
Shila dan bi Saroh tampak menghampiri Hana . Hana menatap mereka berdua dengan santai . Shila tampak masih terlihat kesal . Hanya bi Saroh yang menampakan wajah memelas .
" Tugas kalian sudah selesai . . ?? silahkan pergi . . ! "
" Nona , , tolong jangan pecat saya . . Saya butuh banget pekerjaan ini .. kalau saya gak kerja gimana keluarga saya mau makan . . ?? " ratap Bi Saroh sendu .
" Bukan aku yang pecat kalian tapi Sean . . . ! "
" Tuan , , saya mohon jangan pecat saya . . saya janji saya gak akan mengulangi kesalahan saya lagi . saya mohon . . kasihan anak saya . . ?! "
" Kasihan .. ?? kasihan gak bisa gaya-gayaan ngadain pesta di villa orang . . ?? " sarkas Hana .
" Ayo Bu kita pulang . . buat apa kerja di sini lagi kalau majikan nya gak punya hati . . ! " kata Shila .
" Elo gak ninggalin otak elo di toilet kan . . ?? " kata Hana . Tapi dia melihat Sean tertawa pelan di layar ponsel nya .
" Sialan elo . . !! " teriak Shila .
" Pergi . . pergi atau elo , gue tenggelamin di kolam ini . . . !! " kata Hana dengan tatapan mata tajam . Sontak bi Saroh langsung menarik Shila pergi dari halaman villa itu .
" Ternyata gadis ku galak juga ya . . ! "
" Tapi tetap imut kan . . !? "
" Ya , ya , ya . . kesayangan mu tetap imut walau tidur nya ileran . . . haha . . ! "
" iish. , ,jangan buka kartu lah , malu aku . . !! " kata Hana dengan wajah malu-malu membuat Sean semakin merindukan nya .
" Sean , seperti nya aku harus pulang deh . Hari udah sore nih . Bentar lagi gelap . . ! "
" iya , kamu langsung pulang aja . Ingat hati-hati . . ! "
" Asiap beruang kutub ku . . jaga kesehatan ya . .bye . .
" Bye . . ! "
sambungan telpon nya terputus . Hana menyimpan ponsel nya ke saku celana lalu menaiki motor nya . Dia mendorong motor nya keluar pagar , lalu mengunci pintu pagar . Setelah itu dia menyalakan motor nya dan melaju dengan kecepatan sedang .
Hana mengendarai motor nya dengan santai . Di spion dia bisa melihat sebuah mobil sedan melaju di belakang nya . awal nya dia tidak memperhatikan nya . Tapi mobil itu membuat Hana curiga , mobil itu mengikuti kemana pun Hana berbelok . Karena penasaran hana menarik gas hingga motor melaju dengan kencang . Dan tebakan Hana benar , mobil itu juga ikut melaju kencang mengikuti Hana . Karena merasa was-was Hana terus melajukan motor nya dengan kecepatan tinggi . Dia merasa sedikit lega saat meraba pistol di pinggang nya . Mobil itu melaju dengan kencang dan kini mobil itu sejajar dengan motor Hana . Hana tidak bisa melihat apa-apa di dalam mobil itu karena kaca nya sangat gelap . Untuk antisipasi dia mengaktifkan earpiece di helm nya .
" Guys , ada yang ngikutin gue . .seperti nya mereka bukan dari kelompok kita . . ! "
" Hana , elo dimana . . ?? " terdengar suara Justin
" Gue ada di jalan pantai xxx , , ,
DOR
" HANA . .
Hana tak menggubris panggilan Justin . Dia menoleh ke mobil di samping , terlihat moncong pistol dari sela kaca mobil . Hana menarik gas motor nya lebih kencang hingga terjadi lah aksi kejar-kejaran antara motor dan mobil . Beberapa kali terdengar dentuman suara pistol , tapi Hana bisa menghindari nya . Di depan Hana melihat tanda peringatan jalan tikungan tajam . Dia melirik mobil di samping nya , dia menarik lagi gas motor nya hingga mobil itu juga menambah kecepatan nya. Hingga mencapai tikungan , Hana sengaja mengerem motor nya hingga ban belakang motor terangkat cukup tinggi, dan dengan gerakan cepat . . .
