Ruang Hati

Ruang Hati
#30 Deny


__ADS_3

"Makan dulu sayang" suara mama Deny dari ruang tamu


"Mama ganggu aja nih" gerutu Deny yang sedang berduaan dengan Nindya dikamar


"Ayo turun.Gua laper"


Keduanya lalu menuruni tangga sambil bercanda.


"Jangan becanda terus ayo buruan makan"


"Iya tante"


Mereka hanya makan bertiga karena papa Deny sedang berada di Paris.Selesai makan Nindya membantu mbak laras membereskan meja makan seperti biasa.


"Mbak saya mau nanya.Tapi jangan bilang sama Deny ya"


"Tanya apa Non?" Sahut mbak laras


"Deny pernah bawa cewek sebelum aku gak?"


"Gada sih non.Tapi pas smp pernah bawa temen ceweknya"


"Siapa mbak?"


"Non Mia kalo gak salah namanya" Nindya terlihat sedih


"Eh non.Kenapa mukanya ditekuk gitu"


"Gak apa-apa mbak.Nih mbak piringnya udah selesai dicuci"


"Makasih banyak non.Non Nindya rajin banget"


"Cuma kebiasaan anak kos mbak" lalu keduanya tertawa mendengar jawaban Nindya.


Nindya terlihat agak kesal mengetahui jika Deny pernah mengajak perempuan sebelum dirinya.

__ADS_1


Deny beberapa kali bertanya mengapa Nindya diam tidak seperti biasanya.


Malam harinya saat Nindya sudah tidur Deny masuk kedalam kamarnya.Kamar mereka memang bersebelahan.


Deny berjinjit berjalan menuju ranjang Nindya.Perlahan ia membuka selimut dan tidur disamping Nindya.Nindya yang merasa ada seseorang langsung berbalik.


"Deny.Ngapain lu kesini malem-malem gini?" tanya Nindya


"Abisnya lu ngediemin gua.Jadi malem ini gua bakal tidur disini"


"Jangan konyol Den.Kalo ketahuan tante gimana?"


"Lu kenapa ngambek?"


"Siapa juga yang ngambek?" Nindya membalik badan membelakangi Deny membuatnya mendapat pelukan dari belakang


"Gua gak sengaja denger pas lu ngbrol sama mbak laras.Mia itu cuma cinta monyet doang sama kayak lu sama Yovan"


"Yang bener?"


"Iya sayang" Deny membenamkan wajahnya di tengkuk Nindya.Ia menyibakkan rambut Nindya lalu menciumi tengkuknya.


"Gua sayang lu Den" ucap Nindya


"Gua apalagi"


Keduanya lalu berciuman.Perlahan tapi pasti Deny menciumi Nindya dengan irama yang membangkitkan hasrat keduanya.


Deny merubah posisinya berada diatas Nindya.Nindya menggeliat merasakan kenikmatan dari ciuman Deny.


"Apaan itu Den?" tanya Nindya panik saat merasakan sesuatu bergerak-gerak


"Pengen gua Nin" tutur Deny


"Jangan Den" pinta Nindya

__ADS_1


"Yaudah engga.Tidur yuk" Deny membaringkan tubuhnya lalu memeluk Nindya dari samping.


Sebelum orang rumahnya bangun Deny sudah lebih dulu kembali ke kamarnya.


"Nin.Kamu gak mau kalo tunangan dulu sama Deny?" tanya mama Deny saat mereka selesai sarapan


"Gimana ya tante.Kita masih sekolah"


"Iya ma.Biar Nindya kejar mimpinya dulu" sahut Deny


"Padahal mama udah pengen punya cucu dari kalian"


"Kita masih sma ma" jawab Deny


"Iya deh iya"


Deny menggoda Nindya dan melirik nakal saat mamanya menyebut ingin punya cucu dari mereka.Nindya salah tingkah saat dipandangi Deny.


"Deny apaan sih ngeliatin gua kaya gitu" batin Nindya


Ujian nasional sudah berakhir dua bulan yang lalu.Hari ini sekolah mereka mengadakan perpisahan untuk pelepasan murid kelas dua belas.


Nindya menjadi yang paling cengeng diantara yang lainnya saat mereka selesai wisuda.Ia sudah menganggap mereka seperti keluarganya.Ia hanya terlalu khawatir jika persahabatan mereka akan berhenti sampai disini.Karena mereka akan menjalani kehidupan mereka masing-masing nantinya.


Dian akan segera menikah dengan Kevin minggu depan.Tentu saja mereka tidak akan menyia-nyiakan momen kebersamaan mereka.


Nindya menjadwalkan keberangkatannya selang beberapa sehari setelah pernikahan Dian.


Pernikahan Dian digelar secara besar-besaran.Karena Dian adalah menantu pertama dikeluarga Kevin.Mereka datang berpasangan,Tari datang bersama Putra setelah mereka tidak bisa saling melupakan satu sama lain.


Setelah acara pernikahan Dian..


"Gua bakal kangen kalian" ucap Nindya berurai air mata


"Kita harus selalu komunikasi satu sama lain" Nana ikut terharu

__ADS_1


"Jangan lupain gua ya" Kata Dian yang disusul pelukan dari para sahabatnya


"Apapun yang terjadi sama kita setelah lulus.Kita harus saling cerita satu sama lain" ucap Rita


__ADS_2