
Adzan subuh berkumandang . Menggetarkan seluruh alam membangunkan umat yang masih asyik dengan mimpi nya . Hana yang terbiasa terbangun subuh , langsung terbangun . Dia duduk cukup lama untuk mengumpulkan nyawa nya yang masih setengah-setengah ( 😁 ) . Dia meregangkan otot-otot nya . lalu beranjak ke kamar mandi , menggosok gigi dan mencuci muka . Setelah itu dia berganti pakaian dengan training setelan berwarna hitam dan memakai training shoes warna putih . Dia mengikat rambut nya dengan gaya Cepol . dia meraih earphone dan ponsel lalu keluar dari kamar nya .
Saat Hana akan keluar satpam yang berjaga di post satpam langsung membuka pagar .
" Non Hana mau joging ya ?? "
" Iya pak . .!
Hana memakai earphone nya lalu menyetel musik kesukaan nya lalu mulai belari pelan menyusuri jalan yang mulai terlihat beberapa orang yang lalu lalang . Hana terus berlari tanpa menghiraukan sekitarnya . Hari semakin terang dengan di iringi kicauan burung yang merdu dan hembusan angin pagi yang segar . Sinar mentari mulai memancarkan sinar nya , menerpa wajah cerah Hana yang bercucuran keringat . wajah Hana terlihat ber kemilau saat sinar mentari menerpa wajah Hana yang basah ol h keringat . Dia lalu membeli sebotol air mineral dan menenggak nya hingga setengah . Dia duduk di bangku di taman yang kebetulan dia lalui . memperhatikan orang-orang yang memulai aktivitas mereka masing-masing . Seorang anak laki-laki berumur sekitar 10 tahun yang memakai baju lusuh melintas tak jauh dari Hana dan tanpa sengaja menjatuhkan kotak yang berisi bubur ayam hingga bubur itu tertumpah .
" Yah . tumpah . . !! " kata anak anak itu dengan menatap bubur yang tertumpah di tanah . Terlihat bahu nya terguncang akibat menangis . Hana menghampiri anak itu .
" hey , ada apa ?? " kata Hana memegang bahu nya . anak itu mengangkat wajah nya , tampak mata nya memerah akibat menangis .
" hiks , hiks . bubur ayam yang ku beli untuk ibu ku tumpah . Padahal ibu ku sedang sakit . Bagaimana ibu ku akan sarapan jika bubur ini tertumpah . . ! " ratap anak itu dengan sedih . Hana menatap nya iba .
" Dimana kamu membeli bubur itu ?? " tanya Hana .
" di sana . . .
" ayo antar kAkak ke sana . ! " anak itu pun membawa Hana ke kedai Bubur ayam yang dimaksud .
" Kamu tinggal sama siapa aja ?? " tanya Hana sambil berjalan beriringan dengan anak tadi .
" Aku tinggal sama ibu kak . ! "
" Hanya berdua ?? " anak itu mengangguk .
" itu kedai Bubur ayam nya . . ! " tunjuk anak itu .Kedai Bubur itu cukup ramai .
" bang , bubur ayam nya masih ada ?? " tanya Hana .
" Masih neng . . loh Ardi kenapa kamu balik kesini lagi ?? mau ngutang lagi ?? gak gak . .saya gak bisa ngasih ngutang kamu lagi . Hutang kamu udah 50 ribu , . sana pergi . . !! " bentak tukang bubur itu . Anak yang berdiri di belakang Hana hanya menunduk dengan wajah takut .
" Bang saya pesan bubur ayam 2 ya , di bungkus sama sate telur puyuh nya 2 sate ati ampela 2 . ! "
" baik neng , tunggu sebentar . ! " Dengan cepat tukang bubur itu menyiapkan pesanan Hana . Dalam waktu singkat pesanan Hana sudah siap .
" ini neng . .semua nya 15 ribu . ! "
" Oh , ini uang nya . Oh iya bang , tadi Abang bilang kalau hutang Ardi 50 ribu kan ?? Sekalian aja nih , ! kata Hana memberikan uang pecahan warna merah . Tukang bubur memberikan sisa kembalian nya .
__ADS_1
" Makasih ya neng . ! " Hana mengangguk .
" Ardi , ini kamu bawa pulang ya . dan ini untuk kamu beli sarapan beberapa hari ke depan . ! " kata Hana memasukan uang kembalian nya ke dalam kresek bubur ayam tadi lalu memberikan nya pada Ardi . Ardi menatap Hana lekat . Hana tersenyum lalu meraih tangan Ardi dan memberikan keresek tadi .
" bawa pulang gih , kasihan ibu kamu kelamaan nunggu . ! " kata Hana mengusap bahu Ardi . Hana sedikit terkejut saat Ardi memeluk nya . Hana bisa merasakan tubuh Ardi yang bergetar karena menangis . Hana mengusap punggung kecil Ardi . setelah beberapa saat , Ardi melepaskan pelukkan nya .