DOR
DOR
*CIIIITS . .
BRAAK
BRUUK*
Hana menembak kedua ban belakang mobil itu hingga mobil penguntit itu hilang kendali hingga menyasar ke hutan dan menabrak beberapa pohon yang berjajar di tepi jalan yang mereka lalui . Hana memperhatikan mobil itu dari jauh , tapi tak ada pergerakan apapun . Hana menoleh ke depan saat mendengar suara beberapa motor mendekat ke arah nya . Dia merasa lega karena ternyata Justin dan beberapa anggota nya yang datang . Justin langsung melompat dari motor nya lalu menghampiri Hana .
" Hana , elo gak apa-apa . . ?? "
" gue gak apa-apa . . coba kalian periksa mobil itu . . ! " kata Hana menunjuk mobil yang kini terlihat penyot .
Beberapa anak buah Justin segera mengecek mobil itu . Hana bisa melihat saat mereka mengeluarkan satu orang pria yang berlumuran darah dari mobil . Hana mendekati mereka dan memeriksa laki-laki itu .
" Nona seperti nya dia hanya orang suruhan . Dia hanya amatiran . ! "
Belum sempat Hana menjawab , terdengar suara ponsel dari saku penguntit tadi . Dia langsung meraih ponsel yang tersembul dari saku pria itu . Dia melihat nomor tanpa nama tertera di layar ponsel itu . Hana menggeser tombol hijau dan langsung me-loudspiker panggilan itu dan juga merekam nya .
__ADS_1
" Hallo , Doni , gimana elo berhasil ngebunuh Hana kan . . ?? "
Hana tersentak mendengar suara yang sangat familiar di telinga nya . Dia mengeratkan rahang nya menahan amarah di dada nya .
" halo . . halo . . . Doni , kok kamu diam aja sih . . ?? halo . . . " terlihat Hana tersenyum jahil saat mendapat ide .
" huhuhuuuuu . . . tolong . . . tolong aku . . sakiiit huhuuu . . ! " Hana mengubah suara nya dengan nada yang sangat lirih , bahkan Justin dan teman-temannya mematung mendengar suara Hana yang membuat mereka merinding .
Tut tuut tuut
" hahahaha . . . . ! " Hana tertawa terbahak-bahak saat sambungan telpon terputus .
" Gila , sumpah merinding gue . . ! " kata anak buah Justin .
" Hana , gue rasa elo tahu sesuatu . . ! " kata Justin
" Ya , gue tahu siapa cewek itu . orang yang sama dengan kejadian penusukan waktu itu . . . Ayo kita pergi . . ! " kata Hana datar lalu beranjak pergi dari tempat nya .
" Lalu penguntit ini bagaimana . . ?? "
" Biarkan saja . . dia hanya pingsan bukan mati . . ! " kata Hana santai .
Mereka langsung mengejar Hana yang sudah menaiki motor nya . Lalu mereka mengikuti motor Hana yang melaju dengan kencang .
S
k
i
p
ceklek
Orang-orang yang tengah berbincang di ruang rawat Bella serentak menoleh saat terdengar suara pintu terbuka .
" Hana , sayang . . ! "
" Mommy , , stop . Hana malu , Mom . . ! " kata Hana .
Semua orang yang melihat nya tertawa melihat ketidakberdayaan Hana di depan mommy .
" Ini hukuman kamu karena selalu meninggalkan Mommy . . ! " kata mommy mencubit kedua pipi Hana dan menggoyangkan nya .
" Mommy , , pipi Hana makin cubby kalau Mommy cubit seperti ini . . ! " sunggut Hana membuat Daddy tertawa .
