
"Nitip temen gua ya.Kasian gak ada yang jemput" kata Rita
"Yaudah gua sama Rita dulua,Den" tanpa persetujuan mereka Ervan dan Rita berjalan ke parkiran
"Mau bareng?" Tanya Deny
"Emang gak ngerepotin" tanya Nindya balik
"Gak.Tunggu sini gua ambil motor dulu" Nindya pun hanya mengangguk.
Jarak kolam renang dan kos Nindya memang lumayan.Terlebih Deny hanya membawa satu helm jadi mereka memilih memutar jalan lebih jauh takut kena tilang.Sebenarnya Deny yang memang sengaja memilih rute itu.
Rintik hujan mulai berjatuhan sampai akhirnya menjadi hujan yang cukup deras.
Deny meminggirkan motornya ke ruko yang sudah tutup.Ia mengambil jaket dari dalam tas lalu memberikan pada Nindya.
"Nih pake"
"Buat lu aja Den" jawab Nindya
"Udah pake aja" sambil memakaikan jaket pada Nindya yang otomatis jarak mereka menjadi sangat dekat
"Makasih" hanya itu kata yang keluar dari mulut Nindya.
Nindya menoleh kearah Deny,baju Deny sudah basah semua terkena air hujan begitu pula dengan Nindya.
"Yang di Burger King itu pacar lu" pertanyaan Deny membuat Nindya mengerutkan dahi
"Maksud lu Yovan?" Deny hanya mengangguk
"Bukan.Dia cuma temen" tambah Nindya
"Temen apa mantan?" Kini Deny menoleh ke Nindya
"Iya mantan.Tapi lu tau dari mana kalo Yovan mantan gua?"
"Ketebak aja dari sikap dia"
Kruyukk..
Suara perut Nindya menghentikan obrolan mereka.Nindya hanya diam.Deny tersenyum sambil mengggeleng.Setelah hujan reda mereka segera pulang.
Deny menghentikan motornya di warung makan pinggir jalan.
__ADS_1
"Makan dulu gak apa-apa kan?"
"Gak masalah makan ditempat kayak gini?" Tambah Deny
"Yang penting perut gua kenyang" jawab Nindya.
Mereka berdua masuk dan memesan makanan.Bukan Nindya jika malu memesan beberapa makanan.Selesai makan bukannya mengantar Nindya ke kos Deny malah membawa Nindya kerumahnya.
"Bentar-bentar.Kita kerumah siapa?" Tanya Nindya penasaran
"Rumah gua.Masuk dulu gua mau ganti baju"
"Langsung aja.Gua gaenak sama orang rumah lu"
"Udah masuk lu sekalian ganti.Ntar gua pinjemin baju kakak gua.Kayaknya ukuran kalian sama"
Memasuki rumah Deny mereka disambut mama Deny yang sedang duduk sambil membaca majalah.Ia tersenyum ramah kearah mereka berdua.
"Loh kok basah semua sayang,abis darimana?" Sambil memegang baju Deny
"Kujanan mah dijalan abis pulang renang" jawab Deny,mamanya pun melihat Nindya memberi kode pada Deny
"Kenalin mah temen.Tadi mau nganter pulang karena jadwal renang bareng.Tapi malah kujanan" Deny menjelaskan pada mamanya.Sedangkan Nindya hanya tersenyum
"Ayo sayang sini ganti bajunya dulu"
Mama Deny pun membawa Nindya masuk kekamar kakak Deny.Terlihat beberapa foto pernikahan dan foto bayi.Mama Deny mengatakan jika kakaknya Deny tinggal bersama suaminya namun kadang sesekali mereka menginap.
Deny sedang duduk di ruang tamu menonton tv ia sudah selesai berganti baju.
ponsel Nindya bergetar ada sms masuk
*Nana
Dimana?
Kok belum sampe?
*Nindya
Dirumah Deny
*Nana
__ADS_1
What?
Ngapain lu?
*Nindya
Bentar doang
Dia ganti baju
Tadi kujanan
*Nana
Yaudah
Bye
Deny berniat mengajak pulang Nindya namun dicegah mama Deny untuk tinggal lebih lama.
"Nindya tinggal dimana sayang?" Tanya mama Deny
"Saya kos tante"
"Orang tua kerja dimana emang?"
"Udah meninggal tante"
"Ya ampun.Kamu yang sabar ya"
"Terus keluarga yang lain?"
"Ada kakak sih tante.Cuma udah dua tahunan kerja di Korea"
"Kerabat yang lain?"
"Masih ada tante,tapi tkarena tante Cindy sering keluar kota aku milih ngekos.Takut ngerepotin juga" jelas Nindya
"Kalo dikosan gada temen main kesini aja.Nanti biar dijemput Deny" mama Deny menawari
"Gausah tante makasih"
"Udah kapan-kapan gua jemput kalo dikosan gada orang" kata Deny
__ADS_1
Lalu mama Deny pergi kedapur membuatkan jahe hangat untuk mereka berdua.Deny sibuk dengan kamera ditangannya.Nindya mengamati beberapa tanaman hias ditaman samping rumah Deny.Tak ada percakapan tapi Deny terlihat lebih ramah daripada disekolah.
Mama Deny yang melihat Nindya mengamati taman bertanya apakah Nindya suka.Nindya hanya mengatakan dulu ia sering membantu ibunya merawat tanaman dirumah.