SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 116 Faisal dan Nadira


__ADS_3

Sean yang mendengar jeritan dari dalam markas , langsung tersadar dari lamunan nya dan langsung berlari ke dalam , tapi dia hampir saja menabrak Jerry dan Dirga yang berlari dengan panik tanpa menghiraukan Sean .


Saat dia masuk ke ruang khusus , dia melihat Willy yang menenangkan Bella yang menangis histeris seraya memanggil nama Hana tak jauh dari jendela yang kaca nya sudah pecah . Tatapan nya beralih pada Devan yang masih tergeletak . Dia memperhatikan wajah setiap orang yang berada di dalam ruangan itu . Dan akhirnya tatapan nya jatuh pada simbol Kelompok Black Dragon yang tergeletak di dekat Bella .


" Dimana Nana , kenapa kalian berteriak memanggil Hana . Bukan kah Nana bersama kalian tadi . . .Dimana Nana . . ! " sentak Sean yang merasakan firasat tidak enak pada sang tunangan . Willy bangkit dan mendekati Sean .


" Tuan . .


" Dimana Nana , Willy . . !! "teriak Sean tak terkendali langsung menarik kerah baju Willy .


" Tuan Sean . Nona . . .


" KATAKAN DIMANA TUNANGAN KU . . !!! " teriak Sean .


" Tuan , nona muda jatuh ke jurang bersama Johan karena ingin menyelamatkan nona Bella serta merebut kembali simbol Kelompok Black Dragon . .! " kata Willy .


" apa . . " Sean berkata samar seakan sedang berbisik . Dia menatap tajam Willy dengan wajah memerah menahan emosi nya .


" Kau jangan asal bicara . Nana adalah gadis yang kuat . Dia tidak mungkin ceroboh dan jatuh ke jurang . .katakan dimana Nana . .katakan. .!!! " teriak Sean dengan mata memerah .

__ADS_1


" stoop . . berhenti berdebat dan pergilah mencari Hana , Sean . Tolong . .tolong selamatkan adik ku . . Aaaakh . . Perut ku , ,Sa. . kit . . " kata Bella dengan suara lemah . Willy buru-buru menghampiri nyonya muda nya dan mengangkat Bella ke ranjang . Dokter Reva langsung memeriksa keadaan Bella .


" Pembukaan sudah hampir sempurna , Willy segera usahakan agar tuan Devan cepat bangun .! " kata Reva . Willy mengangguk dan segera menuju wastafel .


" jika Devan sudah sadar jangan katakan tentang Hana , supaya dia bisa fokus pada kakak ipar . ! " kata Sean langsung pergi dari ruangan .


Willy membawa segelas air dan langsung menyiramkan nya ke wajah Devan . Sudah dua kali Devan di Siram Tapi belum juga sadar . Saat siraman ketiga Devan perlahan sadar dengan memegang kepala nya .


" Willy , apa yang terjadi . . " kata Devan memperhatikan


" Bos , sadar lah . Nyonya sebentar lagi akan melahirkan . .! " kata Willy menguatkan hati nya .


_____________


" sayang , lihat pemandangan di sana indah sekali ayo kita ber swafoto di sana . .! " kata seorang wanita menunjuk sebuah aliran sungai yang bersumber dari muara air terjun . Sungai cukup lebar itu . Pria yang berumur sekitar 50 tahun itu, tapi masih terlihat tampan mengikuti sang istri yang masih terlihat muda dalam umur 45 tahun itu menuju sungai yang tampak jernih dengan bebatuan alam yang alami . Samar-samar mereka bisa mendengar suara air terjun dari kejauhan .


" waaah , indah sekali . . ! " kata wanita itu .


" Nadira , hati-hati . .! "

__ADS_1


" oh , ayolah Faisal . .ini akan sangat indah . ! " kata Nadira tertawa . Seraya melihat ke sekeliling nya. Faisal diam-diam langsung mengambil foto sang istri tercinta .