" kemari lah , sweetie . . . ! " Hana masuk ke pelukan sang Daddy .
" oh cinta pertama ku . . kau semakin tampan dari hari ke hari . Membuat ku semakin mencintai mu . . .! " kata Hana manja . Daddy tertawa lepas mendengar ucapan putri kesayangan nya .
" Dasar anak nakal . Bisa-bisanya kau merayu Daddy mu di depan orang banyak . Tapi Daddy akui , Daddy memang semakin tampan , , benarkan Mom . . ?? " goda Daddy .
" Daddy , apaan sih . . malu sama umur . . ! " kata mommy bersemu .
" cieee Mommy blushing . . ! " goda Hana membuat Mommy menepuk pelan lengan Hana . Mereka tertawa dan memeluk Hana bersama .
" jika seperti ini kau tak ubah nya seperti gadis manja yang tak bisa apa-apa . Tapi siapa sangka kau menjadi menjadi gadis yang dingin saat menghadapi musuh . . ! " batin Justin .
Hana melepaskan pelukkan nya lalu menghampiri Bella . Bella tampak tersenyum tapi mata nya berkaca-kaca .
" terima kasih , Hana . . aku gak bagaimana nasib ku jika . . .
" Ssst, , beristirahat lah dengan baik . tidak usah di pikirkan apa yang terjadi kemarin . kamu tenang aja . Aku akan memberi dia kenangan yang paling berkesan dalam hidup nya . aku harap kamu gak keberatan walau dia kakak mu . . ! " kata Hana dengan sorot mata tajam .
" Tapi Devan . . .
" Kamu tenang aja . Aku belum memberitahu dia . . ! " Bella tersenyum .
" Oh iya ,Bella , , bagaimana perasaan mu sekarang . . ?? " Hana membenarkan selimut Bella .
" Kepala ku masih terasa pusing , dan telinga ku . . . telinga kiri ku tak bisa mendengar apa-apa . . ! " kata Bella sendu .
" Kamu tenang aja . . Dokter bilang kalau telinga kamu terluka . Nanti bakal kembali normal lagi kok . . ! " hibur Hana .
__ADS_1
" oh iya , mom ,dad . . Hana pamit dulu ya . . Hana masih ada urusan . . ! "
" Daddy , lihat lah putri ku . . Baru bertemu semenit saja sudah mau pergi lagi . . ! " adu Mommy .
" Mom , putri kita sekarang sudah dewasa . Biarkan dia menyelesaikan urusan nya , hitung-hitung menambah pengalaman nya dan memperluas wawasan nya . . ! " kata Daddy .
" Ayah dan anak sama aja . mommy kesepian , Dad . . ! " rajuk Mommy .
" Mom , biar gak kesepian gimana kalau mommy kasih adik buat Hana . biar bisa gantiin Hana nemenin mommy di mansion . . . . hehehe dadah mom , Hana pergi dulu . . . . ! " Hana buru-buru kabur saat melihat mommy meraih bantal sofa dan siap melemparnya ke Hana . Justin menundukkan kepala nya menahan tawa , lalu pamit keluar menyusul Hana .
" Dasar anak nakal . . maaf ya Djeng , mulut anak gadis ku kadang rem nya blong . . . ! " kata Mommy malu .
" Hehehe gak apa-apa Djeng , nama nya juga anak-anak . . ! "
_________
Di sebuah kamar kosong , Hana dan Justin tampak tengah menginterogasi Burhan yang tampak ketakutan . Dia sudah di kurung di kamar kosong itu selama sehari semalam .
" Katakan . . Siapa saja yang terlibat dalam kasus ini . . ! " kata Justin .
" Hee , , untuk apa aku memberitahu kalian . . ! " sinis Burhan . Hana menatap Burhan datar .
" kau mau memberitahu atau kau kami jebloskan ke dalam penjara . Aku rasa kau tidak ingin masuk penjara sendirian , bukan . . ?? " kata Justin .
