
" Sean , awaaass . . . !!!! "
ciiiiit
braaaakh
" Tuaaan . . nonaaaa . . !!! "
Mobil yang di kendarai Sean dan Hana , terlihat penyok saat menabrak sebuah pohon di pinggir jalan , Sean terpaksa membanting stir nya menghindari motor yang tiba-tiba melintas di depan mobil Sean . Kenapa Sean tidak melihat motor itu ? karena motor itu tidak menyalakan lampu nya . Entah karena tidak memiliki lampu atau memang sengaja di matikan . Karena saking fokus nya dengan pemikiran nya , Sean tidak menyadari suara motor itu yang terdengar samar dari dalam mobil .
" ssshhh . . ! " ringis Hana meraba kening nya yang terantuk ke kaca depan .
" Nana , , sayang . . ada yang sakit , dimana ? " kata Sean panik menyalakan lampu dalam dan memeriksa keadaan Hana .
" Kening ku , , kening ku sakit Sean . .lihat seperti nya benjol . . haha . . . ! " bukan nya menangis Hana malah tertawa meraba kening nya yang mulai menonjol . Sean menggelengkan kepala nya melihat tingkah Hana yang sedikit aneh . Ketukan di kaca mobil memecah suasana . Sean menurunkan kaca mobil di samping nya .
" Tuan dan nona tidak apa-apa . . ? " kata anak buah Sean yang membawa motor Hana .
" Tidak apa-apa . kenapa kau tak mengejar orang itu . ! " kata Sean dengan tatapan tajam .
" Maaf tuan , saya mengkhawatirkan keadaan tuan dan nona , maka nya saya tidak mengejar mereka . Tapi tuan tenang saja , saya lihat rekan saya dan pengawal bayangan nona muda sudah mengejar pelaku . Saya juga meminta rekan saya agar mengikuti pelaku . Karena saya yakin jika dia di suruh oleh seseorang untuk mencelakai tuan atau nona .. ! "
" Bisa jelaskan alasan nya . .? " kata Hana penasaran .
" Dari kejauhan saya melihat dia walau samar , langsung melajukan motor nya saat melihat mobil tuan sudah dalam jarak dekat . Seperti nya dia sengaja membuat tuan panik , agar tuan langsung membanting stir ke arah yang acak . .! " Sean dan Hana saling melirik seperti bertelepati .
" Ya sudah , kita lanjutkan perjalanan , hari sudah semakin larut . .! " kata Sean . anak buah nya langsung beranjak menuju motor Hana dan kembali mengikuti mobil Sean .
* * *
Di sisi lain , motor tanpa lampu itu terus melajukan motor nya menuju sebuah tempat tanpa menyadari jika ada yang mengikuti nya . Dia menghentikan motor nya dan menghampiri seseorang yang tengah duduk di bangku di sebuah tempat yang temaram .
" Nona , saya sudah menjalankan tugas dari nona , tapi . . " kata pengendara motor tadi terdengar ragu .
" Bagaimana keadaan mereka . .? " kata sebuah suara cewek .
" maaf saya sudah berusaha agar mereka mengalami kecelakaan , tapi ternyata . .
TAP
terdengar suara pistol yang terpasang peredam .
bruukh
" Dasar tidak berguna . . ! " kata orang yang duduk di bangku tadi . Dia pergi tanpa menghiraukan mayat di depan nya .
__ADS_1
" Ternyata benar , dia hanya orang suruhan . . ! " gumam anak buah Sean yang mengikuti orang tadi .
" Kita geledah tubuh nya , siapa tahu dia meninggalkan petunjuk . . ! " kata Rendy , pengawal bayangan Hana .
Setelah yakin tidak ada orang , dia mendekati mayat itu dan memeriksa nya . Dia menemukan ponsel di saku nya lalu menyimpan nya , Dia pergi melangkahkan kaki nya meninggalkan mayat itu , Tapi langkah nya terhenti saat merasa kaki nya di cekal oleh sebuah tangan , sontak dia langsung menunduk .
" To , , ,Loong . . .! " kata orang yang di tebak tadi ternyata belum tewas .
" Kenapa aku harus menolong mu ? " kata Rendy
" A , , ku . hhf . . bi . . sa , , mem, , be , ,rikan , , infor . . Masi . . .to . . Loong a, ,ku . . . ! "
Dengan enteng anak buah Sean menaikkan laki-laki itu ke motor nya , lalu mereka melajukan motor nya setelah memastikan kalau laki-laki itu sudah duduk dengan aman .
__________
" Hana , , , !!! " Devan berlari menghampiri Hana dan Sean dengan wajah cemas .
" Astaga , ,kak Devan , kau mengagetkan ku . . ! " kata Hana mengelus dada nya .
" Kalian tidak apa-apa . . ? apa ada yang luka serius . . ? " kata Devan memperhatikan benjol di kening Hana .
" tidak . Semua nya baik-baik saja , hanya saja Hana terantuk dan benjol . ! " kata Sean .
" Ayo duduk dulu , ,! " kata Hana menarik Sean ke ruang tamu . Sementara Devan langsung mengambil kotak obat dan menyusul Hana dan Sean di ruang tamu .
" Justin memberitahu Kakak , kalau Rendy berhasil menangkap pelaku nya dan sekarang di tangani oleh Alan karena mendapatkan luka tembak . .! " kata Devan sambil membersihkan lalu mengobati luka benjol di kening Hana .
