SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 41 Sudah jatuh Tertimpa Tangga


__ADS_3

Namun tiba-tiba mata Mayang terbelalak saat melihat darah di lantai yang berasal dari sela p*ha nya . Dengan tangan gemetar Mayang menyentuh pangkal p*ha , Mayang mengangkat telapak tangan nya yang penuh dengan darah .


" hiks . . hiks . . tidak . . anak ku . . tidaaaaakk . .aaaakkh. . . . ?! " jerit Mayang .


" Astaga mbak . . mbak kenapa ? ya Allah . . ?! " seru seorang wanita paruh baya yang biasa membereskan apartemen Arya .


" bi . . . bi Murni , , to. . long . . ?! "


bruukh .


" Ya Allah mbak . . mbak . . tolong . . tolooong. . . !!!!!! " teriak Bu Murni . Untung nya seorang tukang kurir pengantar makanan kebetulan lewat setelah mengantarkan pesanan pada salah satu penghuni apartemen dan langsung menolong Mayang .


s


k


I


p


Mobil Arya berhenti di depan rumah orang tua nya , Arya menurunkan kaca mobil dan mengklakson beberapa kali , terlihat seorang wanita berusia sekitar 30 tahun keluar , Wanita itu langsung membuka pintu pagar saat melihat Arya di dalam mobil . Mobil Arya memasuki sebuah pekarangan rumah yang cukup luas . setelah mematikan mesin mobil , Arya turun dengan malas . Dia berjalan gontai masuk ke rumah orangtua nya .


" Mas Arya pulang ?? .ayo masuk . . Bu . . ibu , mas Arya pulang Bu . . ?! " teriak ART bernama Susi.


Arya langsung duduk tanpa menghiraukan teriakan ART nya . Dari tangga yang menghubungkan lantai dasar dengan lantai 2 , terdengar langkah yang sedikit tergesa-gesa .


" Arya , . akhirnya kamu ingat pulang juga . . ?! " kata Bu Marya duduk di sebelah Arya . Arya mencium tangan ibu nya lalu memeluk dan mencium ibu nya .


" ibu sama ayah sehat kan ?? " kata Arya .


" kamu semua sehat . . kenapa ada masalah ?? " kata Bu Marya curiga . Arya menggeleng .


" terus kenapa tuh muka di tekuk gitu ?? " berantem sama pacar tomboy mu itu ?? " ketus Bu Marya


" aku udah putus sama Hana Bu . . ?! "


" ha putus ??? bagus lah kalau udah putus . kamu tenang saja , gak usah sedih kayak gini . ibu akan carikan kamu calon istri yang pintar , kaya dan modis . Biar ibu gak malu kalau jalan sama mantu ibu nanti. . ?! "


" ayah belum pulang ?? "


" Sebentar lagi juga pulang . . oh iya gimana pekerjaan kamu ?? dengar-dengar kamu udah naik jabatan GM ya ?? " kata Bu Marya dengan wajah berbinar .


" iya Bu . .Nanti kapan-kapan aku ajak ibu shopping ke mall ya . . ?! "


" beneran nih ?? "


" iya ibu ku sayang . . ?! "


" janji ya , ibu tunggu kamu gajian nanti . .?! "


" oh iya Bu , aku dengar usaha bisnis ayah makin meningkat Bu ?? " kata Arya sedikit melupakan masalah nya .


" iya Donk . . Sekarang usaha pertambakan dan jamur ayah maju pesat . ayah berhasil menjalin kerja sama dengan salah satu restoran terkenal . . maka nya rumah kita sekarang bisa sedikit di renovasi . . ?! " kata Bu Hesty penuh semangat .


" hmm . pantesan pas aku masuk kayak ada yang beda gitu . . dan , aku perhatiin ibu juga kayak nya kembali muda lagi . . Pasti rajin perawatan ya , maka nya makin cantik . . ?! " goda Arya

__ADS_1


" hahaha . . dasar kamu ya . . , udah besar masih aja suka godain ibu . . ?! " kata Bu Hesty mencubit pipi putra semata wayang nya .


tin tin


Bu Hesty menghentikan tawa nya .


" Tuh , ayah mu udah pulang . sana , ayah mu kangen banget sama kamu . . ?! " kata Bu Hesty mendorong Arya pelan untuk menyambut ayah nya . Arya bangkit dengan semangat .


" Bu . ayah pulang . Itu di depan mobil Arya kan ?? mana orang nya . . . ?! " teriak pak Arman antusias .


" orang nya disini , ayah . . ?! " kata Arya ,


" hahaha , akhir nya nih bocah pulang juga . . ?! " kata pak Arman merentangkan tangan nya . kedua ayah dan anak itu berpelukan , pak Arman menepuk-nepuk punggung Arya .


" ayah sehat kan ?? " kata Arya melerai pelukan nya . mereka berjalan menuju sofa dan duduk di seberang Bu Marya


" seperti yang kamu lihat . . ayah sangat sehat . Apalagi jika kamu kembali tinggal bersama ayah dan ibu . Ayah akan semakin bahagia . . ?! "


" Sesuai keinginan ayah . aku akan kembali ke rumah dan menemani ayah dan ibu . . ?! " kata Arya mantap .


" serius kamu Ar ?? " kata Bu Marya penuh harap . Arya tersenyum dan mengangguk .


" aaah . . akhir nya kita berkumpul lagi , yah . . ?! " kata Bu Marya senang . pak Arman kembali menepuk bahu Arya .