Faisal dan Nadira adalah sepasang suami istri yang harmonis dan romantis . Mereka sudah menjalani rumah tangga mereka selama kurang lebih 25 tahun . Faisal adalah seorang pebisnis , di dampingi Nadira yang selalu mendukung sang suami , membuat bisnis Faisal semakin maju hingga kini Faisal menjadi salah satu pebisnis yang sukses . Hidup mereka serba berkecukupan , semua orang yang melihat pasangan itu yang penuh kelembutan dan keromantisan selalu berkata iri dengan hidup mereka yang sempurna . Tapi mereka yang hanya melihat kebahagiaan pasangan Faisal dan Nadira , tidak tahu satu hal yang tidak bisa di miliki oleh pasangan harmonis itu , yaitu keturunan . Yah , walau mereka sudah menjalani pernikahan mereka selama 25 tahun , tapi mereka tidak di karuniai anak satu pun . Karena Nadira mengalami masalah di rahim nya akibat kecelakaan sebelum mereka menikah . Tapi untung nya Faisal bisa menerima keadaan Nadira apa ada nya . Nadira memang awal nya selalu merasa jika itu hanya ucapan Faisal untuk menghiburnya . Bahkan Nadira pernah mengizinkan Faisal untuk menikah lagi agar bisa memiliki keturunan . Namun Faisal menolak dan tetap setia pada Nadira sampai sekarang bahkan sangat menyayangi nya dan memanjakan nya .


" happy anniversary. . . !! " teriak Nadira penuh semangat sampai menggema sampai ke tengah hutan . Nadira dan Faisal memang sengaja merayakan anniversary mereka yang ke 25 dengan berlibur ke desa kelahiran Nadira yang berada di daerah pegunungan sekalian nyekar ke makam kedua orangtua Nadira . Faisal memeluk sang istri dari belakang dengan kue tart kecil yang telah di pasang lilin angka 25 .


" selamat anniversary sayang . Ayo kita berdoa sebelum meniup lilin nya . ! " kata Faisal . Mereka memejamkan mata mereka seraya berdoa di dalam hati .


" Tuhan . terima kasih telah mengirimkan laki-laki yang sempurna seperti suami ku untuk membahagiakan ku . Di umur ku yang sudah hampir senja ini , aku masih berharap bisa merasakan memiliki seorang anak . ." batin Nadira dengan mata yang sudah memanas .


" Terima kasih Tuhan atas semua yang telah Engkau berikan pada kami . Tapi jika aku bisa meminta satu hal .aku ingin merasakan bagaimana rasa nya di panggil ayah oleh seorang anak . ." kata Faisal pasrah .


Pasangan itu membuka mata mereka dan saling melempar senyum . Setelah sama-sama mengangguk. Mereka meniup lilin itu , Faisal mengecup kening Nadira mesra , sedangkan Nadira membalas mencium kedua pipi Faisal lalu mereka berpelukan . Setelah mencurahkan kasih sayang mereka , mereka kembali sibuk mengambil foto dengan background alam terbuka yang tampak indah di bawah sinar matahari yang keemasan . setelah puas berfoto Nadira meniti satu persatu batu ke tengah sungai . Dia menatap ke sekeliling nya yang penuhi dengan pohon-pohon yang rindang dengan hati damai . Saat dia akan menurunkan kaki nya hendak merendam kaki nya ke dalam air sungai , gerakan nya terhenti saat melihat sesuatu yang menyerupai manusia tersangkut di sela-sela batu tak jauh dari posisi nya . Karena penasaran dia lalu bangkit kembali hingga dia bisa melihat dengan jelas sosok manusia yang tersangkut di sela batu dengan posisi tengkurap .


" Faisal . . Faisal , cepat kesini . . ! " teriak Nadira panik . Faisal yang mendengar teriakan istri nya langsung berlari menghampiri nya .


" ada apa sayang . ? " kata Faisal ikut panik .


" Itu . . Itu lihat . . ! " kata Nadira menunjuk ke depan . Faisal mengikuti arah telunjuk Nadira , mata nya sedikit terbelalak saat melihat apa yang di tunjuk sang istri . Mereka saling pandang cukup lama . Hingga akhir nya . . . . .

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2