
" Elly . . ?? " gumam mommy . dia langsung berlari keluar , Hana mendesah kesal karena mommy berniat memanggil Elly , mamah nya Sean . Tapi Hana bingung saat melihat mommy nya kembali dengan raut wajah aneh
" Ada apa mom .? "
" Seperti nya mommy harus pake kacamata , hehe Mommy salah orang . malu-maluin banget deh. . ! " kata mommy kembali masuk dan mulai mengambil baju yang dia rasa cocok dengan Hana . Hana menghela nafas lega . Dia gak tahu harus bagaimana jika mommy benar-benar ketemu Elly dan bertemu dengan gadis yang sudah membuat nya merasa sakit .
Setelah puas memilih baju yang mommy suka , mereka lalu melanjutkan langkah mereka menyusuri setiap gerai . Hana berjalan mengikuti mommy nya , tapi dia merasakan jika ada yang mengikuti mereka dan seperti ada seseorang yang memperhatikan gerak gerik nya. Hana menajamkan insting nya dan langsung menoleh ke arah sudut kanan nya . Sekilas dia melihat seseorang Langsung bersembunyi . Hana menjadi siaga setelah tahu memang ada yang mengintai nya .
Mommy mengajak Hana masuk ke toko accecories . Mommy tampak heboh sendiri dan langsung mengambil semua accecories yang dia sukai .
" mom , Hana mau yang ini boleh . . ? " kata Hana menunjuk sebuah gelang
" boleh sayang . . waaaahh . lihat , , uuh cantik banget sih . . Hana duduk di sini. . . ! " kata Mommy menarik Hana duduk di sebuah kursi . setelah Hana duduk mommy memasangkan sesuatu di kaki Hana , membuat Hana terbelalak .
" mom , ini . . .
" Tuh benar kan cantik . . Ingat jangan di lepas . ! kata mommy memotong ucapan Hana . Mommy tersenyum puas lalu melanjutkan memilih accecories sesuka nya . Hana menghela nafas panjang , akhir nya di pasrah atas apa yang di lakukan mommy nya sesuai dengan hukuman Daddy .
Tanpa sengaja dia melihat bayangan seseorang yang sedang memperhatikan nya dari pantulan kaca pembatas ruangan di toko , melihat dari postur badan nya , Hana menebak jika itu adalah cowok , tapi wajah nya tidak terlihat karena memakai masker hitam . Tapi Hana bisa melihat manik mata nya yang berwarna biru .
" Siapa dia . ? apa dia menguntit aku sama mommy ?" batin Hana
Hana berpura-pura tidak tahu , tapi untuk menyakinkan tebakannya Hana dengan cepat membalik badan nya pura-pura meraih sebuah gelang di gerai di belakang nya . benar dugaan nya orang itu langsung bersembunyi lagi .
" Sayang , , ayo kita jalan lagi , . . ! " kata mommy mengagetkan Hana .
" Eh , iya , ,kita kemana lagi mom . . ? " kata Hana.
" hmmm, , kita jalan aja dulu . . ! "
Hana membawa paperbag yang di pegang Mommy . mereka berjalan sambil melihat-lihat kios yang berjajar , siapa tahu ada yang menarik .
* * * * *
Dengan langkah cepat Sean berjalan menuju sebuah pintu ruangan yang berada di lantai paling atas di GOLDEN MALL . Dengan tersenyum lebar dia langsung memutar handle pintu dan mendorong nya .
Tapi senyum itu langsung hilang saat melihat ruangan itu kosong , bahkan ruangan itu seperti sudah lama tak di masuki . Sean terlihat heran dan terdiam di tempat nya .
" Tuan Sean . . , ! "
Sean membalik badan nya , tampak seorang pria paruh baya yang di kenal sebagai manager di mall itu berdiri di belakang nya .
" Apa Hana tidak masuk hari ini . . ?? " kata Sean .
" Maaf tuan , nona sudah hampir seminggu tidak datang . nona memantau perkembangan mall dari jauh . . ! "
" baiklah , terima kasih . . ! "
" kalau begitu saya permisi , tuan . ! "
" hmm . . ! " manager itu pergi .
" Apa aku langsung ke mansion nya aja ya. . ! " Sean pun melangkahkan kaki nya keluar .
S
k
i
p
Tok tok tok . .
__ADS_1
" sebentar . . ! " teriak seorang art
ceklek
Saat pintu terbuka , tampak lah seorang pria tampan berdiri di depan pintu .
" Eh ada tuan Sean , ayo silahkan masuk . Kebetulan tuan muda sama tuan besar lagi ada di ruang tamu . . ! "
" Terima kasih bik . . ! "
Sean langsung melangkahkan kaki nya masuk dan berjalan menuju ruang tamu dengan hati yang berdebar , membayangkan senyum lebar di wajah sang kekasih yang akan berlari dan langsung memeluk nya saat melihat dia nanti . Tampak Devan dan Daddy tengah mengobrol santai seraya menonton tv yang menayangkan siaran berita .
