SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 125 Mulai menilai


__ADS_3

Waktu terlalu cepat berlalu . Semua manusia menjalani waktu mereka dengan kesibukan dan rencana mereka masing-masing tanpa tahu seperti apa esok hari dan apa yang akan terjadi esok hari . Seperti hal nya perjalanan hidup dua manusia yang memiliki wajah yang sama dengan karakter yang berbeda . Yah , Hana dan Hana palsu alias Mayang .


Hana asli yang kita sebut dengan Adhara sekarang , sangat mudah beradaptasi dengan kehidupan baru nya . kini dia mulai terbiasa menjalani hari nya bersama sang orang tua angkat nya yang penuh dengan kasih sayang . Perhatian-perhatian kecil mereka kadang membuat Adhara tersenyum lucu merasa di perlakukan seperti anak kecil .


" Dhara , ayo bangun nak sudah pagi . . ! "


" Dhara , kamu gak bosan di rumah terus . Gak mau main ke mall gitu ? "


" sayang , bunda temani ke taman yuk . ? "


" Sayang , apa kau butuh sesuatu ? "


" nak , cobalah meminta sesuatu pada kami . kami akan sangat merasa senang jika kamu bergantung pada kami . . "


Yah , sudah hampir beberapa bulan Adhara tinggal bersama Nadira dan Faisal , tapi Adhara hanya menerima apa yang di berikan oleh Nadira atau Faisal tanpa menuntut apapun . Walau dia kehilangan ingatan nya , tapi sifat mandiri nya tidak lah hilang bersama amnesia nya .


Begitu juga dengan Nadira , dia terlihat lebih semangat menjalani hidup setelah kehadiran Adhara dalam hidup nya . Dia selalu memperhatikan gerak gerik anak angkat nya itu dengan teliti . Dan Nadira mengetahui jika Adhara sangatlah mandiri , tenang dan yang pasti dia pecinta coklat . Nadira yang sangat menjaga penampilan , sempat melarang Adhara untuk mengkonsumsi coklat karena akan membuat berat badan naik . Tapi Adhara mengatakan jika dia merasa sangat senang jika memakan makanan yang di olah dengan coklat dan akan berolahraga untuk menjaga keseimbangan dalam tubuh nya . Melihat betapa berbinar nya tatapan Adhara kala bi Rumi membuatkan puding coklat dengan taburan keju untuk dessert , Nadira tak mampu untuk melarang kesenangan sang putri . Akhirnya Nadira pun membiarkan Adhara memakan apapun yang dia mau . Tak lupa Nadira juga mengajak Adhara untuk ikut kelas fitness sesuai perkataan Adhara .


Di saat Nadira menjalani hidup nya dengan penuh semangat . Berbeda dengan keluarga Winata yang sekarang . Semenjak kepulangan gadis yang mereka anggap sebagai Hana , suasana mansion keluarga Winata sedikit berubah .


Mommy termenung seraya menatap taman di belakang mansion . Mommy menghela nafas pelan dengan pikiran yang tertuju pada sang putri . Hana , putri keluarga Winata yang selama ini mereka sayangi dan banggakan , tiba-tiba berubah menjadi seperti orang lain (Lah emang orang lain , mommy 😁) . Mommy sangat tahu persis seperti apa sang putri kesayangan . Mulai dari kebiasaan , sifat dan hobi sang putri semua nya dia tahu . Tapi dia mulai berpikir kritis tentang Hana yang baru kembali di temukan beberapa bulan yang lalu . Semua kebiasaan Hana terlihat berubah jauh dari apa yang mommy ingat membuat mommy sangat terkejut . Hana yang biasa nya sangat sopan dan ramah pada ART serta pekerja lain di mansion , kini berubah sinis dan sering kali terdengar mengumpat dan menghina para pekerja . Bukan hanya itu , Diam-diam dia bahkan berani membentak bibi yang selama ini sangat dia sayangi saat bibi menghidangkan puding coklat atau dessert lain nya yang berbahan coklat setiap kali selesai makan .


" Mulai besok jangan hidangkan lagi dessert yang berbahan coklat . . !! " kata Hana dengan tatapan menghina pada bibi .


" kenapa non ? bukan nya non Hana paling suka jika bibi buatin camilan coklat . ? "


" Itu dulu , tapi sekarang gak . Aku udah bosan . . " kata Hana dengan sikap angkuh nya .

__ADS_1


" kenapa non ? apa buatan bibi udah gak enak lagi . ? "


" CK , , cerewet banget sih . kalau gue bilang gak usah ya gak usah , gak udah banyak tanya . . !! " kata Hana tinggi membuat bibi terdiam karena terkejut .


Tanpa mereka sadari Mommy yang tadi nya ingin menemui bibi , terdiam di tempat nya menyaksikan sifat Hana yang tampak seperti orang lain .


" Hana , sejak dulu kamu selalu memperlakukan semua pekerja di mansion ini dengan baik . Tapi kenapa kamu sekarang kasar sekali . Apa ini juga efek dari amnesia. ? " batin mommy .