" Haha kalian pikir aku bodoh . . . ! "
" Justin, dia tidak takut masuk penjara karena dia memiliki bekingan . Tapi aku rasa laki-laki tidak akan ada harga nya jika aset andalan nya di babat habis , bukan . . ??? " kata Hana tersenyum miring .
Justin sontak menoleh Hana dengan wajah memerah , sedangkan Burhan tercengang . Dia menelan Saliva nya dengan susah payah .
" a . . apa ma . . maksud mu . . !! " kata Burhan terbata .
" Tanpa ku jawab pun kau sudah tahu . jawaban nya sudah ada di otak mu . Justin ambil pisau dan gunting yang paling tajam . . !! " kaya Hana datar .
" Baik , nona . .! " Justin memutar badan nya .
" tunggu . . baik . baik akan ku katakan . . ! " kata Burhan dengan wajah pucat . Hana menoleh Justin , Justin pun mengangguk , tapi mereka di kejutkan dengan kedatangan Rendy . Rendy tetap diam dan berdiri di sebelah Justin .
" katakan . . ! " kata Hana dingin .
" Jesika yang merencanakan semua ini . Dia menjual Bella pada saya dengan harga 1 M . Dan dia yang memberi obat pe******g pada Bella . Saya berani menerima tawaran Jesi karena Jesi menjamin jika Bella masih segelan . Tapi dia meminta saya untuk merekam semua yang saya lakukan pada Bella lalu memberikan nya pada dia . . ! "
" nona , yang dia katakan benar . Gadis bernama Jesika itu membayar pelayan itu untuk mencampurkan obat ke dalam minuman nona Bella . Kami sudah berhasil menangkap nya . . ! " kata Rendy .
" ok . . aku akan melepaskan kamu , tapi dengan satu syarat . . ! " kata Hana .
" Syarat apa . . ?? kau mau uang berapa ? katakan . . ! " kata Burhan berbinar .
" Tidak , tidak . aku tidak mau uang . Aku hanya minta kau mengatakan pada Jesi jika kau gagal menguasai Bella karena Bella berhasil kabur setelah kau menyiksa nya . . ! "
" Hanya itu . . . ?? " kata Burhan curiga .
" ya , hanya itu . . apa kau sanggup ?? untuk masalah transaksi kalian , terserah kau bagaimana mengembalikan kerugian yang kau alami . . ! " kata Bella santai.
" Baiklah . . ! " kata Burhan dengan tatapan rumit .
" Rendy bawa dia . . Tutup mata nya sampai dia jauh dari gedung ini . . ingat jangan sekali-kali mengatakan kalau ada yang meyelamatkan Bella . Atau . . . . . ! Hana melirik tajam bagian bawah perut Burhan , sontak Burhan menutupi aset berharga nya .
" Baik , baik . . akan ku katakan seperti ucapan mu . . ! " kata Burhan ngeri .
Hana lalu keluar dari ruangan itu di ikuti Justin . Justin melirik Hana yang tampak tenang . Di depan sudah menunggu Anton lalu mereka beetiga pun berjalan beriringan .
" Hana , kenapa kau melepaskan dia ?? dia sudah menyakiti tunangan bos , . . ! " kata Justin .
" Kan aku bilang aku yang melepaskan dia . . ! " kata Hana .
" Tapi kan . . .
" nona memang bilang kalau dia melepaskan nya . Tapi yang lain belum tentu melepaskan dia . . , kau paham sampai di sini . . ?? " kata Anton . Hana tersenyum dan mengacungkan jempol nya untuk Anton . Wajah Justin yang tadi nya kesal , kini langsung cerah .
" Kau sungguh gadis luar biasa . cantik , manja , tapi tenang dalam menghadapi musuh . ahli dalam bidang bela diri dan senjata , sekarang kau menjadi gadis licik. benar-benar paket komplit , . . ! " kata Justin berbinar .
# BERSAMBUNG
__ADS_1