" Selamat malam om , Devan . ! "
Devan dan Daddy langsung menoleh , Daddy tersenyum tipis melihat kedatangan Sean , tapi Devan menatap nya dengan datar .
" Sean , kau sudah pulang , ayo silahkan duduk . . ! " kata Daddy .
" Terima kasih om . Dev , gimana kabar elo . . ? " sapa Sean .
" Baik . . ! " jawab Devan singkat .
Sean sedikit heran dengan sikap Devan yang tampak dingin pada nya , tak sepeti biasa yang selalu menyambut kedatangan nya dengan ramah .
" Gimana masalah di perusahaan mu , apa semua nya sudah clear . ? " tanya Daddy
" iya , semua nya sudah aman om , gimana kabar Tante sama Hana , mereka baik-baik aja kan . . ? " kata Sean sedikit tidak sabar untuk melihat senyum sang pujaan hati .
" Mereka baik-baik aja , mungkin sebentar lagi mereka bakal turun . . ?! " kata Daddy .
" Loh Sean , kamu di sini , kapan datang nya ?? " kata mommy ramah .
" Belum lama kok Tante . . Tante gimana kabar nya ,? " kata Sean berbasa-basi .
" Kabar Tante baik kok . . kabar mamah kamu gimana . . ? "
" Oh iya , ayo kita makan malam dulu . . ! " kata mommy
" Hana mana , mom . . ?? " tanya Devan , dia sedikit khawatir dengan Hana jika dia melihat Sean ada di sini setelah melihat kejadian di bandara tadi . Dia takut Hana tidak bisa menahan perasaan nya dan kembali terpuruk lagi .
" Hana masih di kamar nya , kata nya nanti dia nyusul . . hihihi. . . ! " mommy tampak tertawa geli .
" Ada apa mom . ? " kata Daddy ikut tersenyum geli
" Daddy bakal lihat nanti . uuuh gemes banget . . ayo kita ke ruang makan . . ! "
Mereka masuk ke ruang makan . Devan terlihat malas saat melihat Sean duduk di sebelah nya . Tapi dia berusaha menahan emosi saat teringat perbuatan Sean yang membuat Hana menangis , agar tidak menimbulkan kecurigaan mommy nya.
Seperti biasa mommy mengambilkan nasi untuk suami dan putra nya , tak lupa juga untuk Sean . mereka memulai makan malam mereka .
" Nana , kamu ngapain aja sih di kamar . Kok belum turun juga . . ! " batin Sean .
Saat semua tengah menikmati makan malam , terdengar suara langkah kaki yang cukup keras seperti sedang kesal di iringi suara gemerincing yang samar . mereka menoleh ke arah sumber suara , tampak Hana yang memakai baju piyama longgar berwarna pink dengan pita besar di bagian dada di padukan celana panjang warna putih , dengan rambut nya yang di kuncir tinggi di hiasi dengan bandana berbentuk pita membuat penampilan nya persis anak rumahan yang manja . Di tambah raut wajah nya yang cemberut membuat mereka yang melihat nya semakin gemas .
" Hancur sudah , , dunia ku sudah terbalik . . ! " gerutu Hana dengan mengambil nasi yang cukup banyak lalu mengambil lauk dan sayur dan mulai menyuap nasi nya dengan sendok yang penuh , membuat pipi nya tampak menggembung . Dia terus menyuap nasi nya tanpa menghiraukan ekspresi orang yang ada di meja makan . Dia mengunyah dengan kasar seraya mengangkat wajah nya menatap ke depan . . dan
pyuurrr .
uhuk . .uhuk . .uhuk .
" Ya ampun princess , pelan-pelan makan nya . mommy tahu kalau kamu kangen sama Sean . tapi gak gini juga kali . . . ! " sempat-sempatnya mommy menggoda Hana sambil menyodorkan minum . Hana meminum nya hingga setengah . Dia menarik nafas nya dalam .
" Pelan-pelan . . gak akan ada yang merebut makanan kamu . .! " kata Sean lembut seraya tersenyum .
Tapi bukan nya merasa senang bisa bertemu dengan sang pujaan hati , Hana malah merasakan hati nya semakin sakit saat melihat senyum yang selama ini dia rindukan ,ternyata juga milik cewek lain . Bayang-bayang dimana Sean memeluk seorang cewek kembali berkelebat di pelupuk mata nya , membuat nafas nya sedikit cepat . Hana mencoba menenangkan hati nya , lalu perlahan kembali menyuap makan malam nya .
Setelah menyelesaikan makan malam dengan tenang . mereka menuju ruang tamu untuk bersantai . Untuk menunjukkan rasa hormat pada tuan Winata , Sean memilih berjalan di samping Daddy dan mommy . tinggalah Devan dan Hana yang berjalan di belakang . Saat Hana melangkahkan kaki nya suara gemerincing kembali terdengar . Devan melirik kaki Hana , dia tertawa pelan .