" Makasih kak . . oh ya , kak Bella udah tidur . . ? " kata Hana
" Sudah , tadi dia terus nanyain kamu , mungkin karena capek merengek terus dia akhirnya tertidur . .! " kata Devan tertawa kecil mengingat tingkah istri nya .
" Sepertinya besok aku harus bersiap di amuk sama kak Bella . Soal nya aku gak sempat beliin martabak Bangka buat keponakan ku . . ! " kata Hana lesu
" Gak apa-apa . Berhubung besok Minggu , rencana nya kakak mau ajak kalian liburan . . ! " kata Devan .
" Yaah , , jangan besok Donk kak . kakak gak lihat apa jidat ku kayak bakpaw begini . malu tahu . . ! " rengek Hana .
" Tapi kakak udah terlanjur janji sama Bella . Gimana Donk . . ?! " kata Devan . Suasana hening sejenak .
" gini aja deh . Besok gimana kalau kita bikin acara di taman belakang aja . . . ?! " usul Hana
" Acara apa . . ? " tanya Devan
" Hmm , , bikin acara apa aja . BBQ kek , bakso kek . atau kita piknik aja di taman belakang . . ! " kata Hana .
__ADS_1
" Ya udah , terserah kamu aja . Yang penting sekarang kalian istirahat dulu . .Sean , sebaiknya elo nginap disini aja , hari udah terlalu larut . Nanti gue antar baju ganti buat elo . ! " kata Devan .
" ok. . ! " kata Sean .
" Ya udah , Hana , kamu antar Sean ke kamar tamu , ya . ! "
" ok . . ayo Sean . . ! " kata Hana . Sean mengikuti langkah Hana menuju kamar tamu .
" Kamu istirahat ya . . ! " kata Hana . Sean tersenyum dan menarik kepala Hana dan mencium puncak kepala Hana pelan .
" Kamu juga istirahat . Kalau benjol kamu udah sembuh , nanti aku aja liburan ke pantai , sekalian dengan keluarga kita . . ! " kata Sean mengusap pipi Hana lembut . Hana tersenyum dan mengangguk .
" Udah mesra-mesraan nya , udah malam sebaiknya kalian istirahat . nih baju ganti nya . ! " kata Devan yang baru datang dan memberikan satu stel baju piyama dan baju santai .
" thanks bro. . ! " kata Sean .
" Ya udah , kalau gitu aku istirahat dulu ya , bye . ! " kata Hana langsung beranjak .
________
Di markas BLACK DRAGON , Justin dan Roky menatap seorang laki-laki yang terbaring di brangkar di ruang kesehatan markas . Laki-laki yang di tatap dengan tajam itu hanya bisa pasrah akan nasib nya setelah ini .
" Jadi katakan , informasi apa saja yang kau tahu tentang orang yang menyuruh mu mencelakai tuan dan nona kami . ! " kata Justin .
" Aku hanya di suruh untuk mengganggu perjalanan mereka supaya mereka mengalami kecelakaan , Bahkan cewek yang menyuruh ku itu pun berharap jika aku bisa membuat mereka mati dalam kecelakaan itu . .! "
" Apa kau tahu wajah cewek yang menyuruh mu itu ? " kata Roky .
" Tidak , aku tidak pernah melihat wajah nya , karena sewaktu dia menemui ku dia memakai masker wajah hingga mata nya saja yang terlihat . Tapi aku masih bisa melihat sebuah bekas luka di dekat alis kiri nya . . ! "
" Dimana kalian bertemu .dan bagaimana kalian bisa bertemu . . ? " kata Justin .
" Pertama kali kami bertemu , saat itu aku tengah di hajar oleh beberapa preman karena aku tidak bisa membayar hutang ku . Dan tiba-tiba seorang cewek yang memakai masker datang menghampiri dan menghentikan preman itu , bahkan dia juga membayar hutang ku . Aku mengucapkan terima kasih padanya , tapi dia mengatakan kalau dia tidak menerima hanya sekedar ucapan terima kasih . Karena aku merasa di selamatkan , akhirnya aku mengatakan kalau aku akan menuruti semua ucapan nya asal dia melepaskan ku . Dan akhirnya dia memberi ku perintah untuk membuat seseorang kecelakaan . Dia memberikan foto orang yang dia targetkan , dan memberitahukan gerak-gerik mereka hingga aku bisa mengambil kesempatan untuk membuat mereka kecelakaan . . ! "
" Dia memberitahukan gerak-gerik target . ? " kata Justin melirik Roky .
" Benar . . ! "
" seperti nya ada penyusup atau pengkhianat di sini . . ! " batin Justin .
" Tapi sebelum aku mengambil tindakan ini , aku sempat bertemu dengan seorang cewek di sebuah toko , yang mempunyai tanda bekas luka di tempat dan bentuk yang sama . aku sempat curiga saat dia terlihat terkejut ketika melihatku . Aku berniat menghampiri nya , tapi terdengar seorang cewek berteriak dengan memanggil sebuah nama ke arah cewek yang aku curigai . .. "
" Sebuah nama ? katakan nama yang kau dengar . ! " kata Roky terlihat bersemangat .
" nama nya . . . . .
__ADS_1
bersambung . . .