Bukan hanya Mommy , Daddy juga merasa janggal dengan sikap putri nya . Hana yang dia kenal sangat menghargai yang nama nya uang , dan sangat jarang meminta uang pada nya hanya untuk shopping . Hana akan berpikir dua kali saat akan menggunakan uang untuk hal-hal yang tidak penting bagi dia . Tapi sejak kembalinya Hana dari kecelakaan itu , Daddy sedikit mengernyitkan alis nya saat melihat tagihan dari kartu kredit yang baru dia berikan pada sangat putri . Daddy semakin curiga saat membaca list tagihan yang tertera di layar ponsel nya .


" high heels , make up , salon , tas mewah dan baju seharga puluhan juta . Kenapa selera dan sifat Hana tiba-tiba berubah bertolakbelakang dari sebelum kecelakaan itu . ? Tidak mungkin amnesia langsung merubah sifat seseorang kan . ? " lirih Daddy . Dia meletakkan ponsel nya .


" Ada apa tuan . ? " kata Jhonatan .


" Jho , apakah amnesia sangat berpengaruh pada sifat dan sikap seseorang sebelum nya . ? kata Daddy .


" Dari yang saya tahu , jika seseorang mengalami amnesia , sifat nya tidak akan berubah banyak kerena sifat adalah gen bawaan dari kecil . Walau ingatan nya hilang tapi dia akan bersikap seperti biasa karena kereplekan dalam keseharian nya . . " jawab Jhonatan .


" karena keponakan saya juga pernah mengalami amnesia . Walau ingatan nya hilang , tapi dia masih merasakan familiar dengan sesuatu yang berhubungan dengan nya . . ! " kata Jhonatan . Daddy menatap sang asisten sejenak , dalam hitungan menit , dia pun mengangguk pelan .


* * *


Semenjak Hana menghilang dulu , Sean kembali memegang kendali Golden Mall hingga masih stabil sampai sekarang . Saat ini dia tengah berada di ruang kerja Hana . Hati terasa sepi dan sangat merindukan sang kekasih yang selalu mengisi hari-hari nya dengan kenangan goresan cinta . Dia menatap bingkai foto yang berisi foto Hana yang tengah tertawa bersama Sean saat mereka di pantai . Sean meraih foto itu dan menatap nya lekat .


" Sayang , selama ini aku selalu merindukan mu . Tawa mu , senyum mu , suara mu dan perhatian mu . Aku sangat menyesal atas sikap ku waktu itu . Jika saya aku tidak kembali larut dengan kenangan bersama papah dulu , mungkin kamu tidak akan kehilangan ingatan seperti ini . Saat aku mendengar jika kamu sudah di temukan , aku merasa sangat bahagia dan tak sabar ingin menemui mu dan memeluk mu . Tapi , entah kenapa aku merasa jika Hana yang aku temui kemarin , itu bukan Nana ku . Salahkah jika aku menjauhi mu untuk sementara waktu sampai ingatan mu kembali . ? " lirih Sean mengusap foto Hana .


ceklek

__ADS_1


" Tuan , saya melihat nona Hana ada di sini . Apa saya panggil saja dia kesini menemui anda . ? " kata manager


" tidak udah . Biar saya saja yang turun . . " kata Sean menaruh kembali bingkai foto .


" Baik tuan , tadi saya lihat nona Hana ada di lantai dua . . " Manager itu pun pergi setelah melihat anggukan Sean .


" untuk sementara waktu biarkan Nana tidak berurusan dengan Mall dulu . Entah kenapa hati ku berkata seperti itu . . " batin Sean


skip


Sean menoleh kiri dan kanan mencari Hana , alis kiri Sean terangkat saat melihat gadis yang memakai dress ketat serta high heels . Dia mengusap pelan kedu mata nya takut penglihatan nya yang terganggu . Dan setelah mengusap mata nya , penglihatan nya tetap seperti apa yang dia lihat dari awal .


" Nana . ? astaga , kenapa Nana berpakaian seperti itu . ? ya tuhan , ada apa dengan Nana ku . ? Apa dia tidak merasa risih berpakaian seperti itu seperti apa yang dia bilang dulu . ? " batin Sean .


Perlahan Sean melangkahkan kaki nya mendekati Hana yang tampak asyik melihat-lihat etalase perhiasan . Sean kembali di buat terkejut kala melihat kuku Hana yang tampak mengerikan bagi Sean .



" sejak kapan Nana suka memanjangkan kuku seperti ini . ? " batin Sean . Sean melangkah mendekati Hana .


" Mbak , coba lihat yang ini . ? " kata Hana menunjuk sebuah jam mewah di dalam etalase . pelayan toko mengambilkan barang yang di minta Hana . Hana menatap jam bertabur berlian itu dengan tatapan berbinar .


" waaw , mewah banget jam nya . kalau aku pake jam ini semua cewek pasti iri melihat nya . . " kata Hana antusias .


DEG


Langkah Sean langsung terhenti saat mendengar apa yang ucapkan Hana . Dia menatap punggung Hana yang terasa sangat asing bagi nya . Padahal dulu sebelum Hana hilang , Sean sangat mengenali Hana walau hanya melihat punggung nya saja .

__ADS_1


" Hana , sejak kapan Hana suka pamer seperti ini . ? seperti nya ada yang tidak beres . . ! " batin Sean .


BERSAMBUNG


__ADS_2