" Sudah jangan nangis . kamu anak laki-laki gak boleh nangis . kamu harus jadi laki-laki yang kuat untuk melindungi keluarga kamu . sekarang kamu pulang ya , kasihan ibu kamu . ! "
" Makasih ya kak . Kakak mau berbagi sama aku dan bahkan membayarkan utang Ardi . Ardi janji Ardi akan membalas kebaikan kakak . ! " kata Ardi . Hana tersenyum lalu menyuruhnya pulang . Setelah Ardi tak terlihat lagi , Hana kembali berlari kecil menyusuri jalan pulang ke mansion .
s
k
I
p
Saat Hana masuk keruang tamu , Hana mencium aroma masakan dari dapur , karena merasa lapar Hana langsung masuk ke dapur . Ternyata keluarga nya telah berkumpul untuk sarapan .
" Pagi Mom , dad . kakak . ! " kata Hana mencium mereka satu persatu .
" Habis dari joging ?? " tanya Daddy . Hana mengangguk karena mulut nya sudah penuh dengan roti panggang isi keju dan selai coklat .
" Sayang , pelan-pelan makan nya . Gak ada yang akan merebut makanan kamu . . Kalian lanjutkan sarapan nya . Mommy duluan . . ! " kata mommy beranjak dari kursi nya . Hana mengunyah dengan cepat dan menyesap susu hangat nya untuk melancarkan kerongkongan nya .
" Emang Mommy mau kemana ?? " tanya Hana yang baru menyadari jika Mommy sudah berpakaian rapi .
" Mommy sama teman-teman Mommy mau ngadain arisan ke Bali . Mommy duluan ya , udah di tunggu sama teman-teman . bye . . ! " Mommy mencium pipi Daddy lalu putri nya .
" Kak , kakak bilang kakak akan mengurus penyusup kemarin kan ?? " kata Hana setelah Mommy pergi .
" Iya . hari ini kakak akan mengurus nya . ! "
" aku ikut ya . . ! " kata Hana dengan antusias . Devan menghentikan kunyahan nya . Dia menatap Daddy seperti meminta pendapat . tampak Daddy mengangguk pelan .
" Kamu yakin ?? " kata Devan meminum jus jeruk nya .
" Yakin lah . emang kenapa ?? " kata Hana menggigit roti kedua nya . Devan kembali menatap Daddy .
" Bawalah adik mu . Mungkin sudah saat nya dia tahu. ! " kata Daddy menatap Hana lekat .
__ADS_1
" Baiklah . habis ini kita berangkat . ! " Hana tersenyum senang . Dia kembali melanjutkan sarapan nya .
Setelah menghabiskan sarapan nya , Hana lalu ke kamar Dan membersihkan tubuh nya . Setelah itu dia berganti pakaian dengan fashion kesukaan nya .
" Udah siap ?? " kata Devan yang telah menunggu di ruang tamu .
" Udah . Daddy mana ?? "
" Daddy pergi menemui klien nya . . ayo . ! " kata Devan .
Mereka pun berjalan menuju mobil kesayangan Devan . setelah Devan dan Hana masuk mobil melaju dengan kecepatan sedang .
Hana memperhatikan jalan yang baru kali ini di lalui nya . sepanjang jalan dia tidak menemukan satu kendaraan pun yang berlintasan dengan mereka . Apalagi Hana melihat kedua sisi jalan hanya di penuhi oleh pohon-pohon yang besar . Seperti sedang berada di tengah hutan . Devan menyetir dengan wajah yang datar .
Setelah menempuh waktu cukup lama , akhir nya mobil Devan berhenti di depan sebuah gedung besar yang terlihat menyeramkan karena keadaan gedung yang tampak tak terawat dan terlihat redup dari luar . Beberapa orang pria bertubuh besar datang menghampiri Devan dan Hana .
" selamat datang bos . nona . ! " sapa mereka .
" Ini rumah siapa Kak ? " tanya Hana .
" Ayo masuk . ! " kata Devan tanpa menghiraukan pertanyaan Hana . Mereka masuk ke gedung yang terlihat kumuh itu .
ceklek . .
" Selamat datang di markas kecil BLACKDRAGON , Hana . ! "
Baru selangkah mereka masuk , Hana di buat takjub saat melihat suasana di dalam gedung yang terlihat rapi dan terang . Penataan perabotan dan furniture sangat cocok . Namun kekaguman nya terhenti saat melihat segerombolan laki-laki yang berkumpul di sudut ruangan yang kosong tengah menatap mereka .
" Selamat datang bos . !! " kata seorang laki-laki bertubuh besar langsung berdiri saat melihat Devan . Devan hanya mengangguk . * * *
_______________
" aaaakhh . . . KENAPA ?? KENAPA HARUS CEWEK LEMAH ITU KENAPAAA . !!!! " Jesi berteriak histeris di kamar nya yang sudah berantakan akibat ulah nya sendiri . Dia melempar dan menghamburkan semua yang ada di kamar nya . Dia meraung dan menangis seperti orang gila .
" Semestinya gue yang berada di sisi Devan , elo gak pantas Bella , elo cuma cewek lemah yang bakal jadi beban buat dia . . seharus nya gue yang bertunangan dengan Devan buka elo . . ! " ratap Jesi dengan memeluk diri nya sendiri . Dia menangis tersedu-sedu mengingat moment indah yang dia lihat semalam . Jesi tidak terima , dia merasa dia lebih pantas menjadi pasangan Devan daripada Bella . Dia merasa semakin frustasi saat mengingat Devan dan Bella bertukar cincin .
" TIDAK . . TIDAK . .TIDAAAAAAK . . !!!!
__ADS_1
PRAANG . . .
BERSAMBUNG . .