__ADS_1
" Meoong . . ! "
Hana menoleh Devan yang tampak tersenyum meledek pada nya . Hana kembali melanjutkan langkah nya , tapi . .
" Meoong . .
langkah Hana terhenti , dia kembali melirik Devan dengan tajam . Devan pura-pura tidak melihat nya. Hana kembali melangkah , tapi Devan kembali menggoda dengan mengeong . .
" Aaarrgh , Devan Winata . . ! " kata Hana kesal
" iya , Rayhana Zulfa Winata , kucing manis dari Mesir . . ! " kata Devan menahan tawa nya melihat Hana kesal .
" apa elo bilang , kucing Mesir . ? gue bukan kucing Mesir , tapi gue kucing hutan . . ! " ketus Hana
" kenapa harus kucing hutan . ? " kata Devan
" Karena .?? karena aku kucing hutan , jadi kakak orang Utan . . hahahaha . . ! " kata Hana terbahak-bahak . Devan mengulurkan tangan nya hendak menjewer telinga Hana , dengan cepat Hana berlari mendekati Daddy yang sudah duduk di sofa .
" Daddy . . tolong Hana Dad , lihat Kak Devan mau jewer telinga Hana . . ! " adu Hana langsung masuk ke pelukkan Daddy .
" Hey , hey , kenapa kau mengadu pada Daddy , ingat sekarang kau dalam kekuasaan mommy . . ! " kata Devan duduk di sebelah mommy dengan nafas sedikit tersengal .
" Daddy cinta pertama ku , jadi Daddy pasti akan melindungi ku dan tidak akan pernah mengkhianati aku , , iya kan Dad . . !! " kata Hana menekan kata " mengkhianati " dengan dalam .
Deg
Hati Sean yang semula penuh tanda tanya melihat sikap Hana yang acuh pada nya , sedikit tercubit saat mendengar ucapan Hana yang terasa penuh arti . Dia menatap Hana lekat sembari mencari sesuatu yang mungkin bisa membuat nya mengerti . Tapi nihil bahkan manik mata coklat itu tak tertuju pada nya .
" Iya Donk , Hana cinta kedua Daddy , pasti Daddy akan melindungi dan menjaga kamu . . ! " kata Daddy mengelus rambut Hana .
" kok cinta kedua sih , Dad . . ! " kata Hana mendongakkan kepala nya menatap sang Daddy .
" Loh kamu gak tahu ?? mommy adalah cinta pertama Daddy . Jadi kamu yang kedua Donk . . ! " kata Daddy menatap putri dan istri nya bergantian dengan penuh cinta .
" gak , ,Hana gak mau jadi yang kedua . Hana mau jadi yang pertama dan yang paling utama , Daddy sudah membohongi Hana , hmm . . !! "" rajuk Hana langsung melangkahkan kaki nya menuju tangga , tapi baru dua langkah
" meoong . , . . hahahah . . !! " kata Devan langsung tertawa saat melihat Hana melotot pada nya .
" Devan . . ! " kata mommy
" Sorry mom . . ! "
" malam semua nya . Hana istirahat duluan . . ! " kata Hana sebelum melangkah kan kaki nya ke anak tangga . Dia menatap datar ke arah Sean lalu berlari menaiki tangga .Sean mengerutkan kening nya saat melihat tatapan Hana yang penuh arti .
" Ada apa dengan Nana ku , apa dia . . . . " batin Sean ragu .
" Sean , kapan kamu pulang ?? " tanya Daddy
" saya pulang tadi pagi om . . Maaf jika saya baru sempat berkunjung ke sini . . ! " kata Sean .
" gak apa-apa kok , kami tahu elo pasti ada urusan lain , maka nya kamu baru sempat kesini . iya kan . . ?? " kata Devan dengan nada penuh arti
" iya , benar . . ! " kata Sean , tapi di dalam hati nya dia masih bertanya-tanya dengan sikap Hana yang acuh . Di tambah lagi sikap Devan yang dingin , membuat Sean semakin curiga .
" Oh iya Sean , gimana kabar papah mu ? " kata Daddy .
" papah baik-baik aja om , oh iya om , saya mau menyampaikan undangan papah sama mamah , mereka mengajak om sekeluarga untuk liburan bersama ke puncak sekalian merayakan tahun baru . . ! " kata Sean .
" Waah , ide bagus itu , , dad , kita harus memenuhi undangan Elly sama Albert . . ! " kata Mommy antusias .
" baiklah , katakan pada mereka kalau kami akan datang . . ! " kata Daddy .
" Baik om , akan saya sampaikan . Besok lusa kita berangkat , kalau begitu saya pamit pulang dulu om , Tante , Dev . salam untuk Nana . . ! " kata Sean kecewa . Dia datang kesini berniat untuk bertemu dan melepas rindu dengan gadis kesayangan nya . Tapi sayang dia harus kecewa karena Hana seperti nya menghindari nya .
Daddy dan mommy mengantar Sean sampai ke pintu . Setelah mobil Sean pergi mereka pun masuk ke mansion .
BERSAMBUNG
__ADS_1