" Kamu gak bawa pakaian ?? " kata Bu Marya


" masih di mobil . . ?! "


" Susi . . . !!! " teriak Bu Marya .


" sus , tolong bawa koper arya di mobil ya . . ?! " kata Arya .


" baik bu . . " Susi langsung pergi keluar.


" ya udah Kalian istirahat dulu Sana , ibu mau masak buat makan malam . . ?! "


" Ini koper nya mas . . ?! " kata Susi menyerahkan koper milik Arya .


" makasih susi . . ?! "


Arya menarik koper nya menuju kamar nya di lantai atas . Bu Marya tersenyum bahagia melihat Arya kembali ke rumah .


" kalau begitu ayah juga ke kamar dulu ya Bu . . ?! "


" iya yah . . ?! "


Setelah suami nya pergi , Bu Marya langsung masuk ke dapur . Dia akan memasak makanan kesukaan anak nya . Dengan cekatan Bu Marya larut dalam kegiatan memasak nya dengan wajah yang cerah .


__________


Di sebuah rumah sakit , Mayang tampak terbaring lemah dengan wajah yang pucat . Air mata nya terus mengalir membasahi kedua pipi nya .


" mbak , mbak jangan nangis lagi . Nanti mbak drop lagi loh . . ?! " kata bi Murni menghapus airmata Mayang dengan tisu .


" hiks . . hiks . . gimana aku gak sedih bi . . hiks . suami ku menceraikan ku . hiks . hiks . sekarang anak ku juga pergi ninggalin aku . . aku . . hiks . aku sendirian sekarang bi . . Hiks . hiks . . ?! " ratap Mayang dengan penuh kesedihan . Yah , akibat benturan tubuh Mayang dengan sofa , janin Mayang yang berusia 4 bulan itu tidak bisa di selamatkan .

__ADS_1


" yang sabar mbak , saya tahu gimana rasa nya kehilangan . . Sekarang mbak jangan banyak pikiran dulu , ya . Fokus dulu untuk pemulihan mbak . . Nanti setelah mbak pulih , baru mikirin rencana selanjutnya untuk melanjutkan hidup mbak . .Ingat , masa depan mbak masih panjang . .?! "


Mendengar nasehat bi Murni . Tatapan mata Mayang tiba-tiba berubah tajam . Bayangan-bayangan wajah Arya dan Hana datang silih berganti . Wajah nya yang semula sedih kini terlihat datar .


" bibi benar , aku harus fokus pada pemulihan kesehatan ku dan melanjutkan hidupku . . ?! "


" Dan membalaskan dendam ku dan anak ku . Arya , kau telah membunuh anak ku . Kau harus menerima akibat nya . Hana , kalau bukan karena elo , Arya gak akan pergi dan menceraikan ku . . Kalian berdua , tunggulah pembalasan ku . . ?! "


Tangan Mayang terkepal erat , sorot mata nya semakin tajam dan dingin . Lalu perlahan sorot mata nya kembali redup .


" terima kasih ya bi , sudah menolong saya . . Saya gak tahu apa yang terjadi selanjutnya jika bi Murni gak datang . Mungkin aku juga akan bernasib sama dengan anak ku . . ?! " kata Mayang .


" mbak Mayang gak usah berterima kasih . Mungkin sudah jalan nya saya kembali ke apartemen mbak karena ponsel saya ketinggalan tadi . Maka nya saya bisa nemuin mbak Mayang yang sedang kesulitan . . Kalau begitu saya pamit dulu ya mbak . Takut nya nanti anak saya nyariin , soal nya tadi saya pamit cuma mau ngambil ponsel , sampe hari udah malam saya belum juga balik . Mbak tenang aja , ini saya sudah siapkan makan malam untuk mbak . habis makan , langsung minum obat ya . Besok saya kesini lagi , apa mbak mau titip sesuatu ?? " tawar Bu Murni .


" Besok tolong bawakan saya baju ganti ya bi . . bibi bisa ambilkan tas saya . ?! " .


" ini mbak . . ?! Bu Murni menyerahkan tas Mayang . Mayang mengeluarkan sebuah kunci dan beberapa lembar uang pecahan merah .


" tolong bawakan saya baju ganti ya bi , ini kunci apartermen dan untuk ongkos nya . . ?! "


" gak usah mbak . saya masih punya pegangan kok . ?! "


" ambil bi . . ?! "


" baik lah kalau begitu . saya pamit dulu ya mbak .?! "


" hati-hati di jalan bi . ?! " Bi Murni pun keluar dari ruang rawat Mayang . Mayang membuka kotak nasi pemberian bi Murni tadi . Lalu dia memaksa memakan nya walau dia merasa tidak selera .


" aku harus makan , aku harus cepat pulih agar aku bisa memberikan pelajaran pada mereka yang telah membuat ku menderita . Mereka harus merasakan apa yang aku rasakan sekarang . . ?! "


. " SUDAH JATUH TERTIMPA TANGGA "


Begitulah nasib Mayang sekarang . Musibah yang datang bertubi-tubi . Sudah di ceraikan oleh suami nya , sekarang malah kehilangan calon anak nya .


Bagaimana Mayang menjalani kehidupan nya setelah peristiwa menyakitkan ini ??


Tunggu di part selanjutnya . . 👉👉👉👉👉👉


B


E


R


S


A


M


B


U


N

__ADS_1


G


__ADS_2