lengan Deny menuju emak emak yang sibuk dengan anak anaknya.


Lepas menyapa mereka sesaat ia mencari Joon yang entah sejak awal pesta belum menunjukkan batang hidungnya.


"Lu mau ngobrol berdua?" tawar Deny yang melihat Joon sedang berdiri di tepi pantai


"Gak apa apa?" Nindya wajib meminta izin Deny sekarang.Dan anggukan Deny membuat Nindya melangkahkan kakinya untuk menghampiri Joon.


"Hey" sapa Nindya saat bersejajar dengan Joon


"Mana Deny?" tanyanya


"Kayaknya dia minta banyak body guard buat ngamanin tempat ini" sahut Nindya


"Youngi emang selalu nyusahin" keluhnya lantas tertawa


"Kenapa dulu kamu gak jadian sama Youngi?" tanyanya yang teringat Nindya sempat dengan idol satu itu


"Gak kuat dibully netizen"


"Dan semoga Gal Hee kuat terhadap ujian netizen" lanjut Nindya


"Tenang aja.Dia wanita yang kuat meski penampilannya ribet" Joon mengingatkan


Teriakan Youngi membuat mereka menoleh lalu kembali bergabung dengan pesta.Para member Big Star turut serta Nindya undang karena sekaligus refreshing setelah beberapa tour yang melelahkan.


Puncak acara diisi oleh member yang bersedia memberi penampilan gratis di acara per Nindya.Lalu Deny menyanyikan lagu kebangsaan.


Bukan bukan.


Lagu dari Gigi-11 Januari..


Sebelas Januari bertemu


Menjalani kisah cinta ini


Naluri berkata engkaulah


Mi-lik-ku


Bahagia selalu dimiliki


Bertahun menjalani bersamamu


Kunyatakan bahwa engkaulah


Ji-wa-ku


Akulah penjagamu


Akulah pelindungmu


Akulah pendampingmu


Di setiap langkah-langkahmu


Pernah 'ku menyakiti hatimu


Pernah kau melupakan janji ini

__ADS_1


...


Lagu yang bertepatan dengan tanggal jadian Nindya dan Deny saat sma dulu.Pas banget.Kayak nih lagu emang diciptain buat mereka.Kebanyakan dari kita emang kadang ada yang mikir begitu kan.Dan bilang,lagu ini gua banget nih.Jadi itu juga yang dirasain sama Deny.


__ADS_2